Eks Madrid dan Barca Ini Akan Kembali Bersaing Sebagai Pelatih
12 Mei 2018
Eks megabintang Real Madrid, Raul Gonzalez mampu segera menyusul jejak Zinedine Zidane dalam dunia kepelatihan sepak bola. Saat ini Raul sedang bersiap untuk memulai keriernya sebagai pelatih dengan mengikuti kursus lisensi instruktur UEFA.
Mengutip goal, Raul menyebut bahwa dirinya sedang memulai tahun pertama untuk lisensi UEFA A dan B. Dia pun mengakui akan memulai karier dengan melatih usia dini.
"Kami sudah memulai tahun pertama lisensi A dan B. Itu yakni langkah pertama untuk melatih dan setidaknya menjadi instruktur usia muda. Dan dalam setahun kami akan bisa mengambul UEFA Pro, yang membuat kami mampu melatih tim manapun," jelas Raul.
Agaknya Raul mengindikasikan bahwa dia juga ingin memulai karier kepelatihannya di Real Madrid. Entah beliau akan melatih usia muda atau tidak, Raul masih belum mampu memastikan.
"Sekarang yang terpenting ialah untuk segera menerima sertifikat kepelatihan ini dan Juni nanti saya akan berbicara dengan klub (Madrid). Kami harus menganalisis kemungkinannya. Saya melihat sepak bola dari sudut pandang yang berbeda dengan kelas ini."
Sementara itu, setidaknya Raul akan mengenal satu wajah familier pada kursus kepelatihan tersebut. Setidaknya beliau akan bergabung dengan mantan bintang Barcelona, Xavi Hernandez.
"Kami berjumlah 16 dan Xavi akan tiba pada Selasa ini. Banyak dari kami yang sudah pernah menjadi rekan setim atau rival dan aku yakin kursus itu akan sangat menyenangkan dan kami akan mempelajari semua hal yang mungkin," tandasnya. (goal/dre)
sumber : bola.net
Detiksport INFO
Senin, 19 Januari 2026
Sabtu, 10 Januari 2026
Arema Fc Taklukkan Kalteng Putra Di Semifinal Piala Presiden 2019
Arema FC Taklukkan Kalteng Putra di Semifinal Piala Presiden 2019
BOLASPORT.COM - Arema FC menang telak 3-0 Kalteng Putra pada leg pertama babak semifinal Piala Presiden 2019 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (2/4/2019).
Arema FC sukses mengambil keuntungan pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2019 melawan Kalteng Putra.
Tiga gol kemenangan Arema FC ke gawang Kalteng Putra pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2019 dicetak oleh Dedik Setiawan (26' dan 66') dan Hanif Sjahbandi (59').
Kemenangan ini bisa menjadi modal berharga bagi Arema FC dikala menjalani leg kedua semifinal Piala Presiden 2019 kontra Kalteng Putra di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (6/4/2019).
Pada babak pertama, Arema FC mampu mendominasi pertandingan di 15 menit awal.
Namun, upaya serangan Singo Edan gres membuahkan hasil pada menit ke-26 melalui Dedik Setiawan.
Dedik sukses meneruskan umpan dari Ricky Kayame yang sebelumnya melakukan akselerasi di kotak penalti Kalteng Putra.
Skor 1-0 untuk keunggulan Arema atas Kalteng Putra menutup jalannya babak pertama.
Pada babak kedua, Kalteng Putra berusaha tampil menyerang untuk menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-55, Diogo Campos nyaris menyamakan kedudukan andai sepakannya tak ditepis oleh kiper Arema, Kurniawan Kartika Ajie.
Arema FC justru menjiplak keunggulan menjadi 2-0 melalui gol dari Hanif Sjahbandi pada menit ke-59.
Hanif yang berpindah posisi sebagai bek tengah sukses meneruskan bola liar di kotak penalti Kalteng Putra.
Arema FC kian menegaskan keunggulan menjadi 3-0 melalui gol Dedik Setiawan pada menit ke-66.
Penyerang timnas Indonesia itu sukses meneruskan umpan terobosan dari Makan Konate.
Tak ada gol pemanis sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak kedua.
Skor 3-0 untuk kemenangan Arema FC atas Kalteng Putra pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (2/4/2019).
Setelah ini Arema FC akan bertandang ke markas Barito Putera yang dijadikan sangkar oleh Kalteng Putra ialah Stadion 17 Mei, Banjarmasin, pada Jumat (5/4/2019).
