Tatap Leg Kedua, Pelatih Home United Sebut Suporter Persija Fantastis
11 Mei 2018
Home United membawa bekal berharga masa menyudahi perlawanan Persija Jakarta pada leg pertama semifinal AFC Cup 2018 Zona ASEAN di Stadion Jalan Besar, Singapura, Selasa (8/5/2018).
Persija dipaksa bertekuk lutut oleh Home United dengan skor 2-3.
Pertandingan leg kedua akan bergulir pada 15 Mei 2018 di markas Persija, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Pelatih Home United, Aidil Sharin mewaspadai tekanan pendukung tuan rumah jelang pertemuan kedua.
Aidil menyebut, pemberian suporter Persija, Jakmania, sedikit bakal mempengaruhi jalannya pertandingan.
"Semoga kami mampu menang alasannya tidak mudah menang di Jakarta. Dan setiap mereka main ke sini (Singapura), selalu tidak gampang (dikalahkan). Karena nanti akan banyak Jakmania di SUGBK. Ya, alasannya adalah cukup sulit terutama di semifinal dan akhir. Setiap berkelahi tandang, fans dan semua hal lain harus diantisipasi," ujar Aidil.
Persija menorehkan rekor soal jumlah penonton di AFC Cup.
Partai Persija melawan Johor Darul Ta'zim (JDT) pada matchday kelima Grup H mengundang 60.157 Jakmania di SUGBK.
Jumlah tersebut merupakan rekor penonton terbanyak dalam sebuah pertandingan yang pernah digelar di AFC Cup.
"Apalagi Persija punya fans fantastis di Jakarta, semoga mereka akan menikmati pertandingan," kata Aidil.
Rotasi
Ditanyai kemungkinan melaksanakan perubahan seni manajemen di leg kedua, Aidil enggan membocorkan.
"Kami selalu memiliki plan, kami juga akan melihat kekuatan dan kelemahan Persija di setiap pertandingan," tutur Aidil.
sumber :Liputan 6.com
Sabtu, 21 Februari 2026
Senin, 19 Januari 2026
Eks Madrid Dan Barca Ini Akan Kembali Bersaing Sebagai Pelatih
Eks Madrid dan Barca Ini Akan Kembali Bersaing Sebagai Pelatih
12 Mei 2018
Eks megabintang Real Madrid, Raul Gonzalez mampu segera menyusul jejak Zinedine Zidane dalam dunia kepelatihan sepak bola. Saat ini Raul sedang bersiap untuk memulai keriernya sebagai pelatih dengan mengikuti kursus lisensi instruktur UEFA.
Mengutip goal, Raul menyebut bahwa dirinya sedang memulai tahun pertama untuk lisensi UEFA A dan B. Dia pun mengakui akan memulai karier dengan melatih usia dini.
"Kami sudah memulai tahun pertama lisensi A dan B. Itu yakni langkah pertama untuk melatih dan setidaknya menjadi instruktur usia muda. Dan dalam setahun kami akan bisa mengambul UEFA Pro, yang membuat kami mampu melatih tim manapun," jelas Raul.
Agaknya Raul mengindikasikan bahwa dia juga ingin memulai karier kepelatihannya di Real Madrid. Entah beliau akan melatih usia muda atau tidak, Raul masih belum mampu memastikan.
"Sekarang yang terpenting ialah untuk segera menerima sertifikat kepelatihan ini dan Juni nanti saya akan berbicara dengan klub (Madrid). Kami harus menganalisis kemungkinannya. Saya melihat sepak bola dari sudut pandang yang berbeda dengan kelas ini."
Sementara itu, setidaknya Raul akan mengenal satu wajah familier pada kursus kepelatihan tersebut. Setidaknya beliau akan bergabung dengan mantan bintang Barcelona, Xavi Hernandez.
"Kami berjumlah 16 dan Xavi akan tiba pada Selasa ini. Banyak dari kami yang sudah pernah menjadi rekan setim atau rival dan aku yakin kursus itu akan sangat menyenangkan dan kami akan mempelajari semua hal yang mungkin," tandasnya. (goal/dre)
sumber : bola.net
12 Mei 2018
Eks megabintang Real Madrid, Raul Gonzalez mampu segera menyusul jejak Zinedine Zidane dalam dunia kepelatihan sepak bola. Saat ini Raul sedang bersiap untuk memulai keriernya sebagai pelatih dengan mengikuti kursus lisensi instruktur UEFA.
Mengutip goal, Raul menyebut bahwa dirinya sedang memulai tahun pertama untuk lisensi UEFA A dan B. Dia pun mengakui akan memulai karier dengan melatih usia dini.
"Kami sudah memulai tahun pertama lisensi A dan B. Itu yakni langkah pertama untuk melatih dan setidaknya menjadi instruktur usia muda. Dan dalam setahun kami akan bisa mengambul UEFA Pro, yang membuat kami mampu melatih tim manapun," jelas Raul.
Agaknya Raul mengindikasikan bahwa dia juga ingin memulai karier kepelatihannya di Real Madrid. Entah beliau akan melatih usia muda atau tidak, Raul masih belum mampu memastikan.
"Sekarang yang terpenting ialah untuk segera menerima sertifikat kepelatihan ini dan Juni nanti saya akan berbicara dengan klub (Madrid). Kami harus menganalisis kemungkinannya. Saya melihat sepak bola dari sudut pandang yang berbeda dengan kelas ini."
Sementara itu, setidaknya Raul akan mengenal satu wajah familier pada kursus kepelatihan tersebut. Setidaknya beliau akan bergabung dengan mantan bintang Barcelona, Xavi Hernandez.
"Kami berjumlah 16 dan Xavi akan tiba pada Selasa ini. Banyak dari kami yang sudah pernah menjadi rekan setim atau rival dan aku yakin kursus itu akan sangat menyenangkan dan kami akan mempelajari semua hal yang mungkin," tandasnya. (goal/dre)
sumber : bola.net
Sabtu, 10 Januari 2026
Arema Fc Taklukkan Kalteng Putra Di Semifinal Piala Presiden 2019
Arema FC Taklukkan Kalteng Putra di Semifinal Piala Presiden 2019
BOLASPORT.COM - Arema FC menang telak 3-0 Kalteng Putra pada leg pertama babak semifinal Piala Presiden 2019 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (2/4/2019).
Arema FC sukses mengambil keuntungan pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2019 melawan Kalteng Putra.
Tiga gol kemenangan Arema FC ke gawang Kalteng Putra pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2019 dicetak oleh Dedik Setiawan (26' dan 66') dan Hanif Sjahbandi (59').
Kemenangan ini bisa menjadi modal berharga bagi Arema FC dikala menjalani leg kedua semifinal Piala Presiden 2019 kontra Kalteng Putra di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (6/4/2019).
Pada babak pertama, Arema FC mampu mendominasi pertandingan di 15 menit awal.
Namun, upaya serangan Singo Edan gres membuahkan hasil pada menit ke-26 melalui Dedik Setiawan.
Dedik sukses meneruskan umpan dari Ricky Kayame yang sebelumnya melakukan akselerasi di kotak penalti Kalteng Putra.
Skor 1-0 untuk keunggulan Arema atas Kalteng Putra menutup jalannya babak pertama.
Pada babak kedua, Kalteng Putra berusaha tampil menyerang untuk menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-55, Diogo Campos nyaris menyamakan kedudukan andai sepakannya tak ditepis oleh kiper Arema, Kurniawan Kartika Ajie.
Arema FC justru menjiplak keunggulan menjadi 2-0 melalui gol dari Hanif Sjahbandi pada menit ke-59.
Hanif yang berpindah posisi sebagai bek tengah sukses meneruskan bola liar di kotak penalti Kalteng Putra.
Arema FC kian menegaskan keunggulan menjadi 3-0 melalui gol Dedik Setiawan pada menit ke-66.
Penyerang timnas Indonesia itu sukses meneruskan umpan terobosan dari Makan Konate.
Tak ada gol pemanis sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak kedua.
Skor 3-0 untuk kemenangan Arema FC atas Kalteng Putra pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (2/4/2019).
Setelah ini Arema FC akan bertandang ke markas Barito Putera yang dijadikan sangkar oleh Kalteng Putra ialah Stadion 17 Mei, Banjarmasin, pada Jumat (5/4/2019).
Susunan Pemain:
Arema FC (4-3-3): 96-Kurniawan Kartika Ajie; 39-Alfin Tuasalamony, 23-Hamka Hamzah, 6-Ikhfanul Alam (14-Jayus Hariono 37'), 87-Johan Alfarizie; 19-Hanif Sjahbandi, 12-Hendro Siswanto (Muhammad Rafli 88'), 10-Makan Konate; 41-Dendy Santoso, 27-Dedik Setiawan, 21-Ricky Kayame (11-Rivaldi Bawuo 71')
Pelatih: Milomir Seslija
Kalteng Putra (4-4-2): 20-Dimas Galih; 4-OK John, 2-Rafael Bonfim, 3-Wasyiat Hasbullah, 26-Kevin Wopi; 17-Antoni Putro Nugroho, 18-I Gede Sukadana, 12-Rizky Febrianto, 13-Ferinando Pahabol (Maldini Pali 69'); 11-Diogo Campos (Elthon Maran 69'), 10-Patrich Wanggai
Pelatih: Gomes de Oliveira
sumber : bolasport.com
Rabu, 07 Januari 2026
Terkuak! Si Penghancur Timnas U-19 Ini Ternyata Bukan Asli Warga Qatar
Terkuak! Si Penghancur Timnas U-19 Ini Ternyata Bukan Asli Warga Qatar
Laga kedua babak penyisihan grup A ajang Piala Asia U-19 2018 yang mempertemukan antara Timnas Indonesia U-19 vs Qatar U-19 berlangsung sangat menarik.
