Selasa, 24 Maret 2026
Ada Insiden Di Kanjuruhan, Arema Ingin Pemain Persib Minta Maaf Kepada Aremania
Ada Insiden di Kanjuruhan, Arema Ingin Pemain Persib Minta Maaf kepada Aremania
Bola.com, Malang - Pertandingan leg kedua 16 besar Piala Indonesia antara Arema FC dengan Persib Bandung menyisakan friksi. Arema menerka pemain Persib melaksanakan ujaran kebencian sepulang dari Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Beredar di media sosial, video pemain Persib dari dalam kendaraan rantis yang ditumpangi melontarkan kalimat rasis untuk Aremania. Mereka melakukan itu sebab merespons beberapa Aremania yang mengacungkan jari tengah ke arah kendaraan Persib saat melintas.
Tapi, tetap saja respons dari pemain Persib yang disesalkan oleh manajemen Arema alasannya di dalam lapangan, kedua tim sepakat untuk menyuarakan perdamaian ditandai dengan membawa kaus bertema perdamaian jelang pertandingan di Bandung dan Malang yang tujuannya meredakan permusuhan suporter Persib dan Arema.
“Kami merasa perlu untuk menawarkan jawaban terkait video yang beredar karena Arema sudah berusaha untuk menjaga dan menciptakan pertandingan kemarin berjalan aman dan lancar. Termasuk Aremania sudah mengubah sikapnya. Tapi kalau sengaja diprovokasi tentu mereka akan bersikap beda,” terang Media Officer Arema, Sudarmaji.
Menurut Sudarmaji, tindakan pemain Persib lewat vidio itu sudah menciptakan kekerabatan suporter Arema dengan Persib kembali mampu memanas. Untuk meredakannya, Arema meminta Persib segera menyampaikan ajakan maaf sekaligus penjelasan.
“Kalau mampu secepatnya meminta maaf secara jantan kepada Aremania dan mengakui tindakannya itu salah. Arema akan bertindak untuk meredakan atau menahan Aremania semoga tidak terprovokasi,” jelasnya.
Sebenarnya teror suporter kepada pemain lawan sudah sering terjadi. Skuat Arema sendiri juga sering menerima perlakukan yang sama dari suporter Persib saat diluar stadion. Tapi tidak ada respon mirip yang sengaja diabadikan lewat vidio mirip tim Persib Bandung.
“Pemain Persib merupakan idola bagi fans mereka. Kaprikornus harusnya memperlihatkan pola yang baik. Tidak larut dalam euforia (lolos ke 8 besar Piala Indonesia) lalu menyampaikan umpatan mulut yang kontraproduktif dengan yang dikampanyekan pemain di lapangan,” sesalnya.
Dalam pertandingan itu, Arema ditahan Persib 2-2. Tim berjuluk Maung Bandung lolos alasannya adalah lebih produktif mencetak gol di sangkar lawan. Mengingat pertemuan pertama di Bandung kedua tim bermain imbang 1-1.
sumber : bola.com
Senin, 23 Maret 2026
Timnas U-19 Vs Taiwan Di Rcti Khusus Pengguna Antena, Pengguna Parabola Nonton Disini Bos!
Timnas U-19 vs Taiwan di RCTI Khusus Pengguna Antena, Pengguna Parabola Nonton Disini Bos!
Timnas U-19 akan memulai berkelahi pertama di Piala Asia U-19 2018 dengan melawan Taiwan pada (18/10/2018) pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
RCTI selaku pemegang hak siar akan menayangkannya secara pribadi, namun hanya penguna antena yang bisa menikmatinya. Sementara pengguna parabola harus geleng-geleng kepala sebab siarannya akan diacak.
Lantas bagaimana solusi bagi pengguna parabola untuk menyaksikan sabung tersebut?
Ada dua pilihan, pertama ialah berlangganan televisi satelit berbayar mirip Matrix TV yang akan menyiarkan melalui channel FOX Sports.
Kedua yaitu menyaksikannya melalui channel feed yang gratis tanpa langganan, namun harus mau sedikit bersusah payah memutar parabola atau biasa dikenal dengan tracking.
Biasanya channel feed akan muncul dikala laga berlangsung, dan info channel feed itu akan menyebar di lembaga persatelitan di medsos baik facebook, instagram ataupun twitter.
Mau langganan atau feed, kembali ke pilihan masing-masing. Namun satu hal, jangan doakan Timnas U-19 kalah gara-gara diacak, karena Timnas tak salah yang salah ialah tv-nya.
sumber : ucnews.com
Timnas U-19 akan memulai berkelahi pertama di Piala Asia U-19 2018 dengan melawan Taiwan pada (18/10/2018) pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
RCTI selaku pemegang hak siar akan menayangkannya secara pribadi, namun hanya penguna antena yang bisa menikmatinya. Sementara pengguna parabola harus geleng-geleng kepala sebab siarannya akan diacak.
Lantas bagaimana solusi bagi pengguna parabola untuk menyaksikan sabung tersebut?
Ada dua pilihan, pertama ialah berlangganan televisi satelit berbayar mirip Matrix TV yang akan menyiarkan melalui channel FOX Sports.
Kedua yaitu menyaksikannya melalui channel feed yang gratis tanpa langganan, namun harus mau sedikit bersusah payah memutar parabola atau biasa dikenal dengan tracking.