Susunan Pemain:
Arema FC (4-3-3): 96-Kurniawan Kartika Ajie; 39-Alfin Tuasalamony, 23-Hamka Hamzah, 6-Ikhfanul Alam (14-Jayus Hariono 37'), 87-Johan Alfarizie; 19-Hanif Sjahbandi, 12-Hendro Siswanto (Muhammad Rafli 88'), 10-Makan Konate; 41-Dendy Santoso, 27-Dedik Setiawan, 21-Ricky Kayame (11-Rivaldi Bawuo 71')
Pelatih: Milomir Seslija
Kalteng Putra (4-4-2): 20-Dimas Galih; 4-OK John, 2-Rafael Bonfim, 3-Wasyiat Hasbullah, 26-Kevin Wopi; 17-Antoni Putro Nugroho, 18-I Gede Sukadana, 12-Rizky Febrianto, 13-Ferinando Pahabol (Maldini Pali 69'); 11-Diogo Campos (Elthon Maran 69'), 10-Patrich Wanggai
Pelatih: Gomes de Oliveira
sumber : bolasport.com
Rabu, 07 Januari 2026
Terkuak! Si Penghancur Timnas U-19 Ini Ternyata Bukan Asli Warga Qatar
Terkuak! Si Penghancur Timnas U-19 Ini Ternyata Bukan Asli Warga Qatar
Laga kedua babak penyisihan grup A ajang Piala Asia U-19 2018 yang mempertemukan antara Timnas Indonesia U-19 vs Qatar U-19 berlangsung sangat menarik.
Hujan gol mewarnai tabrak yang dihelat di Stadion Gelora Bung Karno (21/10/2018. Total ada 11 gol dimana Qatar unggul 6 - 5 atas Indonesia.
Ada dua pemain yang berhasil mencetak hattrick di masing-masing tim, Todd Rivaldo Ferre di Timnas Indonesia U-19 dan Abdulrasheed Umaru pemain Qatar U-19 yang juga menorehkan tiga gol.
Berbicara mengenai Abdulrasheed Umaru, pemain ini benar - benar menghancurkan barisan belakang Indonesia U-19 yang digalang Nurhidayat Haji Haris dan Rachmat Iriyanto. Aksi Abdulrasheed Umaru bak Kylian Mbappe di Timnas Perancis yang sulit dihadang saat membawa bola dan mempunyai ketajaman luar biasa di depan gawang.
Ternyata Abdulrasheed Umaru sendiri bukanlah asli warga negara Qatar melainkan pemain naturalisasi. Ia lahir di Nigeria pada 12 Agustus 1999. Saat ini Abdulrasheed Umaru memperkuat salah satu tim di Liga Belgia namun bukan di kasta teratas.
Seusai laga melawan Timnas Indonesia U-19, Abdulrasheed Umaru mengomentari suasana pertandingan yang berlangsung cukup ketat ditambah gemuruh dari 38.217 suporter Garuda Muda yang turut hadir.
"Pertandingan yang ahli. Saya coba hening dan tak dengarkan gemuruh di sini. Saya cuma coba fokus ke pertandingan," kata Umaru di Mix Zone, Minggu (21/10/2018) malam WIB seperti dikutip dari the-afc.com (22/10/2018).
Ia juga merasa kecewa alasannya adalah beberapa kali gagal mencetak gol padahal memiliki peluang emas.
"Sebenarnya bukan hasil yang aku harapkan. Tapi tak apa-apa, mungkin ini jalan dari Tuhan," sambungnya.
"Saya kecewa sebab melewatkan dua gol itu, saya mengalami beberapa kesalahan. Itu mampu terjadi dalam sepak bola. Anda mampu mencetak gol, Anda mampu mencetak banyak, tetapi Anda juga mampu kehilangan," keluhnya.
Ia juga yakin bahwa Qatar akan lolos ke babak selanjutnya, tak lupa Umaru juga menyinggung Timnas Garuda Muda.
"Kami siap untuk pertandingan berikutnya dan Insya Allah, kami akan lolos. Tetapi saya juga ingin mengucapkan supaya sukses untuk Indonesia," tambahnya.
Menurut kalian apa yang membuat Timnas U-19 bisa 'remuk' oleh Qatar sebelum kesannya bisa berdiri?
sumber : ucnews.com
Laga kedua babak penyisihan grup A ajang Piala Asia U-19 2018 yang mempertemukan antara Timnas Indonesia U-19 vs Qatar U-19 berlangsung sangat menarik.
Hujan gol mewarnai tabrak yang dihelat di Stadion Gelora Bung Karno (21/10/2018. Total ada 11 gol dimana Qatar unggul 6 - 5 atas Indonesia.
Ada dua pemain yang berhasil mencetak hattrick di masing-masing tim, Todd Rivaldo Ferre di Timnas Indonesia U-19 dan Abdulrasheed Umaru pemain Qatar U-19 yang juga menorehkan tiga gol.
Berbicara mengenai Abdulrasheed Umaru, pemain ini benar - benar menghancurkan barisan belakang Indonesia U-19 yang digalang Nurhidayat Haji Haris dan Rachmat Iriyanto. Aksi Abdulrasheed Umaru bak Kylian Mbappe di Timnas Perancis yang sulit dihadang saat membawa bola dan mempunyai ketajaman luar biasa di depan gawang.
Ternyata Abdulrasheed Umaru sendiri bukanlah asli warga negara Qatar melainkan pemain naturalisasi. Ia lahir di Nigeria pada 12 Agustus 1999. Saat ini Abdulrasheed Umaru memperkuat salah satu tim di Liga Belgia namun bukan di kasta teratas.