Hujan gol mewarnai tabrak yang dihelat di Stadion Gelora Bung Karno (21/10/2018. Total ada 11 gol dimana Qatar unggul 6 - 5 atas Indonesia.
Ada dua pemain yang berhasil mencetak hattrick di masing-masing tim, Todd Rivaldo Ferre di Timnas Indonesia U-19 dan Abdulrasheed Umaru pemain Qatar U-19 yang juga menorehkan tiga gol.
Berbicara mengenai Abdulrasheed Umaru, pemain ini benar - benar menghancurkan barisan belakang Indonesia U-19 yang digalang Nurhidayat Haji Haris dan Rachmat Iriyanto. Aksi Abdulrasheed Umaru bak Kylian Mbappe di Timnas Perancis yang sulit dihadang saat membawa bola dan mempunyai ketajaman luar biasa di depan gawang.
Ternyata Abdulrasheed Umaru sendiri bukanlah asli warga negara Qatar melainkan pemain naturalisasi. Ia lahir di Nigeria pada 12 Agustus 1999. Saat ini Abdulrasheed Umaru memperkuat salah satu tim di Liga Belgia namun bukan di kasta teratas.
Seusai laga melawan Timnas Indonesia U-19, Abdulrasheed Umaru mengomentari suasana pertandingan yang berlangsung cukup ketat ditambah gemuruh dari 38.217 suporter Garuda Muda yang turut hadir.
"Pertandingan yang ahli. Saya coba hening dan tak dengarkan gemuruh di sini. Saya cuma coba fokus ke pertandingan," kata Umaru di Mix Zone, Minggu (21/10/2018) malam WIB seperti dikutip dari the-afc.com (22/10/2018).
Ia juga merasa kecewa alasannya adalah beberapa kali gagal mencetak gol padahal memiliki peluang emas.
"Sebenarnya bukan hasil yang aku harapkan. Tapi tak apa-apa, mungkin ini jalan dari Tuhan," sambungnya.
"Saya kecewa sebab melewatkan dua gol itu, saya mengalami beberapa kesalahan. Itu mampu terjadi dalam sepak bola. Anda mampu mencetak gol, Anda mampu mencetak banyak, tetapi Anda juga mampu kehilangan," keluhnya.
Ia juga yakin bahwa Qatar akan lolos ke babak selanjutnya, tak lupa Umaru juga menyinggung Timnas Garuda Muda.
"Kami siap untuk pertandingan berikutnya dan Insya Allah, kami akan lolos. Tetapi saya juga ingin mengucapkan supaya sukses untuk Indonesia," tambahnya.
Menurut kalian apa yang membuat Timnas U-19 bisa 'remuk' oleh Qatar sebelum kesannya bisa berdiri?
sumber : ucnews.com
Laga kedua babak penyisihan grup A ajang Piala Asia U-19 2018 yang mempertemukan antara Timnas Indonesia U-19 vs Qatar U-19 berlangsung sangat menarik.
Hujan gol mewarnai tabrak yang dihelat di Stadion Gelora Bung Karno (21/10/2018. Total ada 11 gol dimana Qatar unggul 6 - 5 atas Indonesia.
Ada dua pemain yang berhasil mencetak hattrick di masing-masing tim, Todd Rivaldo Ferre di Timnas Indonesia U-19 dan Abdulrasheed Umaru pemain Qatar U-19 yang juga menorehkan tiga gol.
Berbicara mengenai Abdulrasheed Umaru, pemain ini benar - benar menghancurkan barisan belakang Indonesia U-19 yang digalang Nurhidayat Haji Haris dan Rachmat Iriyanto. Aksi Abdulrasheed Umaru bak Kylian Mbappe di Timnas Perancis yang sulit dihadang saat membawa bola dan mempunyai ketajaman luar biasa di depan gawang.
Ternyata Abdulrasheed Umaru sendiri bukanlah asli warga negara Qatar melainkan pemain naturalisasi. Ia lahir di Nigeria pada 12 Agustus 1999. Saat ini Abdulrasheed Umaru memperkuat salah satu tim di Liga Belgia namun bukan di kasta teratas.
Seusai laga melawan Timnas Indonesia U-19, Abdulrasheed Umaru mengomentari suasana pertandingan yang berlangsung cukup ketat ditambah gemuruh dari 38.217 suporter Garuda Muda yang turut hadir.
"Pertandingan yang ahli. Saya coba hening dan tak dengarkan gemuruh di sini. Saya cuma coba fokus ke pertandingan," kata Umaru di Mix Zone, Minggu (21/10/2018) malam WIB seperti dikutip dari the-afc.com (22/10/2018).
Ia juga merasa kecewa alasannya adalah beberapa kali gagal mencetak gol padahal memiliki peluang emas.
"Sebenarnya bukan hasil yang aku harapkan. Tapi tak apa-apa, mungkin ini jalan dari Tuhan," sambungnya.
"Saya kecewa sebab melewatkan dua gol itu, saya mengalami beberapa kesalahan. Itu mampu terjadi dalam sepak bola. Anda mampu mencetak gol, Anda mampu mencetak banyak, tetapi Anda juga mampu kehilangan," keluhnya.
Ia juga yakin bahwa Qatar akan lolos ke babak selanjutnya, tak lupa Umaru juga menyinggung Timnas Garuda Muda.
"Kami siap untuk pertandingan berikutnya dan Insya Allah, kami akan lolos. Tetapi saya juga ingin mengucapkan supaya sukses untuk Indonesia," tambahnya.
Menurut kalian apa yang membuat Timnas U-19 bisa 'remuk' oleh Qatar sebelum kesannya bisa berdiri?
sumber : ucnews.com
Minggu, 21 Desember 2025
Jersey Klub Indonesia Rasa Motogp, Tengok Elegannya Klub Malaysia
Jersey Klub Indonesia Rasa MotoGP, Tengok Elegannya Klub Malaysia
Demi menjaga finansial merupakan salah satu alasan manajemen mengijinkan jersey klub ditempeli banyak iklan layaknya koran. Selama pergelaran Liga 1, hanya beberapa klub yang mempunyai jersey elegan dengan satu iklan di dada. Di antaranya Bhayangkara FC dan PSM Makassar. Selebihnya memasang iklan keroyokan. Bali United, Persib Bandung, dan Arema FC merupakan klub dengan jersey paling ramai layaknya seragam MotoGP.
Menghadapi kenyataan tersebut kita semestinya merasa malu dengan Malaysia. Klub-klub yang bermain di Liga Super Malaysia memakai jersey elegan layaknya klub-klub elit di liga-liga top Eropa. Akun twitter @mysoccerleague memposting klub Malaysia yang sudah merilis jersey untuk Liga Super Malaysia animo 2019.
Sudah ada 9 dari 12 klub yang memperkenalkan seragam tempur kebanggaan mereka. Tinggal FELDA, Kuala Lumpur dan PKNP FC yang belum launching. Netizen Malaysia mengomentari postingan tersebut dengan menyebut jersey paling elok. Beberapa di antaranya adalah.
Melaka United
Skuad Hang Tuah memilih warna putih sebagai jersi utama. Sedangkan warna hijau digunakan sebagai jersi di tempat lawan, dan jersi kuning sebagai jersi ketiga. Warna putih dipilih sebagai lambang kesucian dan kebenaran dengan moto kerajaan negeri yaitu ‘Pintar, Hijau, Bersih’.
“Warna putih menggambarkan semangat dan impian baharu kita untuk bangunkan bola sepak negeri Melaka. Tidak rugi dalam bola sepak walaupun kita berbelanja besar kerana apa yang kita belanjakan ini ialah untuk perpaduan dan itu yang lebih penting,” kata Presiden Persatuan Bolasepak Melaka United (MUSA), Adly Zahari seperti dikutip utusan.com.my (26/1/2019).
2. Perak FA
Perak FA memperkenalkan jersey kuning dan hitam dalam program peluncuran di Dataran Majlis Bandaraya Ipoh (MBI) (26/1/2019). Kedua jersey tersebut digunakan untuk pertandingan kandang dan tandang. The Bos Gaurus merupakan juara Piala Malaysia 2018.
Presiden Persatuan Bola Sepak Perak (Pafa), Datuk Seri Ahmad Faizal Azumu, menginginkan Perak FA tidak hanya bisa bersaing di Liga Super Malaysia, namun mampu tampil di kompetisi Asia.
3. Terengganu FC
Jersey Terengganu FC menjadi favorit warganet Malaysia. Jersey tersebut elegan dengan warna dasar putih untuk sangkar, dan hitam sebagai jersey kedua. Pada program launching jersey TFC dihadiri oleh puluhan pendukung.
Mereka pun mengajak penontonnya untuk melakukan Viking Clap. Terlihat dalam postingan di akun @FCTerengganu.
Kredit kepada @LEE__TUCK berjaya membuatkan satu stadium sama-sama Viking Clap semalam. Terbaik @DrAhmadSamsuri pun turut sama sporting join! Apa yang boleh dikatakan 2019 keluarga TFC semakin berkembang!
Melihat fakta tersebut, timbul pertanyaan, kapan klub Indonesia mampu melakukan hal yang sama? Membuang jersey balap yang kurang sedap dipandang. Menggantinya dengan jersey elegan yang lebih memiliki nilai jual. Mari kita bermimpi, kawan!
Sumber: ucnews
Selasa, 02 Desember 2025
Resmi! Rcti Kembali Siarkan Langgar Timnas U-22 Di Kualifikasi Piala Asia U-23. Ini Jadwalnya
Resmi! RCTI Kembali Siarkan Laga Timnas U-22 Di Kualifikasi Piala Asia U-23. Ini Jadwalnya
Salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, RCTI dipastikan akan kembali menyiarkan langgar Timnas U-22 dalam gelaran kualifikasi Piala Asia U-23. Hal ini tak lepas dari masih berlakunya acara kolaborasi antara induk sepakbola Indonesia (PSSI) dengan pihak RCTI yang masih akan memegang hak siar pertandingan hingga tahun depan.