Seusai laga melawan Timnas Indonesia U-19, Abdulrasheed Umaru mengomentari suasana pertandingan yang berlangsung cukup ketat ditambah gemuruh dari 38.217 suporter Garuda Muda yang turut hadir.
"Pertandingan yang ahli. Saya coba hening dan tak dengarkan gemuruh di sini. Saya cuma coba fokus ke pertandingan," kata Umaru di Mix Zone, Minggu (21/10/2018) malam WIB seperti dikutip dari the-afc.com (22/10/2018).
Ia juga merasa kecewa alasannya adalah beberapa kali gagal mencetak gol padahal memiliki peluang emas.
"Sebenarnya bukan hasil yang aku harapkan. Tapi tak apa-apa, mungkin ini jalan dari Tuhan," sambungnya.
"Saya kecewa sebab melewatkan dua gol itu, saya mengalami beberapa kesalahan. Itu mampu terjadi dalam sepak bola. Anda mampu mencetak gol, Anda mampu mencetak banyak, tetapi Anda juga mampu kehilangan," keluhnya.
Ia juga yakin bahwa Qatar akan lolos ke babak selanjutnya, tak lupa Umaru juga menyinggung Timnas Garuda Muda.
"Kami siap untuk pertandingan berikutnya dan Insya Allah, kami akan lolos. Tetapi saya juga ingin mengucapkan supaya sukses untuk Indonesia," tambahnya.
Menurut kalian apa yang membuat Timnas U-19 bisa 'remuk' oleh Qatar sebelum kesannya bisa berdiri?
sumber : ucnews.com
Minggu, 21 Desember 2025
Jersey Klub Indonesia Rasa Motogp, Tengok Elegannya Klub Malaysia
Jersey Klub Indonesia Rasa MotoGP, Tengok Elegannya Klub Malaysia
Demi menjaga finansial merupakan salah satu alasan manajemen mengijinkan jersey klub ditempeli banyak iklan layaknya koran. Selama pergelaran Liga 1, hanya beberapa klub yang mempunyai jersey elegan dengan satu iklan di dada. Di antaranya Bhayangkara FC dan PSM Makassar. Selebihnya memasang iklan keroyokan. Bali United, Persib Bandung, dan Arema FC merupakan klub dengan jersey paling ramai layaknya seragam MotoGP.
Menghadapi kenyataan tersebut kita semestinya merasa malu dengan Malaysia. Klub-klub yang bermain di Liga Super Malaysia memakai jersey elegan layaknya klub-klub elit di liga-liga top Eropa. Akun twitter @mysoccerleague memposting klub Malaysia yang sudah merilis jersey untuk Liga Super Malaysia animo 2019.
Sudah ada 9 dari 12 klub yang memperkenalkan seragam tempur kebanggaan mereka. Tinggal FELDA, Kuala Lumpur dan PKNP FC yang belum launching. Netizen Malaysia mengomentari postingan tersebut dengan menyebut jersey paling elok. Beberapa di antaranya adalah.
Melaka United
Skuad Hang Tuah memilih warna putih sebagai jersi utama. Sedangkan warna hijau digunakan sebagai jersi di tempat lawan, dan jersi kuning sebagai jersi ketiga. Warna putih dipilih sebagai lambang kesucian dan kebenaran dengan moto kerajaan negeri yaitu ‘Pintar, Hijau, Bersih’.
“Warna putih menggambarkan semangat dan impian baharu kita untuk bangunkan bola sepak negeri Melaka. Tidak rugi dalam bola sepak walaupun kita berbelanja besar kerana apa yang kita belanjakan ini ialah untuk perpaduan dan itu yang lebih penting,” kata Presiden Persatuan Bolasepak Melaka United (MUSA), Adly Zahari seperti dikutip utusan.com.my (26/1/2019).
2. Perak FA
Perak FA memperkenalkan jersey kuning dan hitam dalam program peluncuran di Dataran Majlis Bandaraya Ipoh (MBI) (26/1/2019). Kedua jersey tersebut digunakan untuk pertandingan kandang dan tandang. The Bos Gaurus merupakan juara Piala Malaysia 2018.
Presiden Persatuan Bola Sepak Perak (Pafa), Datuk Seri Ahmad Faizal Azumu, menginginkan Perak FA tidak hanya bisa bersaing di Liga Super Malaysia, namun mampu tampil di kompetisi Asia.
3. Terengganu FC
Jersey Terengganu FC menjadi favorit warganet Malaysia. Jersey tersebut elegan dengan warna dasar putih untuk sangkar, dan hitam sebagai jersey kedua. Pada program launching jersey TFC dihadiri oleh puluhan pendukung.
Mereka pun mengajak penontonnya untuk melakukan Viking Clap. Terlihat dalam postingan di akun @FCTerengganu.
Kredit kepada @LEE__TUCK berjaya membuatkan satu stadium sama-sama Viking Clap semalam. Terbaik @DrAhmadSamsuri pun turut sama sporting join! Apa yang boleh dikatakan 2019 keluarga TFC semakin berkembang!