Dilansir dari laman inews.com (05/03/2019), dalam sebuah acara yang berisi penyerahan hadiah motor kepada para pemain, pelatih dan official Timnas U-22 yang berhasil menjadi kampiun Piala AFF U-22, CEO RCTI, Kanti Mirdiati Imansyah menyatakan kebanggaannya mampu menyiarkan pertandingan yang dijalani oleh Timnas Indonesia. Tak hanya itu, Kanti juga mengisyaratkan RCTI akan terus menyiarkan langgar yang dijalani oleh Timnas Indonesia, terdekat di gelaran Kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan dimulai pada 22 Maret mendatang.
Indonesia U-22 sendiri akan memulai kampanye mereka memburu satu daerah di putaran akhir Piala Asia U-23 pada tanggal 22 Maret 2019 mendatang dengan melawan Thailand. Kemudian disusul melawan tuan rumah Vietnam pada tanggal 24 Maret 2019, dan diakhiri dengan tubruk melawan Brunei Darussalam pada tanggal 26 Maret 2019 (the-afc.com diakses 06/03/2019). Rencananya, semua langgar Indonesia di gelaran ini akan disiarkan secara langsung oleh RCTI.
sumber : ucnews.com
Jumat, 28 November 2025
Timnas U-19 Indonesia Disebut Sebagai Tim Terkuat Di Piala Aff U-19 2018
Fantastis !! Timnas U-19 Indonesia Disebut sebagai Tim Terkuat di Piala AFF U-19 2018
Timnas U-19 Indonesia semakin memantapkan diri di penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2018 sesudah memetik kemenangan kedua.
Tiga poin diraih dikala skuat Garuda Nusantara berhasil menaklukkan Timnas U-19 Singapura dengan skor telak 4-0 pada tubruk yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (3/7/2018)
Penyerang Timnas U-19 Indonesia, Muhammad Rafli Mursalim, menyumbang dua gol (22' dan 61').
Sedangkan dua gol lain dibukukan oleh Saddil Ramdani pada menit ke-70 dan Todd Rivaldo sepuluh menit jelang bubaran.
Dengan kemenangan ini, skuat asuhan Indra Sjafri merebut posisi puncak klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin hasil dari dua tabrak.
Sementara Timnas U-19 Singapura harus puas berada di dasar klasemen sementara tanpa bisa meraih poin dari sepasang adu.
Sementara itu, tim yang berstatus sebagai juara bertahan Piala AFF U-19, Timnas U-19 Thailand juga sukses menumbangkan Laos dengan skor telak 3-0.
Tiga gol tim Gajah Putih itu masing-masing dicetak oleh Suphanat Mueanta (16’), Matee Sarakum (34’) melalui titik penalti, dan Korawich Tasa (87’).
Sang pelatih, Ithsara Sritharo, mengaku bersyukur dengan hasil yang diraih anak asuhnya.
Kendati bisa menang dengan cukup nyaman, Sritharo tetap berharap anak asuhnya mampu lebih baik lagi. Menurutnya, perjalanan Timnas U-19 Thailand akan lebih berat, termasuk bakal menghadapi Timnas U-19 Indonesia yang disebutnya sebagai tim terkuat di Grup A.
“Namun, kami tidak ingin memikirkan hal tersebut. Kami akan fokus pada tim kami sendiri dan terus berusaha memenangi setiap pertandingan di turnamen ini," ujar Ithsara Sritharo.
"Apa pun akhirnya tetap kami syukuri. Saya ingin belum dewasa fokus menjalani pertandingan demi pertandingan, sebelum berhadapan dengan Indonesia," ucap dia.
Untuk sementara, Thailand harus rela berada di bawah Vietnam di papan klasemen.
Vietnam unggul atas Thailand karena mempunyai keunggulan jumlah produktivitas gol, meski sama-sama mengoleksi empat poin.
"Saya menyadari setiap pertandingan itu sulit, jadi kami fokus saja pada berkelahi berikutnya, fokus per pertandingan saja," kata dia.
sumber : bolasport.com
Timnas U-19 Indonesia semakin memantapkan diri di penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2018 sesudah memetik kemenangan kedua.
Tiga poin diraih dikala skuat Garuda Nusantara berhasil menaklukkan Timnas U-19 Singapura dengan skor telak 4-0 pada tubruk yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (3/7/2018)
Penyerang Timnas U-19 Indonesia, Muhammad Rafli Mursalim, menyumbang dua gol (22' dan 61').
Sedangkan dua gol lain dibukukan oleh Saddil Ramdani pada menit ke-70 dan Todd Rivaldo sepuluh menit jelang bubaran.
Dengan kemenangan ini, skuat asuhan Indra Sjafri merebut posisi puncak klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin hasil dari dua tabrak.
Sementara Timnas U-19 Singapura harus puas berada di dasar klasemen sementara tanpa bisa meraih poin dari sepasang adu.
Sementara itu, tim yang berstatus sebagai juara bertahan Piala AFF U-19, Timnas U-19 Thailand juga sukses menumbangkan Laos dengan skor telak 3-0.
Tiga gol tim Gajah Putih itu masing-masing dicetak oleh Suphanat Mueanta (16’), Matee Sarakum (34’) melalui titik penalti, dan Korawich Tasa (87’).
Sang pelatih, Ithsara Sritharo, mengaku bersyukur dengan hasil yang diraih anak asuhnya.
Kendati bisa menang dengan cukup nyaman, Sritharo tetap berharap anak asuhnya mampu lebih baik lagi. Menurutnya, perjalanan Timnas U-19 Thailand akan lebih berat, termasuk bakal menghadapi Timnas U-19 Indonesia yang disebutnya sebagai tim terkuat di Grup A.
“Namun, kami tidak ingin memikirkan hal tersebut. Kami akan fokus pada tim kami sendiri dan terus berusaha memenangi setiap pertandingan di turnamen ini," ujar Ithsara Sritharo.
"Apa pun akhirnya tetap kami syukuri. Saya ingin belum dewasa fokus menjalani pertandingan demi pertandingan, sebelum berhadapan dengan Indonesia," ucap dia.
Untuk sementara, Thailand harus rela berada di bawah Vietnam di papan klasemen.
Vietnam unggul atas Thailand karena mempunyai keunggulan jumlah produktivitas gol, meski sama-sama mengoleksi empat poin.
"Saya menyadari setiap pertandingan itu sulit, jadi kami fokus saja pada berkelahi berikutnya, fokus per pertandingan saja," kata dia.
sumber : bolasport.com
Kamis, 20 November 2025
Disanksi Dua Tabrak Dan Denda 10 Juta, Winger Persebaya Kecewa
Disanksi Dua Laga dan Denda 10 Juta, Winger Persebaya Kecewa
13 Mei 2018
Winger Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando mendapat sanksi larangan bermain sebanyak dua pertandingan balasan perseteruan dengan pemain Arema FC, Hendro Siswanto. Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp. 10 juta.
Dalam keputusan yang dikeluarkan oleh Komisi Disiplin PSSI, Ovan -sapaan akrabnya- dianggap mengangkat kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain lawan. Kejadian tersebut juga berbuntut kartu merah terhadap Ovan era itu.
Menanggapi hukuman tersebut, Ovan mengaku kecewa, alasannya adalah hukuman yang diberikan dianggap terlalu berat. Apalagi Hendro Siswanto menerima hukuman yang tak jauh berbeda, padahal dia menganggap kesalahan Hendro lebih berat.
"Pastinya kecewa mas karena saya merasa larangan bermainnya terlalu banyak dan melihat peristiwa kemarin saya ada reaksi karena ada aksi dari Hendro," ungkap Ovan kepada Bola.net.
"Saya juga melihat sanksi untuk Hendro sama dengan saya, makanya aku kecewa padahal ia ada aksesori gerakan menginjak," keluh Ovan.
Jebolan klub internal Persebaya ini menambahkan, kemarahan dirinya kepada Hendro memang tidak bisa dibendung alasannya adalah pemain asal Tuban itu sudah melakukan tindakan yang sangat bergairah. Namun memang tidak semua orang mengetahuinya.
"Siapa sih yang gak marah sudah dijatuhkan, kepala dipukul dan ia mencoba untuk menginjak punggung aku, tapi untung gak kena, niscaya semua orang akan bereaksi," jelasnya.
Meski demikian, pemiliki nomor punggung 8 tersebut, berusaha legowo dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI sebagai pelajaran ke depannya. Dan beliau meminta maaf alasannya adalah tindakannya sudah merugikan tim.
"Saya minta maaf alasannya di tiga kali pertandingan ini gak mampu menunjukkan donasi untuk tim," pungkasnya.
sumber : bola.net
13 Mei 2018
Winger Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando mendapat sanksi larangan bermain sebanyak dua pertandingan balasan perseteruan dengan pemain Arema FC, Hendro Siswanto. Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp. 10 juta.
Dalam keputusan yang dikeluarkan oleh Komisi Disiplin PSSI, Ovan -sapaan akrabnya- dianggap mengangkat kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain lawan. Kejadian tersebut juga berbuntut kartu merah terhadap Ovan era itu.
Menanggapi hukuman tersebut, Ovan mengaku kecewa, alasannya adalah hukuman yang diberikan dianggap terlalu berat. Apalagi Hendro Siswanto menerima hukuman yang tak jauh berbeda, padahal dia menganggap kesalahan Hendro lebih berat.
"Pastinya kecewa mas karena saya merasa larangan bermainnya terlalu banyak dan melihat peristiwa kemarin saya ada reaksi karena ada aksi dari Hendro," ungkap Ovan kepada Bola.net.
"Saya juga melihat sanksi untuk Hendro sama dengan saya, makanya aku kecewa padahal ia ada aksesori gerakan menginjak," keluh Ovan.
Jebolan klub internal Persebaya ini menambahkan, kemarahan dirinya kepada Hendro memang tidak bisa dibendung alasannya adalah pemain asal Tuban itu sudah melakukan tindakan yang sangat bergairah. Namun memang tidak semua orang mengetahuinya.
"Siapa sih yang gak marah sudah dijatuhkan, kepala dipukul dan ia mencoba untuk menginjak punggung aku, tapi untung gak kena, niscaya semua orang akan bereaksi," jelasnya.
Meski demikian, pemiliki nomor punggung 8 tersebut, berusaha legowo dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI sebagai pelajaran ke depannya. Dan beliau meminta maaf alasannya adalah tindakannya sudah merugikan tim.
"Saya minta maaf alasannya di tiga kali pertandingan ini gak mampu menunjukkan donasi untuk tim," pungkasnya.
sumber : bola.net
Minggu, 16 November 2025
Kejutan !! Piala Aff U-16 2018 Timnas Siap Gemparkan Sidoarjo Tayang Di Indosiar
Kejutan !! Piala AFF U-16 2018 Timnas siap gemparkan sidoarjo tayang di indosiar
Jakarta - Usai gelaran Piala AFF U-19, Indonesia kembali menggelar ajang bergengsi di kawasan Asian Tenggara. Gresik dan Sidoarjo akan menjadi saksi Timnas Indonesia U-16 berlaga di Piala AFF U-16 pada 29 Juli sampai 11 Agustus mendatang.
Pada Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup A. Garuda Asia, julukan tim asuhan Fakhri Husaini itu akan menghadapi Vietnam, Myanmar, Kamboja, Timor Leste, dan Filipina.
Garuda Asia akan menghadapi Filipina di tubruk perdana Grup A. Pertandingan ini bakal berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo, 29 Juli 2018.
Sejak Piala AFF U-16 digelar pada 2002, Indonesia belum pernah menjadi juara. Alasan ini menciptakan mental Timnas Indonesia U-16 sangat kuat untuk meraih kemenangan.
Aksi-agresi Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 bakal disiarkan secara live dan pribadi di Indosiar.
Jadwal Indonesia di Piala AFF U-16
29 Juli 2018
19.00 WIB: Indonesia Vs Filipina
31 Juli 2018
19.00 WIB: Myanmar Vs Indonesia
2 Agustus 2018
19.00 WIB: Vietnam Vs Indonesia
4 Agustus 2018
19.00 WIB: Indonesia Vs Timor Leste
6 Agustus 2018
19.00 WIB: Kamboja Vs Indonesia.
LIVE di Indosiar
2 dari 3 halaman
27 Pemain Timnas Indonesia U-16 untuk TC Sidoarjo
Kiper
1. Ernando Ari Sutaryadi – PPLP Jateng
2. Ahludz Dzikri Fikri – ASAD 313
3. Muhammad Risky Sudirman – SSB Villa 2000
4. Sabda Yoga Buana Putra – Diklat Ragunan
5. Jhuan Rico Geraeldo – Bina Taruna
Belakang
6. Mochamad Yudha Febrian – SSB Cibinong Raya
7. Muhammad Salman – Diklat Ragunan
8. Fadillah Nur Rahman – PPLP Sumatera Barat
9. Amiruddin Bagas Kaffa – Chelsea Soccer School
10. Muhammad Reza Fauzan – FC Patriot
11. Surya Nata – SSB Cibinong Raya
12. Kartika Vedhayanto – PPLP Jawa Tengah
13. Giovani Renaldi – Chelsea Soccer School
Tengah
14. David Maulana – PPLP Medan
15. Komang Teguh Trisnanda – Diklat Ragunan
16. Muhammad Talaohu – ASAD 313
17. Hamsa Lestaluhu – ASAD 313
18. Andre Oktaviansyah – SSB Pelita Jaya Soccer School
19. Brylian Aldama – SSB Gelora Putra Delta
20. Rendy Juliansyah – SSB ASIOP APAC INTI
Depan
21. Mochammad Supriadi – Diklat Ragunan
22. Muhammad Fajar Fathur Rahman – ASAD 313
23. Zidane Pramudya – SSB Candrabaga
24. Yadi Mulyadi – ASAD 313
25. Amanar Abdilah – PS Tira U17
26. Amiruddin Bagus Kahfi – Chelsea Soccer School
27. Sutan Diego Armando Ondriano Zico – Chelsea Soccer School
sumber : liputan6
Jakarta - Usai gelaran Piala AFF U-19, Indonesia kembali menggelar ajang bergengsi di kawasan Asian Tenggara. Gresik dan Sidoarjo akan menjadi saksi Timnas Indonesia U-16 berlaga di Piala AFF U-16 pada 29 Juli sampai 11 Agustus mendatang.
Pada Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup A. Garuda Asia, julukan tim asuhan Fakhri Husaini itu akan menghadapi Vietnam, Myanmar, Kamboja, Timor Leste, dan Filipina.
Garuda Asia akan menghadapi Filipina di tubruk perdana Grup A. Pertandingan ini bakal berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo, 29 Juli 2018.
Sejak Piala AFF U-16 digelar pada 2002, Indonesia belum pernah menjadi juara. Alasan ini menciptakan mental Timnas Indonesia U-16 sangat kuat untuk meraih kemenangan.
Aksi-agresi Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 bakal disiarkan secara live dan pribadi di Indosiar.
Jadwal Indonesia di Piala AFF U-16
29 Juli 2018
19.00 WIB: Indonesia Vs Filipina
31 Juli 2018
19.00 WIB: Myanmar Vs Indonesia
2 Agustus 2018
19.00 WIB: Vietnam Vs Indonesia
4 Agustus 2018
19.00 WIB: Indonesia Vs Timor Leste
6 Agustus 2018
19.00 WIB: Kamboja Vs Indonesia.
LIVE di Indosiar
2 dari 3 halaman
27 Pemain Timnas Indonesia U-16 untuk TC Sidoarjo
Kiper
1. Ernando Ari Sutaryadi – PPLP Jateng
2. Ahludz Dzikri Fikri – ASAD 313
3. Muhammad Risky Sudirman – SSB Villa 2000
4. Sabda Yoga Buana Putra – Diklat Ragunan
5. Jhuan Rico Geraeldo – Bina Taruna
Belakang
6. Mochamad Yudha Febrian – SSB Cibinong Raya
7. Muhammad Salman – Diklat Ragunan
8. Fadillah Nur Rahman – PPLP Sumatera Barat
9. Amiruddin Bagas Kaffa – Chelsea Soccer School
10. Muhammad Reza Fauzan – FC Patriot
11. Surya Nata – SSB Cibinong Raya
12. Kartika Vedhayanto – PPLP Jawa Tengah
13. Giovani Renaldi – Chelsea Soccer School
Tengah
14. David Maulana – PPLP Medan
15. Komang Teguh Trisnanda – Diklat Ragunan
16. Muhammad Talaohu – ASAD 313
17. Hamsa Lestaluhu – ASAD 313
18. Andre Oktaviansyah – SSB Pelita Jaya Soccer School
19. Brylian Aldama – SSB Gelora Putra Delta
20. Rendy Juliansyah – SSB ASIOP APAC INTI
Depan
21. Mochammad Supriadi – Diklat Ragunan
22. Muhammad Fajar Fathur Rahman – ASAD 313
23. Zidane Pramudya – SSB Candrabaga
24. Yadi Mulyadi – ASAD 313
25. Amanar Abdilah – PS Tira U17
26. Amiruddin Bagus Kahfi – Chelsea Soccer School
27. Sutan Diego Armando Ondriano Zico – Chelsea Soccer School
sumber : liputan6
Rabu, 12 November 2025
Mengejutkan !!! Indonesia Tundukkan Denmark 18 Gol Tanpa Balas Di Ajang Gothia Cup
Mengejutkan !!! Indonesia Tundukkan Denmark 18 Gol Tanpa Balas di Ajang Gothia Cup
Tim LKG SKF Indonesia sukses menang telak atas wakil Denmark, Skalborg SK, pada ajang Gothia Cup 2018 di Swedia, Senin (16/7/2018).
Di kompetisi ini, Indonesia yang diwakili oleh tim LKG SKF berada di Grup 4.
Adapun tiga lawan Uchida Sudirman dan kawan-kawan ialah Walddoffer SV (Jeman), Linkoping Kenty DFF (Swedia), dan Skalborg SK (Denmark).
Pada pertandingan pertama, LKG SKF bisa membantai Skalborg SK dengan 18 gol tanpa balas.
Muhammad Afif Fathoni menjadi pencetak gol terbanyak di berkelahi tersebut dengan 5 gol.
Sementara itu, rentetan gol lainnya dicetak oleh Rabbani Tasnim Siddiq (4), Fitra Rafiadin (2), Muhamad Reza Alfariz (2), Jordan Iksan Maulana (2), Rafi Hamdani, Cois Artomoro Raya, Rafli Rafa Zahid.
Kini, skuat asuhan Iskandar menjadi pemuncak klasemen Grup 4 dengan perolehan tiga poin.
Kemudian disusul oleh Walddoffer SV dan Linkoping Kenty DFF di posisi kedua dan ketiga.
Kedua tim yang disebut terakhir hanya bermain imbang tanpa gol di langgar pertama Gothia Cup 2018.
Di partai kedua, tim LKG SKF akan menghadapi Walddoffer SV pada 17 Juli 2018.
Nantinya, hanya ada dua tim yang akan lolos dari 48 Grup untuk ke fase berikutnya.
sumber : bolasport.com
Tim LKG SKF Indonesia sukses menang telak atas wakil Denmark, Skalborg SK, pada ajang Gothia Cup 2018 di Swedia, Senin (16/7/2018).
Di kompetisi ini, Indonesia yang diwakili oleh tim LKG SKF berada di Grup 4.
Adapun tiga lawan Uchida Sudirman dan kawan-kawan ialah Walddoffer SV (Jeman), Linkoping Kenty DFF (Swedia), dan Skalborg SK (Denmark).