Melihat fakta tersebut, timbul pertanyaan, kapan klub Indonesia mampu melakukan hal yang sama? Membuang jersey balap yang kurang sedap dipandang. Menggantinya dengan jersey elegan yang lebih memiliki nilai jual. Mari kita bermimpi, kawan!
Sumber: ucnews
Selasa, 02 Desember 2025
Resmi! Rcti Kembali Siarkan Langgar Timnas U-22 Di Kualifikasi Piala Asia U-23. Ini Jadwalnya
Resmi! RCTI Kembali Siarkan Laga Timnas U-22 Di Kualifikasi Piala Asia U-23. Ini Jadwalnya
Salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, RCTI dipastikan akan kembali menyiarkan langgar Timnas U-22 dalam gelaran kualifikasi Piala Asia U-23. Hal ini tak lepas dari masih berlakunya acara kolaborasi antara induk sepakbola Indonesia (PSSI) dengan pihak RCTI yang masih akan memegang hak siar pertandingan hingga tahun depan.
Dilansir dari laman inews.com (05/03/2019), dalam sebuah acara yang berisi penyerahan hadiah motor kepada para pemain, pelatih dan official Timnas U-22 yang berhasil menjadi kampiun Piala AFF U-22, CEO RCTI, Kanti Mirdiati Imansyah menyatakan kebanggaannya mampu menyiarkan pertandingan yang dijalani oleh Timnas Indonesia. Tak hanya itu, Kanti juga mengisyaratkan RCTI akan terus menyiarkan langgar yang dijalani oleh Timnas Indonesia, terdekat di gelaran Kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan dimulai pada 22 Maret mendatang.
Indonesia U-22 sendiri akan memulai kampanye mereka memburu satu daerah di putaran akhir Piala Asia U-23 pada tanggal 22 Maret 2019 mendatang dengan melawan Thailand. Kemudian disusul melawan tuan rumah Vietnam pada tanggal 24 Maret 2019, dan diakhiri dengan tubruk melawan Brunei Darussalam pada tanggal 26 Maret 2019 (the-afc.com diakses 06/03/2019). Rencananya, semua langgar Indonesia di gelaran ini akan disiarkan secara langsung oleh RCTI.
sumber : ucnews.com
Jumat, 28 November 2025
Timnas U-19 Indonesia Disebut Sebagai Tim Terkuat Di Piala Aff U-19 2018
Fantastis !! Timnas U-19 Indonesia Disebut sebagai Tim Terkuat di Piala AFF U-19 2018
Timnas U-19 Indonesia semakin memantapkan diri di penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2018 sesudah memetik kemenangan kedua.
Tiga poin diraih dikala skuat Garuda Nusantara berhasil menaklukkan Timnas U-19 Singapura dengan skor telak 4-0 pada tubruk yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (3/7/2018)
Penyerang Timnas U-19 Indonesia, Muhammad Rafli Mursalim, menyumbang dua gol (22' dan 61').
Sedangkan dua gol lain dibukukan oleh Saddil Ramdani pada menit ke-70 dan Todd Rivaldo sepuluh menit jelang bubaran.
Dengan kemenangan ini, skuat asuhan Indra Sjafri merebut posisi puncak klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin hasil dari dua tabrak.
Sementara Timnas U-19 Singapura harus puas berada di dasar klasemen sementara tanpa bisa meraih poin dari sepasang adu.
Sementara itu, tim yang berstatus sebagai juara bertahan Piala AFF U-19, Timnas U-19 Thailand juga sukses menumbangkan Laos dengan skor telak 3-0.
Tiga gol tim Gajah Putih itu masing-masing dicetak oleh Suphanat Mueanta (16’), Matee Sarakum (34’) melalui titik penalti, dan Korawich Tasa (87’).
Sang pelatih, Ithsara Sritharo, mengaku bersyukur dengan hasil yang diraih anak asuhnya.
Kendati bisa menang dengan cukup nyaman, Sritharo tetap berharap anak asuhnya mampu lebih baik lagi. Menurutnya, perjalanan Timnas U-19 Thailand akan lebih berat, termasuk bakal menghadapi Timnas U-19 Indonesia yang disebutnya sebagai tim terkuat di Grup A.
“Namun, kami tidak ingin memikirkan hal tersebut. Kami akan fokus pada tim kami sendiri dan terus berusaha memenangi setiap pertandingan di turnamen ini," ujar Ithsara Sritharo.
"Apa pun akhirnya tetap kami syukuri. Saya ingin belum dewasa fokus menjalani pertandingan demi pertandingan, sebelum berhadapan dengan Indonesia," ucap dia.
Untuk sementara, Thailand harus rela berada di bawah Vietnam di papan klasemen.
Vietnam unggul atas Thailand karena mempunyai keunggulan jumlah produktivitas gol, meski sama-sama mengoleksi empat poin.
"Saya menyadari setiap pertandingan itu sulit, jadi kami fokus saja pada berkelahi berikutnya, fokus per pertandingan saja," kata dia.
sumber : bolasport.com
Timnas U-19 Indonesia semakin memantapkan diri di penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2018 sesudah memetik kemenangan kedua.