Pada pertandingan pertama, LKG SKF bisa membantai Skalborg SK dengan 18 gol tanpa balas.
Muhammad Afif Fathoni menjadi pencetak gol terbanyak di berkelahi tersebut dengan 5 gol.
Sementara itu, rentetan gol lainnya dicetak oleh Rabbani Tasnim Siddiq (4), Fitra Rafiadin (2), Muhamad Reza Alfariz (2), Jordan Iksan Maulana (2), Rafi Hamdani, Cois Artomoro Raya, Rafli Rafa Zahid.
Kini, skuat asuhan Iskandar menjadi pemuncak klasemen Grup 4 dengan perolehan tiga poin.
Kemudian disusul oleh Walddoffer SV dan Linkoping Kenty DFF di posisi kedua dan ketiga.
Kedua tim yang disebut terakhir hanya bermain imbang tanpa gol di langgar pertama Gothia Cup 2018.
Di partai kedua, tim LKG SKF akan menghadapi Walddoffer SV pada 17 Juli 2018.
Nantinya, hanya ada dua tim yang akan lolos dari 48 Grup untuk ke fase berikutnya.
sumber : bolasport.com
Selasa, 11 November 2025
Kalahkan Persipura, Persib Sukses Jaga Dua Rekor Berharga
Kalahkan Persipura, Persib Sukses Jaga Dua Rekor Berharga
13 Mei 2018
Persib Bandung sukses mengalahkan Persipura Jayapura pada pekan kedelapan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (12/5/2018).
Ya, Persib Bandung sukses menggilas tamunya, Persipura Jayapura dengan dua gol tanpa balas.
Dua gol tim yang bernama Maung Bandung tersebut dicetak dua pemain asingnya ialah Ezechiel Ndouassel dan Jonathan Bauman.
Berkat kemenangan ini, Persib sukses mempertahankan rekor belum pernah kalah dari tim Mutiara Hitam di ajang Liga 1.
Boaz dkk bahkan belum mampu mencetak satu gol pun dari tiga tabrak melawan Persib di gelaran Liga 1.
Pada musim 2017, tepatnya putaran pertama, Persipura harus menerima kekalahan dengan skor tipis 0-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada 7 Mei 2017.
Kemudian pada putaran kedua, skuat Mutiara Hitam kembali kewalahan dalam mencetak gol ke gawang Atep Cs.
Hasil imbang 0-0 pada 28 Aguatus 2017 menjadi bukti keperkasaan lini pertahanan Persib terhadap Persipura.
Rekor clean sheet Persib atas Persipura pun masih terjaga hingga saat ini.
Rekor ini harus dipertahankan anak didik Mario Gomez ketika berlaga di sangkar Persipura.
Skuat Maung Bandung akan bermain di hadapan pendukung Persipura di Stadion Mandala, Jayapura pada 6 Oktober 2018.
sumber : bola sport.com
13 Mei 2018
Persib Bandung sukses mengalahkan Persipura Jayapura pada pekan kedelapan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (12/5/2018).
Ya, Persib Bandung sukses menggilas tamunya, Persipura Jayapura dengan dua gol tanpa balas.
Dua gol tim yang bernama Maung Bandung tersebut dicetak dua pemain asingnya ialah Ezechiel Ndouassel dan Jonathan Bauman.
Berkat kemenangan ini, Persib sukses mempertahankan rekor belum pernah kalah dari tim Mutiara Hitam di ajang Liga 1.
Boaz dkk bahkan belum mampu mencetak satu gol pun dari tiga tabrak melawan Persib di gelaran Liga 1.
Pada musim 2017, tepatnya putaran pertama, Persipura harus menerima kekalahan dengan skor tipis 0-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada 7 Mei 2017.
Kemudian pada putaran kedua, skuat Mutiara Hitam kembali kewalahan dalam mencetak gol ke gawang Atep Cs.
Hasil imbang 0-0 pada 28 Aguatus 2017 menjadi bukti keperkasaan lini pertahanan Persib terhadap Persipura.
Rekor clean sheet Persib atas Persipura pun masih terjaga hingga saat ini.
Rekor ini harus dipertahankan anak didik Mario Gomez ketika berlaga di sangkar Persipura.
Skuat Maung Bandung akan bermain di hadapan pendukung Persipura di Stadion Mandala, Jayapura pada 6 Oktober 2018.
sumber : bola sport.com
Sabtu, 08 November 2025
Diganjar Kartu Merah, Nurhidayat Tetap Dianggap Pahlawan !!
Diganjar Kartu Merah, Nurhidayat Tetap Dianggap Pahlawan !!
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menilai Nurhidayat Haji Haris tetap pahlawan meski diganjar kartu merah pada tubruk melawan Uni Emirat Arab di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (24/10). Nurhidayat dianggap telah berjuang maksimal untuk Timnas U-19 meski harus menerima kartu merah.
Nurhidayat harus diusir keluar oleh wasit pada menit ke-50 sehabis mendapat dua kartu kuning. Bermain dengan 10 pemain, Timnas U-19 berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir adu.
Indra Sjafri membela pemainnya meski harus menerima kartu merah pada berkelahi melawan UEA. Nurhidayat bahkan dianggap sebagai hero alasannya membela Timnas Indonesia.
halaman 2 dari 2
"Tidak ada satupun pemain saya yang salah. Mereka telah berjuang, apakah itu ada kesalahan yang terjadi nanti akan kita perbaiki. Evaluasi tetap akan kita lakukan," ujar Indra.
"Nurhidayat untuk aku pendekar. Kartu merah memperjuangkan Tim Nasional," kata Indra.
Kemenangan Timnas U-19 atas UEA membawa skuad berjuluk Garuda Nusantara melaju ke babak perempat final Piala Asia U-19 2018. Pada babak perempat selesai, Timnas U-19 akan menghadapi Jepang yang lolos sebagai juara Grup B.
sumber : bolalob
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menilai Nurhidayat Haji Haris tetap pahlawan meski diganjar kartu merah pada tubruk melawan Uni Emirat Arab di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (24/10). Nurhidayat dianggap telah berjuang maksimal untuk Timnas U-19 meski harus menerima kartu merah.
Nurhidayat harus diusir keluar oleh wasit pada menit ke-50 sehabis mendapat dua kartu kuning. Bermain dengan 10 pemain, Timnas U-19 berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir adu.
Indra Sjafri membela pemainnya meski harus menerima kartu merah pada berkelahi melawan UEA. Nurhidayat bahkan dianggap sebagai hero alasannya membela Timnas Indonesia.
halaman 2 dari 2
"Tidak ada satupun pemain saya yang salah. Mereka telah berjuang, apakah itu ada kesalahan yang terjadi nanti akan kita perbaiki. Evaluasi tetap akan kita lakukan," ujar Indra.
"Nurhidayat untuk aku pendekar. Kartu merah memperjuangkan Tim Nasional," kata Indra.
Kemenangan Timnas U-19 atas UEA membawa skuad berjuluk Garuda Nusantara melaju ke babak perempat final Piala Asia U-19 2018. Pada babak perempat selesai, Timnas U-19 akan menghadapi Jepang yang lolos sebagai juara Grup B.
sumber : bolalob
Senin, 27 Oktober 2025
Indra Sjafri Ungkap Persiapan Timnas U-19 Jelang Piala Aff
Indra Sjafri Ungkap Persiapan Timnas U-19 Jelang Piala AFF
13 Mei 2018
Indra Sjafri tak mau membuang waktu dalam menyiapkan skuatnya jelang mengikuti ajang Piala AFF U-18 2019. Pelatih Timnas U-19 mengungkap langkah-langkah yang bakal diambil untuk menyiapkan timnya jelang ajang tersebut.
Menurut Indra, beliau telah berdiskusi dengan pihak federasi dalam hal ini yaitu PSSI. Dalam pertemuan tersebut, menurut instruktur berusia 55 tahun, telah terjalin janji tentang acara-program yang akan dilakukan.
"Dalam waktu akrab, aku akan mulai pemusatan latihan (TC). Insya Allah, pada 19 Mei, saya akan mulai TC di Jakarta," ujar Indra Sjafri, pada Bola.net.
Indra menyebut ada perbedaan konsep TC kali ini dengan yang biasa dihelat sebelumnya. Menurut pelatih yang pernah membawa Timnas U-19 juara Piala AFF 2013 tersebut, mereka tak akan menghelat TC jangka panjang.
"Saat ini kan sebagian besar pemain-pemain Timnas U-19 sudah bergabung dengan klub. Akan ada TC yang mengakomodir kepentingan klub dan tim nasional," tuturnya.
Timnas U-19 sendiri sudah diadang ujian pertama mereka. Skuat Garuda Jaya akan mengikuti Piala AFF U-18 pada 02-14 Juli mendatang. Dari hasil undian yang telah dilakukan, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand, Vietnam, Singapura, Laos, dan Filipina.
Bukan hanya TC yang bakal menjadi bentuk persiapan Timnas U-19 jelang bertarung pada ajang ini. Mereka juga merencanakan akan menggelar sejumlah uji coba. Namun, Indra memastikan, uji coba tersebut tak akan sebanyak yang mereka lakukan pada 2013 kemudian.
"Persiapan kami cuma sebentar. Paling nanti cuma ada dua uji coba internasional dan beberapa uji coba lokal," tutup Indra. (den/asa)
sumber : bola.net
13 Mei 2018
Indra Sjafri tak mau membuang waktu dalam menyiapkan skuatnya jelang mengikuti ajang Piala AFF U-18 2019. Pelatih Timnas U-19 mengungkap langkah-langkah yang bakal diambil untuk menyiapkan timnya jelang ajang tersebut.
Menurut Indra, beliau telah berdiskusi dengan pihak federasi dalam hal ini yaitu PSSI. Dalam pertemuan tersebut, menurut instruktur berusia 55 tahun, telah terjalin janji tentang acara-program yang akan dilakukan.