Tiga poin diraih dikala skuat Garuda Nusantara berhasil menaklukkan Timnas U-19 Singapura dengan skor telak 4-0 pada tubruk yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (3/7/2018)
Penyerang Timnas U-19 Indonesia, Muhammad Rafli Mursalim, menyumbang dua gol (22' dan 61').
Sedangkan dua gol lain dibukukan oleh Saddil Ramdani pada menit ke-70 dan Todd Rivaldo sepuluh menit jelang bubaran.
Dengan kemenangan ini, skuat asuhan Indra Sjafri merebut posisi puncak klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin hasil dari dua tabrak.
Sementara Timnas U-19 Singapura harus puas berada di dasar klasemen sementara tanpa bisa meraih poin dari sepasang adu.
Sementara itu, tim yang berstatus sebagai juara bertahan Piala AFF U-19, Timnas U-19 Thailand juga sukses menumbangkan Laos dengan skor telak 3-0.
Tiga gol tim Gajah Putih itu masing-masing dicetak oleh Suphanat Mueanta (16’), Matee Sarakum (34’) melalui titik penalti, dan Korawich Tasa (87’).
Sang pelatih, Ithsara Sritharo, mengaku bersyukur dengan hasil yang diraih anak asuhnya.
Kendati bisa menang dengan cukup nyaman, Sritharo tetap berharap anak asuhnya mampu lebih baik lagi. Menurutnya, perjalanan Timnas U-19 Thailand akan lebih berat, termasuk bakal menghadapi Timnas U-19 Indonesia yang disebutnya sebagai tim terkuat di Grup A.
“Namun, kami tidak ingin memikirkan hal tersebut. Kami akan fokus pada tim kami sendiri dan terus berusaha memenangi setiap pertandingan di turnamen ini," ujar Ithsara Sritharo.
"Apa pun akhirnya tetap kami syukuri. Saya ingin belum dewasa fokus menjalani pertandingan demi pertandingan, sebelum berhadapan dengan Indonesia," ucap dia.
Untuk sementara, Thailand harus rela berada di bawah Vietnam di papan klasemen.
Vietnam unggul atas Thailand karena mempunyai keunggulan jumlah produktivitas gol, meski sama-sama mengoleksi empat poin.
"Saya menyadari setiap pertandingan itu sulit, jadi kami fokus saja pada berkelahi berikutnya, fokus per pertandingan saja," kata dia.
sumber : bolasport.com
Kamis, 20 November 2025
Disanksi Dua Tabrak Dan Denda 10 Juta, Winger Persebaya Kecewa
Disanksi Dua Laga dan Denda 10 Juta, Winger Persebaya Kecewa
13 Mei 2018
Winger Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando mendapat sanksi larangan bermain sebanyak dua pertandingan balasan perseteruan dengan pemain Arema FC, Hendro Siswanto. Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp. 10 juta.
Dalam keputusan yang dikeluarkan oleh Komisi Disiplin PSSI, Ovan -sapaan akrabnya- dianggap mengangkat kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain lawan. Kejadian tersebut juga berbuntut kartu merah terhadap Ovan era itu.
Menanggapi hukuman tersebut, Ovan mengaku kecewa, alasannya adalah hukuman yang diberikan dianggap terlalu berat. Apalagi Hendro Siswanto menerima hukuman yang tak jauh berbeda, padahal dia menganggap kesalahan Hendro lebih berat.
"Pastinya kecewa mas karena saya merasa larangan bermainnya terlalu banyak dan melihat peristiwa kemarin saya ada reaksi karena ada aksi dari Hendro," ungkap Ovan kepada Bola.net.
"Saya juga melihat sanksi untuk Hendro sama dengan saya, makanya aku kecewa padahal ia ada aksesori gerakan menginjak," keluh Ovan.
Jebolan klub internal Persebaya ini menambahkan, kemarahan dirinya kepada Hendro memang tidak bisa dibendung alasannya adalah pemain asal Tuban itu sudah melakukan tindakan yang sangat bergairah. Namun memang tidak semua orang mengetahuinya.
"Siapa sih yang gak marah sudah dijatuhkan, kepala dipukul dan ia mencoba untuk menginjak punggung aku, tapi untung gak kena, niscaya semua orang akan bereaksi," jelasnya.
Meski demikian, pemiliki nomor punggung 8 tersebut, berusaha legowo dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI sebagai pelajaran ke depannya. Dan beliau meminta maaf alasannya adalah tindakannya sudah merugikan tim.
"Saya minta maaf alasannya di tiga kali pertandingan ini gak mampu menunjukkan donasi untuk tim," pungkasnya.
sumber : bola.net
13 Mei 2018
Winger Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando mendapat sanksi larangan bermain sebanyak dua pertandingan balasan perseteruan dengan pemain Arema FC, Hendro Siswanto. Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp. 10 juta.
Dalam keputusan yang dikeluarkan oleh Komisi Disiplin PSSI, Ovan -sapaan akrabnya- dianggap mengangkat kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain lawan. Kejadian tersebut juga berbuntut kartu merah terhadap Ovan era itu.
Menanggapi hukuman tersebut, Ovan mengaku kecewa, alasannya adalah hukuman yang diberikan dianggap terlalu berat. Apalagi Hendro Siswanto menerima hukuman yang tak jauh berbeda, padahal dia menganggap kesalahan Hendro lebih berat.
"Pastinya kecewa mas karena saya merasa larangan bermainnya terlalu banyak dan melihat peristiwa kemarin saya ada reaksi karena ada aksi dari Hendro," ungkap Ovan kepada Bola.net.
"Saya juga melihat sanksi untuk Hendro sama dengan saya, makanya aku kecewa padahal ia ada aksesori gerakan menginjak," keluh Ovan.
Jebolan klub internal Persebaya ini menambahkan, kemarahan dirinya kepada Hendro memang tidak bisa dibendung alasannya adalah pemain asal Tuban itu sudah melakukan tindakan yang sangat bergairah. Namun memang tidak semua orang mengetahuinya.
"Siapa sih yang gak marah sudah dijatuhkan, kepala dipukul dan ia mencoba untuk menginjak punggung aku, tapi untung gak kena, niscaya semua orang akan bereaksi," jelasnya.
Meski demikian, pemiliki nomor punggung 8 tersebut, berusaha legowo dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI sebagai pelajaran ke depannya. Dan beliau meminta maaf alasannya adalah tindakannya sudah merugikan tim.
"Saya minta maaf alasannya di tiga kali pertandingan ini gak mampu menunjukkan donasi untuk tim," pungkasnya.
sumber : bola.net
Minggu, 16 November 2025
Kejutan !! Piala Aff U-16 2018 Timnas Siap Gemparkan Sidoarjo Tayang Di Indosiar
Kejutan !! Piala AFF U-16 2018 Timnas siap gemparkan sidoarjo tayang di indosiar
Jakarta - Usai gelaran Piala AFF U-19, Indonesia kembali menggelar ajang bergengsi di kawasan Asian Tenggara. Gresik dan Sidoarjo akan menjadi saksi Timnas Indonesia U-16 berlaga di Piala AFF U-16 pada 29 Juli sampai 11 Agustus mendatang.
Pada Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup A. Garuda Asia, julukan tim asuhan Fakhri Husaini itu akan menghadapi Vietnam, Myanmar, Kamboja, Timor Leste, dan Filipina.
Garuda Asia akan menghadapi Filipina di tubruk perdana Grup A. Pertandingan ini bakal berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo, 29 Juli 2018.
Sejak Piala AFF U-16 digelar pada 2002, Indonesia belum pernah menjadi juara. Alasan ini menciptakan mental Timnas Indonesia U-16 sangat kuat untuk meraih kemenangan.
Aksi-agresi Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 bakal disiarkan secara live dan pribadi di Indosiar.
Jadwal Indonesia di Piala AFF U-16
29 Juli 2018
19.00 WIB: Indonesia Vs Filipina
31 Juli 2018
19.00 WIB: Myanmar Vs Indonesia
2 Agustus 2018
19.00 WIB: Vietnam Vs Indonesia
4 Agustus 2018
19.00 WIB: Indonesia Vs Timor Leste
6 Agustus 2018
19.00 WIB: Kamboja Vs Indonesia.
LIVE di Indosiar
2 dari 3 halaman
27 Pemain Timnas Indonesia U-16 untuk TC Sidoarjo
Kiper
1. Ernando Ari Sutaryadi – PPLP Jateng
2. Ahludz Dzikri Fikri – ASAD 313
3. Muhammad Risky Sudirman – SSB Villa 2000
4. Sabda Yoga Buana Putra – Diklat Ragunan
5. Jhuan Rico Geraeldo – Bina Taruna
Belakang
6. Mochamad Yudha Febrian – SSB Cibinong Raya
7. Muhammad Salman – Diklat Ragunan
8. Fadillah Nur Rahman – PPLP Sumatera Barat
9. Amiruddin Bagas Kaffa – Chelsea Soccer School
10. Muhammad Reza Fauzan – FC Patriot
11. Surya Nata – SSB Cibinong Raya
12. Kartika Vedhayanto – PPLP Jawa Tengah
13. Giovani Renaldi – Chelsea Soccer School
Tengah
14. David Maulana – PPLP Medan
15. Komang Teguh Trisnanda – Diklat Ragunan
16. Muhammad Talaohu – ASAD 313
17. Hamsa Lestaluhu – ASAD 313
18. Andre Oktaviansyah – SSB Pelita Jaya Soccer School
19. Brylian Aldama – SSB Gelora Putra Delta
20. Rendy Juliansyah – SSB ASIOP APAC INTI
Depan
21. Mochammad Supriadi – Diklat Ragunan
22. Muhammad Fajar Fathur Rahman – ASAD 313
23. Zidane Pramudya – SSB Candrabaga
24. Yadi Mulyadi – ASAD 313
25. Amanar Abdilah – PS Tira U17
26. Amiruddin Bagus Kahfi – Chelsea Soccer School
27. Sutan Diego Armando Ondriano Zico – Chelsea Soccer School
sumber : liputan6
Jakarta - Usai gelaran Piala AFF U-19, Indonesia kembali menggelar ajang bergengsi di kawasan Asian Tenggara. Gresik dan Sidoarjo akan menjadi saksi Timnas Indonesia U-16 berlaga di Piala AFF U-16 pada 29 Juli sampai 11 Agustus mendatang.