"Dalam waktu akrab, aku akan mulai pemusatan latihan (TC). Insya Allah, pada 19 Mei, saya akan mulai TC di Jakarta," ujar Indra Sjafri, pada Bola.net.
Indra menyebut ada perbedaan konsep TC kali ini dengan yang biasa dihelat sebelumnya. Menurut pelatih yang pernah membawa Timnas U-19 juara Piala AFF 2013 tersebut, mereka tak akan menghelat TC jangka panjang.
"Saat ini kan sebagian besar pemain-pemain Timnas U-19 sudah bergabung dengan klub. Akan ada TC yang mengakomodir kepentingan klub dan tim nasional," tuturnya.
Timnas U-19 sendiri sudah diadang ujian pertama mereka. Skuat Garuda Jaya akan mengikuti Piala AFF U-18 pada 02-14 Juli mendatang. Dari hasil undian yang telah dilakukan, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand, Vietnam, Singapura, Laos, dan Filipina.
Bukan hanya TC yang bakal menjadi bentuk persiapan Timnas U-19 jelang bertarung pada ajang ini. Mereka juga merencanakan akan menggelar sejumlah uji coba. Namun, Indra memastikan, uji coba tersebut tak akan sebanyak yang mereka lakukan pada 2013 kemudian.
"Persiapan kami cuma sebentar. Paling nanti cuma ada dua uji coba internasional dan beberapa uji coba lokal," tutup Indra. (den/asa)
sumber : bola.net
Peter Schmeichel: Ex-Man Utd Keeper Considering Applying For Director Role
Peter Schmeichel: Ex-Man Utd keeper considering applying for director role
Manchester United great Peter Schmeichel says the club should appoint a director of football and believes he would make a good candidate.
United sacked Jose Mourinho as manager on Tuesday and have named ex-player Ole Gunnar Solskjaer as caretaker boss, with the side thrashing Cardiff 5-1 in his first game in charge on Saturday.
They do not have a director of football but are expected to recruit one.
"I'm actually thinking about putting my name in there," Schmeichel said.
Former Tottenham and Southampton head of recruitment Paul Mitchell, who is at German top-flight side RB Leipzig, has been linked with the position.
Speaking to BBC Radio 5 live's Sportsweek, former Denmark goalkeeper Schmeichel added: "It's a tough thing to find out about yourself. Everyone looks at you, the scrutiny, and I'm not afraid of that. It's also a really big change in what I've done.
"I really want to get involved in football again at some point. I know I'm getting older, but my life has just turned out a different way after I retired from football."
The 55-year-old, who was capped 129 times by Denmark, spent eight years at Manchester United as a player, winning five Premier League titles, three FA Cups and the Champions League under manager Sir Alex Ferguson.
On the Red Devils recruiting a director of football, Schmeichel - who also played in England for Aston Villa and Manchester City - said: "I think it is a good idea.
"What's really important is to get the Manchester United culture back and the identity back.
"I would like to see someone who has played there and can bring some of that Sir Alex mentality back to the whole of the football club.
"I'm considering: 'Do I have the qualities?' And if I come up with an answer to that question, then I will put my name in the hat.
"I'll have a good think about this over Christmas and New Year and make a decision."
'Molde didn't see United coming'
Mourinho was sacked after two and a half years in charge with United sixth in the Premier League, 19 points behind leaders Liverpool, who had beaten them 3-1 two days before his dismissal.
After Saturday's victory at Cardiff, they are eight points behind fourth-placed Chelsea after the Blues lost 1-0 at home to Leicester.
Solskjaer, who signed a new deal as manager of Norwegian club Molde earlier this month, was appointed interim boss until the end of the season on Wednesday.
Molde managing director Oystein Neerland said they were called by United executive vice-chairman Ed Woodward on Tuesday and both he and Solskjaer "didn't see it coming."
"I think it is double sided," Neerland told Sportsweek on Sunday.
"On one hand, Molde lose their manager for the next months who had just agreed a new three-year contract. On the other hand, Molde will not get in the way of such an opportunity.
"When the biggest club in the world call and ask to borrow your manager from a club the size of Molde, you have to say yes.
"Solskjaer has been dreaming about this. It is no longer a dream."
Solskjaer has said he would love to remain manager but has not discussed taking the job on a permanent basis. He has also vowed to "get the players enjoying football" again.
Asked if the 45-year-old could stay on at Old Trafford, Neerland said: "The deal is until the end of the [Premier League] season. We think he will come back in May and are preparing for his return."
Solskjaer relationship with Pogba 'important'
Schmeichel played alongside Solskjaer for three years, winning the Treble - Premier League, Champions League and FA Cup - in 1999.
"Ole will not take any rubbish from anyone. He knows exactly what the club is supposed to be," said the Dane.
"He has not only played with Sir Alex Ferguson as a manager, but he was a coach under Sir Alex Ferguson - so he knows it as well anybody else.
"I think that is something he can inject in the next coming months."
Schmeichel thinks Solskjaer will bring the best out of record signing Paul Pogba, who was reported to have had a problematic relationship with Mourinho.
Pogba was a youth player when Solskjaer was the reserve team coach at Old Trafford.
"To appoint a manager who has worked with him before and made him play football before, I think that's a very important point," added Schmeichel.
"I want to see Pogba being a Manchester United player and being as good as everything else he does in life. He's absolutely brilliant on social media and he's projecting himself to be this incredibly modern player.
"We have seen that when he was at Juventus, we have seen that with France, but we haven't seen that with Manchester United.
"This is like Pogba has won the war and that cannot happen for Manchester United. I think it is really important that the club now deals with the situation. Pogba, or any other player, should not be bigger than the club.
"Ole has to now make someone like Pogba play to the potential that he already knows he has got."
Source
Jumat, 24 Oktober 2025
Inilah Bukti Bahwa Tim Big Six Sangat Diistimewakan Di Liga Inggris
Inilah Bukti bahwa Tim Big Six Sangat Diistimewakan di Liga Inggris
13 Mei 2018
Tim big six Liga Inggris mendapat perlakuan khusus terkait duduk perkara hak siar televisi pada animo ini.
Tim big six Liga Inggris yakni Manchester City, Manchester United, Tottenham Hotspur, Liverpool, Chelsea, dan Arsenal, mendapat aneka macam keistimewaan animo ini.
Dilansir BolaSport.com dari Telegraph, salah satu keistimewaan itu ada pada acara pertandingan yang telah diatur sedemikian rupa.
Berdasarkan kesepakatan dengan pemegang hak siar televisi, tim big six Liga Inggris dihentikan bertemu dalam tiga kesempatan ini.
Yang pertama, tim-tim besar tersebut tak boleh bertemu pada pekan perdana Liga Inggris.
Kedua, mereka juga tak boleh saling berhadapan pada pekan terakhir.
Adapun yang ketiga, tim-tim itu tak boleh bersua pada pekan-pekan semifinal Piala FA.
Alasan di balik peraturan tersebut yaitu terkait hak siar Liga Inggris di televisi.
Liga Inggris tak ingin penonton berkurang pada abad krusial sebab masyarakat lebih tertarik menonton partai besar di televisi.
Keenam tim elite Inggris itu merasakan hal tersebut mulai demam isu ini sampai 2022.
Sementara penentuan tim big six akan didasarkan pada rata-rata posisi finis mereka selama tiga demam isu terakhir.
sumber : bola.net
13 Mei 2018
Tim big six Liga Inggris mendapat perlakuan khusus terkait duduk perkara hak siar televisi pada animo ini.
Tim big six Liga Inggris yakni Manchester City, Manchester United, Tottenham Hotspur, Liverpool, Chelsea, dan Arsenal, mendapat aneka macam keistimewaan animo ini.
Dilansir BolaSport.com dari Telegraph, salah satu keistimewaan itu ada pada acara pertandingan yang telah diatur sedemikian rupa.
Berdasarkan kesepakatan dengan pemegang hak siar televisi, tim big six Liga Inggris dihentikan bertemu dalam tiga kesempatan ini.
Yang pertama, tim-tim besar tersebut tak boleh bertemu pada pekan perdana Liga Inggris.
Kedua, mereka juga tak boleh saling berhadapan pada pekan terakhir.
Adapun yang ketiga, tim-tim itu tak boleh bersua pada pekan-pekan semifinal Piala FA.
Alasan di balik peraturan tersebut yaitu terkait hak siar Liga Inggris di televisi.
Liga Inggris tak ingin penonton berkurang pada abad krusial sebab masyarakat lebih tertarik menonton partai besar di televisi.
Keenam tim elite Inggris itu merasakan hal tersebut mulai demam isu ini sampai 2022.
Sementara penentuan tim big six akan didasarkan pada rata-rata posisi finis mereka selama tiga demam isu terakhir.
sumber : bola.net
Minggu, 12 Oktober 2025
Manchester City Resmi Mendaratkan Joao Cancelo Dari Juventus
London - Manchester City secara resmi menuntaskan proses transfer bek kanan Juventus, Joao Cancelo. Transfer Mahar dari pemain Portugal menembus 60 juta pound.
Perjanjian tersebut berjalan seiring dengan kepindahan ke bek Manchester City, Danilo, dengan banderol 34,1 juta pound.
Image By www.blackwhitereadallover.com
Cancelo telah menandatangani kontrak sampai isu terkini panas 2025. Ia menjadi pemain ketiga yang mendarat oleh City di isu terkini panas, setelah Angelino dan Rodri.
"City yakni klub yang fantastis, dengan manajer yang brilian dan aku bahagia berada di sini," kata Cancelo."Segala sesuatu ihwal mereka menciptakan saya sangat terkesan, dari kemudahan hingga ke gaya permainan mereka.
"Saya selalu mencari untuk membuatkan permainan aku dan memenangkan trofi dan saya percaya saya bisa melakukannya di sini, jadi kini saya benar-benar menantikan trend gres dan menguji diri di Liga Premier."