Pada Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup A. Garuda Asia, julukan tim asuhan Fakhri Husaini itu akan menghadapi Vietnam, Myanmar, Kamboja, Timor Leste, dan Filipina.
Garuda Asia akan menghadapi Filipina di tubruk perdana Grup A. Pertandingan ini bakal berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo, 29 Juli 2018.
Sejak Piala AFF U-16 digelar pada 2002, Indonesia belum pernah menjadi juara. Alasan ini menciptakan mental Timnas Indonesia U-16 sangat kuat untuk meraih kemenangan.
Aksi-agresi Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 bakal disiarkan secara live dan pribadi di Indosiar.
Jadwal Indonesia di Piala AFF U-16
29 Juli 2018
19.00 WIB: Indonesia Vs Filipina
31 Juli 2018
19.00 WIB: Myanmar Vs Indonesia
2 Agustus 2018
19.00 WIB: Vietnam Vs Indonesia
4 Agustus 2018
19.00 WIB: Indonesia Vs Timor Leste
6 Agustus 2018
19.00 WIB: Kamboja Vs Indonesia.
LIVE di Indosiar
2 dari 3 halaman
27 Pemain Timnas Indonesia U-16 untuk TC Sidoarjo
Kiper
1. Ernando Ari Sutaryadi – PPLP Jateng
2. Ahludz Dzikri Fikri – ASAD 313
3. Muhammad Risky Sudirman – SSB Villa 2000
4. Sabda Yoga Buana Putra – Diklat Ragunan
5. Jhuan Rico Geraeldo – Bina Taruna
Belakang
6. Mochamad Yudha Febrian – SSB Cibinong Raya
7. Muhammad Salman – Diklat Ragunan
8. Fadillah Nur Rahman – PPLP Sumatera Barat
9. Amiruddin Bagas Kaffa – Chelsea Soccer School
10. Muhammad Reza Fauzan – FC Patriot
11. Surya Nata – SSB Cibinong Raya
12. Kartika Vedhayanto – PPLP Jawa Tengah
13. Giovani Renaldi – Chelsea Soccer School
Tengah
14. David Maulana – PPLP Medan
15. Komang Teguh Trisnanda – Diklat Ragunan
16. Muhammad Talaohu – ASAD 313
17. Hamsa Lestaluhu – ASAD 313
18. Andre Oktaviansyah – SSB Pelita Jaya Soccer School
19. Brylian Aldama – SSB Gelora Putra Delta
20. Rendy Juliansyah – SSB ASIOP APAC INTI
Depan
21. Mochammad Supriadi – Diklat Ragunan
22. Muhammad Fajar Fathur Rahman – ASAD 313
23. Zidane Pramudya – SSB Candrabaga
24. Yadi Mulyadi – ASAD 313
25. Amanar Abdilah – PS Tira U17
26. Amiruddin Bagus Kahfi – Chelsea Soccer School
27. Sutan Diego Armando Ondriano Zico – Chelsea Soccer School
sumber : liputan6
Rabu, 12 November 2025
Mengejutkan !!! Indonesia Tundukkan Denmark 18 Gol Tanpa Balas Di Ajang Gothia Cup
Mengejutkan !!! Indonesia Tundukkan Denmark 18 Gol Tanpa Balas di Ajang Gothia Cup
Tim LKG SKF Indonesia sukses menang telak atas wakil Denmark, Skalborg SK, pada ajang Gothia Cup 2018 di Swedia, Senin (16/7/2018).
Di kompetisi ini, Indonesia yang diwakili oleh tim LKG SKF berada di Grup 4.
Adapun tiga lawan Uchida Sudirman dan kawan-kawan ialah Walddoffer SV (Jeman), Linkoping Kenty DFF (Swedia), dan Skalborg SK (Denmark).
Pada pertandingan pertama, LKG SKF bisa membantai Skalborg SK dengan 18 gol tanpa balas.
Muhammad Afif Fathoni menjadi pencetak gol terbanyak di berkelahi tersebut dengan 5 gol.
Sementara itu, rentetan gol lainnya dicetak oleh Rabbani Tasnim Siddiq (4), Fitra Rafiadin (2), Muhamad Reza Alfariz (2), Jordan Iksan Maulana (2), Rafi Hamdani, Cois Artomoro Raya, Rafli Rafa Zahid.
Kini, skuat asuhan Iskandar menjadi pemuncak klasemen Grup 4 dengan perolehan tiga poin.
Kemudian disusul oleh Walddoffer SV dan Linkoping Kenty DFF di posisi kedua dan ketiga.
Kedua tim yang disebut terakhir hanya bermain imbang tanpa gol di langgar pertama Gothia Cup 2018.
Di partai kedua, tim LKG SKF akan menghadapi Walddoffer SV pada 17 Juli 2018.