Cancelo, yang dikenal sebagai bek sayap yang sngat bergairah ketika menyerang dan juga bisa bermain di sektor kiri, bergabung dengan Juventus dari Valencia dengan bayaran 35 juta pound pada tahun 2018 setelah satu trend dipinjamkan ke Inter Milan.
Dia ialah bagian dari skuad tim nasional Portugal yang memenangkan Liga Bangsa-Bangsa UEFA pada bulan Juni, meskipun ia tidak bermain. Pemain berusia 25 tahun itu diyakini Pep Guardiola mampu memperkaya opsi di kedua sisi pertahanan Manchester City.
Pimpinan tertinggi Club Sepak Bola Manchester City Txiki Begiristain mengonfirmasi "Joao adalah seorang pemain yang anggun dan bek sayap yang luar biasa yang akan memberi kami ancaman aktual di sisi kanan.
"Kami sangat terkesan dengan kemajuannya dan tidak ragu ia dapat terus bersinar di sini di Manchester."Dia cocok dengan profil pemain yang kita inginkan di Manchester City. Tahun-tahun terbaiknya ada di depannya, dia secara teknis kompeten dan memiliki atribut fisik yang kita inginkan."
Manchester City mengontrak Danilo dari Real Madrid dengan nilai 26,5 juta pound pada 2017. Pemain Brasil, yang telah menyetujui kontrak lima tahun di Juve, telah terlibat dalam kemenangan gelar Liga Premier berturut-turut di bawah manajer Pep Guardiola tetapi jarang menjadi pilihan pertama di klub .
Sumber: BBC
Minggu, 05 Oktober 2025
Indosiar Tayangkan Duel Timnas Indonesia U-22 Vs Arema Fc
Indosiar Tayangkan Duel Timnas Indonesia U-22 vs Arema FC
Jakarta - Timnas Indonesia U-22 menjalani laga uji coba lokal melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (10/2/2019) pukul 15.30 WIB. Laga seru ini bakal disiarkan live dan pribadi di Indosiar.
Laga melawan Arema FC merupakan pertandingan uji coba kedua Timnas Indonesia U-22 di bawah asuhan Indra Sjafri. Sebelum menghadapi Singo Edan, Garuda Muda akan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, 6 Februari 2019.
"Kami akan menghadapi Bhayangkara FC dan Arema FC, mereka merupakan tim kuat dan pas menjadi lawan Timnas U-22. Persebaya batal alasannya adalah mereka harus bermain di Piala Indonesia," kata instruktur Timnas U-22, Indra Sjafri.
Uji coba melawan Bhayangkara dan Arema FC merupakan persiapan Timnas Indonesia U-22 sebelum tampil di Piala AFF U-22 2019 pada 17 sampai 26 Februari mendatang. Di ajang ini, Garuda Muda berada di Grup B bersama Myanmar, Malaysia, dan Kamboja.
Saat melawan Arema FC, Hanif Sjahbandi menjalani adu emosional. Sebab, dia akan turun bersama Timnas Indonesia U-22 yang akan menghadapi klubnya. Namun, Hanif mencoba profesional, beliau mengedepankan Garuda Muda.
"Saya banyak mengenal pemain mereka. Apalagi saya juga menjadi bagian dari Arema, pasti tahu mirip apa sifat individu setiap pemain juga," kata pilar Timnas Indonesia U-22 di Asian Games itu.
Sumber: Liputan6.com
Jumat, 03 Oktober 2025
7 Suporter Ini Paling Disegani Di Indonesia, Nomor Bontot! Gak Ada Yang Berani Ngelawan
7 Suporter Ini Paling Disegani di Indonesia, Nomor Bontot! Gak Ada Yang Berani Ngelawan
13 Mei 2018
Dalam pertandingan sepak bola niscaya akan selalu ramai yang menonton. Karena, permainan bola sepak ini sudah sangat membumi, baik muda, tua, Pria atau pun para wanita juga sudah sangat Familiar dengan Olah raga satu ini.
Namun, diantara sekian banyak para penonton yang memadati Stadion untuk menyaksikan pertandingan sepak bola, ada sekelompok orang yang memiliki loyalitas kepada klub kebanggaannya. atau juga sering di sebut suporter.
Kelompok tersebut tak mengenal kata lelah untuk mendukung klub kebanggaanya bertanding. Sifat Loyalitas, Fanatisme dan kreativitas menyatu dalam diri mereka.
Begitu pun di indonesia, ada beberapa kelompok suporter yang sangat fanatik dalam mendukung klub kesayangannya. Apa saja Mereka? berikut rangkumannya.
1.The Jakmania (Persija Jakarta)
The Jakmania lahir pada 19 Desember 1997. Ide pembentukan dari sosok Diza Rasyid Ali yang kebetulan pada ketika itu menjabat Manajer Persija. Bersama tokoh - tokoh pendukung Persija mirip Ferry Indra Syarif, pembentukan The Jakmania menerima restu dari Gubernur DKI ketika itu, Sutiyoso yang bertindak sebagai Dewan Pembina Persija.
2. Viking (Persib Bandung)
Viking di dirikan pada tanggal 17 Juli 1993, atas wangsit dari (Alm) Ayi Beutik, Heru Joko, Dodi "Pesa" Rokhdian, Hendra Bule dan Aris Primat. Nama Viking seendiri di ambil dari suku bangsa yang mendiami kawasan Skandinavia di Eropa Utara.
Suku bangsa tersebut di kenal dengan sifat yang keras, berani, gigih, solid, patriotisme, berjiwa penakluk, pantang menyerah dan senang menjelajah. Karakter inilah yang di adopsi dari penamaan Viking.
"Saat itu, ada almarhum Ayi Beutik, Heru Joko dll. Kami pertama kali sebagai suporter fanatik yang ikut Persib main tandang pada tahun 1996. Ketika itu, Persib berhadapan dengan PSIM Yogyakarta," ujar Yana Umar, salah seorang yang ikut dalam negosiasi mendirikan Viking. indosport.com 23 April 2017.
3. Bonek (Persebaya Surabaya)
Bonek berasal dari singkatan bahasa Jawa, Bondo Nekat atau Modal Nekat, lahir pada tahun 1988.
Bonek memiliki kepengurusan yang di pimpin oleh ketua umum dan mempunyai hampir 50 ribu lebih basis pendukung di seluruh Indonesia. Selain di kenal Fanatisme Bonek juga terkenal dalam berkreativitas, Khususnya dalam dunia bisnis.
4. Aremania (Arema FC)
Lahir atas dasar simpatisan pendukung Arema pada tahun 1997, nama Aremania di nilai bisa mempersatukan para pendukung Arema. Secara psikologis persamaan dasar antara Arema dan Aremania-lah yang menciptakan para suporter bersatu.
Berbeda dengan yang lain. Karena Aremania terbentuk bukan sebagai Organisasi tapi sebagai kelompok suporter yang mencintai klubnya, sehinga, Aremania tidak memiliki ketua umum.
5. Pasoepati (Persis Solo)
Kelahiran Pasoepati tidak terlepas dari klub Pelita Jaya yang bermarkas di Stadion Manahan Solo pada tahun 2000.
Pasoepati lahir dari kependekan Pasukan Soeporter Sejati Pelita. Saat Pelita berpindah markas, Pasoepati mendukung klub Persijatim Solo FC. Namun tak usang lalu, karena Persijatim Solo FC pindah dan berganti nama Sriwijaya FC, Pasoepati mendukung Persis Solo. Sekretariat Pasoepati terletak di Stadion Manahan Solo.
6. The Macz Man (PSM Makasar)
The Macz Man lahair pada tahun 2000, yang tak terlepas dari keadaan PSM Makasar yang lesu ketika menghadapi Arema FC di Liga Indonesia pada dikala itu.
Oleh alasannya itu, para pemain PSM meminta para suporter untuk berlatih meneriakkan yel-yel penyemangat untuk langgar selanjutnya.
Tiga orang suporter Juku Eja mengabulkan ajakan itu, adalah, Amrullah Pase, Iriantosyah Kasim, Ocha Alim. Lantas ketiga orang tersebut mengajak para suporter lain berlatih meneriakkan Yel-yel dan terbentuklah The Macz Man atau abreviasi dari Macazzart yang di pimpin oleh seorang ketua umum.
7. Suporter PS Tentara Nasional Indonesia
Untuk mendukung para pemain sepak bola PS TNI di lapangan, seluruh suporternya berasal dari kalangan Tentara Nasional Indonesia. Jika suporter lain mempunyai tradisi dan berkembang dengan cara berbeda, demikian pula dengan suporter PS Tentara Nasional Indonesia. Mereka juga memiliki tradisi berpengaruh dalam mendukung tim kesayangannya. dengan kedisiplinan ala militer, ratusan Tentara bersorak meneriakkan yel-yel untuk mendukung para Pemain PS Tentara Nasional Indonesia yang berjuang di lapangan.
Tak heran jikan selama 90 menit pertandingan mereka tetap konsisten dengan nyanyian dan yel-yel. Bahkan mereka melakukan koreografi layaknya suporter profesional.
Gimana guy,s? kau masuk di nomor berapa?
sumber : ucnews.com
13 Mei 2018
Dalam pertandingan sepak bola niscaya akan selalu ramai yang menonton. Karena, permainan bola sepak ini sudah sangat membumi, baik muda, tua, Pria atau pun para wanita juga sudah sangat Familiar dengan Olah raga satu ini.
Namun, diantara sekian banyak para penonton yang memadati Stadion untuk menyaksikan pertandingan sepak bola, ada sekelompok orang yang memiliki loyalitas kepada klub kebanggaannya. atau juga sering di sebut suporter.
Kelompok tersebut tak mengenal kata lelah untuk mendukung klub kebanggaanya bertanding. Sifat Loyalitas, Fanatisme dan kreativitas menyatu dalam diri mereka.
Begitu pun di indonesia, ada beberapa kelompok suporter yang sangat fanatik dalam mendukung klub kesayangannya. Apa saja Mereka? berikut rangkumannya.
1.The Jakmania (Persija Jakarta)
The Jakmania lahir pada 19 Desember 1997. Ide pembentukan dari sosok Diza Rasyid Ali yang kebetulan pada ketika itu menjabat Manajer Persija. Bersama tokoh - tokoh pendukung Persija mirip Ferry Indra Syarif, pembentukan The Jakmania menerima restu dari Gubernur DKI ketika itu, Sutiyoso yang bertindak sebagai Dewan Pembina Persija.
2. Viking (Persib Bandung)
Viking di dirikan pada tanggal 17 Juli 1993, atas wangsit dari (Alm) Ayi Beutik, Heru Joko, Dodi "Pesa" Rokhdian, Hendra Bule dan Aris Primat. Nama Viking seendiri di ambil dari suku bangsa yang mendiami kawasan Skandinavia di Eropa Utara.
Suku bangsa tersebut di kenal dengan sifat yang keras, berani, gigih, solid, patriotisme, berjiwa penakluk, pantang menyerah dan senang menjelajah. Karakter inilah yang di adopsi dari penamaan Viking.
"Saat itu, ada almarhum Ayi Beutik, Heru Joko dll. Kami pertama kali sebagai suporter fanatik yang ikut Persib main tandang pada tahun 1996. Ketika itu, Persib berhadapan dengan PSIM Yogyakarta," ujar Yana Umar, salah seorang yang ikut dalam negosiasi mendirikan Viking. indosport.com 23 April 2017.
3. Bonek (Persebaya Surabaya)
Bonek berasal dari singkatan bahasa Jawa, Bondo Nekat atau Modal Nekat, lahir pada tahun 1988.
Bonek memiliki kepengurusan yang di pimpin oleh ketua umum dan mempunyai hampir 50 ribu lebih basis pendukung di seluruh Indonesia. Selain di kenal Fanatisme Bonek juga terkenal dalam berkreativitas, Khususnya dalam dunia bisnis.
4. Aremania (Arema FC)
Lahir atas dasar simpatisan pendukung Arema pada tahun 1997, nama Aremania di nilai bisa mempersatukan para pendukung Arema. Secara psikologis persamaan dasar antara Arema dan Aremania-lah yang menciptakan para suporter bersatu.
Berbeda dengan yang lain. Karena Aremania terbentuk bukan sebagai Organisasi tapi sebagai kelompok suporter yang mencintai klubnya, sehinga, Aremania tidak memiliki ketua umum.
5. Pasoepati (Persis Solo)
Kelahiran Pasoepati tidak terlepas dari klub Pelita Jaya yang bermarkas di Stadion Manahan Solo pada tahun 2000.
Pasoepati lahir dari kependekan Pasukan Soeporter Sejati Pelita. Saat Pelita berpindah markas, Pasoepati mendukung klub Persijatim Solo FC. Namun tak usang lalu, karena Persijatim Solo FC pindah dan berganti nama Sriwijaya FC, Pasoepati mendukung Persis Solo. Sekretariat Pasoepati terletak di Stadion Manahan Solo.
6. The Macz Man (PSM Makasar)
The Macz Man lahair pada tahun 2000, yang tak terlepas dari keadaan PSM Makasar yang lesu ketika menghadapi Arema FC di Liga Indonesia pada dikala itu.
Oleh alasannya itu, para pemain PSM meminta para suporter untuk berlatih meneriakkan yel-yel penyemangat untuk langgar selanjutnya.
Tiga orang suporter Juku Eja mengabulkan ajakan itu, adalah, Amrullah Pase, Iriantosyah Kasim, Ocha Alim. Lantas ketiga orang tersebut mengajak para suporter lain berlatih meneriakkan Yel-yel dan terbentuklah The Macz Man atau abreviasi dari Macazzart yang di pimpin oleh seorang ketua umum.
7. Suporter PS Tentara Nasional Indonesia
Untuk mendukung para pemain sepak bola PS TNI di lapangan, seluruh suporternya berasal dari kalangan Tentara Nasional Indonesia. Jika suporter lain mempunyai tradisi dan berkembang dengan cara berbeda, demikian pula dengan suporter PS Tentara Nasional Indonesia. Mereka juga memiliki tradisi berpengaruh dalam mendukung tim kesayangannya. dengan kedisiplinan ala militer, ratusan Tentara bersorak meneriakkan yel-yel untuk mendukung para Pemain PS Tentara Nasional Indonesia yang berjuang di lapangan.
Tak heran jikan selama 90 menit pertandingan mereka tetap konsisten dengan nyanyian dan yel-yel. Bahkan mereka melakukan koreografi layaknya suporter profesional.
Gimana guy,s? kau masuk di nomor berapa?
sumber : ucnews.com
Gadis Belia Ini Balasannya Mengakui Hubungannya Dengan Sule
Gadis Belia ini Akhirnya Mengakui Hubungannya dengan Sule
Tak usang berselang foto mesra dengan sinden elok bernama Rita Tila, gres-gres ini potret Sule dengan seorang perempuan kembali beredar.
Berbeda dengan fotonya dengan Rita, kali ini potret Sule dengan perempuan bernama Ai Nurhayati terlihat lebih mesra.
Dikutip dari Tribunnews.com (10/11/2018), Akhir-simpulan ini, nama komedian Entis Sutisna atau yang lebih dikenal dengan nama Sule, sedang menjadi sentra perhatian.
Foto mesra komedian Sule bersama seorang perempuan tersebar di media sosial. Wanita yang berfoto dengan Sule itu diketahui bernama Nurhayanti.
Nurhayati pun mengaku bila hubungannya tak lebih dari relasi kerja, beliau mendapatan kesempatan untuk bekerja sama dengan mantan suami Lina dalam pembuatan sebuah lagu dangdut.
"Itu lagi ngebahas perihal lagu, iseng aja foto sama artis.
Dibikinin lagu dangdut, diproduserin sama A Sule," terang Nurhayati.
Saat dikonfirmasi kabar kedekatannya dengan Nurhayati, Sule tak membantahnya dan membenarkan kalau ia sedang ada kerja sama dalam hal pekerjaan.
"Ya bila dibilang erat, ya mirip yang kalian lihat saja. Hubungan kerjaan saja, beliau minta dibuatin lagu sama aku, ya udah jikalau saya mampu, ya saya bantu," ujar Sule.
Baca Sumber
Rabu, 24 September 2025
Instruktur Jepang: Saya Curiga Hujan Turun Untuk Kalahkan Tim Kami
Pelatih Jepang: Saya Curiga Hujan Turun untuk Kalahkan Tim Kami
Guyuran hujan menjadi saksi kekalahan Timnas Indonesia U-19 dari Jepang U-19 pada babak delapan besar Piala Asia U-19 2018. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (28/2), Witan Sulaeman dkk takluk 0-2.
Kekalahan ini otomatis memupus cita-cita Timnas Indonesia U-19 untuk lolos ke semifinal Piala Asia U-19 dan melaju ke putaran selesai Piala Dunia U-20 pada tahun depan. Adapun, Jepang U-19 memastikan diri berkiprah di Piala Dunia U-20 2019 di Polandia.
Saat hujan mulai turun, instruktur Jepang U-19, Masenaga Kageyama mulai curiga. Dia tidak menyangka cuaca mampu mirip ini.
"Kami merasakan tekanan dari penonton, tapi pemain sangat hening. Di babak kedua, Timnas Indonesia U-19 bergairah, tapi pemain kami tetap hening," ujar Kageyama.
"Selain itu, datang-datang hujan deras, dan petir. Saya curiga ada yang berdoa untuk menurunkan hujan guna mengalahkan Jepang U-19," katanya menambahkan.
Di sisi lain, Kageyama besar hati dengan pencapaian Jepang U-19. Takefusa Kubo dkk sekarang membidik trofi Piala Asia U-19.
"Saya sangat gembira dengan tim saya. Di pertandingan sangat memilih, gembira dengan staff, yang berhasil mengatur stamina di setiap pertandingan. Telah mencapai sasaran minimal kami dan ingin melaju ke tamat," imbuh Kageyama.
sumber : bola.net
Guyuran hujan menjadi saksi kekalahan Timnas Indonesia U-19 dari Jepang U-19 pada babak delapan besar Piala Asia U-19 2018. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (28/2), Witan Sulaeman dkk takluk 0-2.
Kekalahan ini otomatis memupus cita-cita Timnas Indonesia U-19 untuk lolos ke semifinal Piala Asia U-19 dan melaju ke putaran selesai Piala Dunia U-20 pada tahun depan. Adapun, Jepang U-19 memastikan diri berkiprah di Piala Dunia U-20 2019 di Polandia.
Saat hujan mulai turun, instruktur Jepang U-19, Masenaga Kageyama mulai curiga. Dia tidak menyangka cuaca mampu mirip ini.
"Kami merasakan tekanan dari penonton, tapi pemain sangat hening. Di babak kedua, Timnas Indonesia U-19 bergairah, tapi pemain kami tetap hening," ujar Kageyama.
"Selain itu, datang-datang hujan deras, dan petir. Saya curiga ada yang berdoa untuk menurunkan hujan guna mengalahkan Jepang U-19," katanya menambahkan.
Di sisi lain, Kageyama besar hati dengan pencapaian Jepang U-19. Takefusa Kubo dkk sekarang membidik trofi Piala Asia U-19.
"Saya sangat gembira dengan tim saya. Di pertandingan sangat memilih, gembira dengan staff, yang berhasil mengatur stamina di setiap pertandingan. Telah mencapai sasaran minimal kami dan ingin melaju ke tamat," imbuh Kageyama.
sumber : bola.net
Langganan:
Komentar (Atom)



