Nantinya, hanya ada dua tim yang akan lolos dari 48 Grup untuk ke fase berikutnya.
sumber : bolasport.com
Tim LKG SKF Indonesia sukses menang telak atas wakil Denmark, Skalborg SK, pada ajang Gothia Cup 2018 di Swedia, Senin (16/7/2018).
Di kompetisi ini, Indonesia yang diwakili oleh tim LKG SKF berada di Grup 4.
Adapun tiga lawan Uchida Sudirman dan kawan-kawan ialah Walddoffer SV (Jeman), Linkoping Kenty DFF (Swedia), dan Skalborg SK (Denmark).
Pada pertandingan pertama, LKG SKF bisa membantai Skalborg SK dengan 18 gol tanpa balas.
Muhammad Afif Fathoni menjadi pencetak gol terbanyak di berkelahi tersebut dengan 5 gol.
Sementara itu, rentetan gol lainnya dicetak oleh Rabbani Tasnim Siddiq (4), Fitra Rafiadin (2), Muhamad Reza Alfariz (2), Jordan Iksan Maulana (2), Rafi Hamdani, Cois Artomoro Raya, Rafli Rafa Zahid.
Kini, skuat asuhan Iskandar menjadi pemuncak klasemen Grup 4 dengan perolehan tiga poin.
Kemudian disusul oleh Walddoffer SV dan Linkoping Kenty DFF di posisi kedua dan ketiga.
Kedua tim yang disebut terakhir hanya bermain imbang tanpa gol di langgar pertama Gothia Cup 2018.
Di partai kedua, tim LKG SKF akan menghadapi Walddoffer SV pada 17 Juli 2018.
Nantinya, hanya ada dua tim yang akan lolos dari 48 Grup untuk ke fase berikutnya.
sumber : bolasport.com
Selasa, 11 November 2025
Kalahkan Persipura, Persib Sukses Jaga Dua Rekor Berharga
Kalahkan Persipura, Persib Sukses Jaga Dua Rekor Berharga
13 Mei 2018
Persib Bandung sukses mengalahkan Persipura Jayapura pada pekan kedelapan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (12/5/2018).
Ya, Persib Bandung sukses menggilas tamunya, Persipura Jayapura dengan dua gol tanpa balas.
Dua gol tim yang bernama Maung Bandung tersebut dicetak dua pemain asingnya ialah Ezechiel Ndouassel dan Jonathan Bauman.
Berkat kemenangan ini, Persib sukses mempertahankan rekor belum pernah kalah dari tim Mutiara Hitam di ajang Liga 1.
Boaz dkk bahkan belum mampu mencetak satu gol pun dari tiga tabrak melawan Persib di gelaran Liga 1.
Pada musim 2017, tepatnya putaran pertama, Persipura harus menerima kekalahan dengan skor tipis 0-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada 7 Mei 2017.
Kemudian pada putaran kedua, skuat Mutiara Hitam kembali kewalahan dalam mencetak gol ke gawang Atep Cs.
Hasil imbang 0-0 pada 28 Aguatus 2017 menjadi bukti keperkasaan lini pertahanan Persib terhadap Persipura.
Rekor clean sheet Persib atas Persipura pun masih terjaga hingga saat ini.
Rekor ini harus dipertahankan anak didik Mario Gomez ketika berlaga di sangkar Persipura.
Skuat Maung Bandung akan bermain di hadapan pendukung Persipura di Stadion Mandala, Jayapura pada 6 Oktober 2018.
sumber : bola sport.com
13 Mei 2018
Persib Bandung sukses mengalahkan Persipura Jayapura pada pekan kedelapan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (12/5/2018).
Ya, Persib Bandung sukses menggilas tamunya, Persipura Jayapura dengan dua gol tanpa balas.
Dua gol tim yang bernama Maung Bandung tersebut dicetak dua pemain asingnya ialah Ezechiel Ndouassel dan Jonathan Bauman.
Berkat kemenangan ini, Persib sukses mempertahankan rekor belum pernah kalah dari tim Mutiara Hitam di ajang Liga 1.
Boaz dkk bahkan belum mampu mencetak satu gol pun dari tiga tabrak melawan Persib di gelaran Liga 1.
Pada musim 2017, tepatnya putaran pertama, Persipura harus menerima kekalahan dengan skor tipis 0-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada 7 Mei 2017.
Kemudian pada putaran kedua, skuat Mutiara Hitam kembali kewalahan dalam mencetak gol ke gawang Atep Cs.
Hasil imbang 0-0 pada 28 Aguatus 2017 menjadi bukti keperkasaan lini pertahanan Persib terhadap Persipura.
Rekor clean sheet Persib atas Persipura pun masih terjaga hingga saat ini.
Rekor ini harus dipertahankan anak didik Mario Gomez ketika berlaga di sangkar Persipura.
Skuat Maung Bandung akan bermain di hadapan pendukung Persipura di Stadion Mandala, Jayapura pada 6 Oktober 2018.
sumber : bola sport.com
Langganan:
Komentar (Atom)