Biasanya channel feed akan muncul dikala laga berlangsung, dan info channel feed itu akan menyebar di lembaga persatelitan di medsos baik facebook, instagram ataupun twitter.
Mau langganan atau feed, kembali ke pilihan masing-masing. Namun satu hal, jangan doakan Timnas U-19 kalah gara-gara diacak, karena Timnas tak salah yang salah ialah tv-nya.
sumber : ucnews.com
Sabtu, 14 Maret 2026
Madrid Diklaim Akan Kalahkan Liverpool Dengan Gampang
Madrid Diklaim Akan Kalahkan Liverpool Dengan Praktis
Jum'at 11 Mei 2018
Presiden Kehormatan Real Madrid Francisco Gento mengklaim Liverpool tak akan punya kesempatan untuk bisa menang lawan Cristiano Ronaldo cs di akhir Liga Champions mendatang.
Musim ini performa pasukan Zinedine Zidane itu di berbagai ajang tak terlalu solid. Alhasil mereka gagal berprestasi di pentas domestik meski mampu bersinar di Eropa.
Namun demikian, Madrid harus berjalan dengan tertatih-tatih untuk bisa melangkah ke babak tamat. Di babak perempatfinal, mereka bahkan sempat kalah melawan Juventus. Di semifinal mereka juga bisa dibilang cukup beruntung alasannya Bayern sempat menciptakan blunder di lini belakangnya dan terhindar dari kekalahan.
Di sisi lain Liverpool tampil solid meski di awal kompetisi sempat tak konsisten. Meski kalah lawan AS Roma di leg kedua semifinal, namun Mohamed Salah cs disebut punya kans juara jika bisa tampil dalam performa terbaiknya.
Gento lantas ditanya apakah ia yakin El Real nanti bisa jadi juara dan memenangkan trofi UCL untuk yang ke-13 kalinya. Ia pun menjawab: "Tanpa perlu diucapkan, pertandingan itu nanti akan berlangsung gampang (bagi Madrid)," klaimnya seperti dilansir Mirror.
Gento menambahkanMadrid tak boleh melewatkan peluang untuk bisa jadi juara di Kiev nanti. Apalagi sebab pentas UCL merupakan satu-satunya kans mereka untuk bisa meraih trofi di musim ini.
“Semua orang merasa senang dengan pertandingan semacam ini - semua orang ingin berada di sana untuk mendukung tim dan menyemangati mereka untuk memenangkan Piala Eropa lainnya - dan melanjutkan rangkaian hasil manis yang kami jalani dan yang selalu kami nikmati [dalam kompetisi ini]," ucap Gento.
"Madrid tidak mampu membiarkan kesempatan ini gagal - final harus dimenangkan, tidak dimainkan dan Real Madrid tahu apa yang dipertaruhkan," tegasnya. (mir/dim)
sumber : bola.net
Jum'at 11 Mei 2018
Presiden Kehormatan Real Madrid Francisco Gento mengklaim Liverpool tak akan punya kesempatan untuk bisa menang lawan Cristiano Ronaldo cs di akhir Liga Champions mendatang.
Musim ini performa pasukan Zinedine Zidane itu di berbagai ajang tak terlalu solid. Alhasil mereka gagal berprestasi di pentas domestik meski mampu bersinar di Eropa.
Namun demikian, Madrid harus berjalan dengan tertatih-tatih untuk bisa melangkah ke babak tamat. Di babak perempatfinal, mereka bahkan sempat kalah melawan Juventus. Di semifinal mereka juga bisa dibilang cukup beruntung alasannya Bayern sempat menciptakan blunder di lini belakangnya dan terhindar dari kekalahan.
Di sisi lain Liverpool tampil solid meski di awal kompetisi sempat tak konsisten. Meski kalah lawan AS Roma di leg kedua semifinal, namun Mohamed Salah cs disebut punya kans juara jika bisa tampil dalam performa terbaiknya.
Gento lantas ditanya apakah ia yakin El Real nanti bisa jadi juara dan memenangkan trofi UCL untuk yang ke-13 kalinya. Ia pun menjawab: "Tanpa perlu diucapkan, pertandingan itu nanti akan berlangsung gampang (bagi Madrid)," klaimnya seperti dilansir Mirror.
Gento menambahkanMadrid tak boleh melewatkan peluang untuk bisa jadi juara di Kiev nanti. Apalagi sebab pentas UCL merupakan satu-satunya kans mereka untuk bisa meraih trofi di musim ini.
“Semua orang merasa senang dengan pertandingan semacam ini - semua orang ingin berada di sana untuk mendukung tim dan menyemangati mereka untuk memenangkan Piala Eropa lainnya - dan melanjutkan rangkaian hasil manis yang kami jalani dan yang selalu kami nikmati [dalam kompetisi ini]," ucap Gento.
"Madrid tidak mampu membiarkan kesempatan ini gagal - final harus dimenangkan, tidak dimainkan dan Real Madrid tahu apa yang dipertaruhkan," tegasnya. (mir/dim)
sumber : bola.net
Kamis, 12 Maret 2026
Ada Gosip Geng !!! Dalam Skuat Jerman
Ada Isu Geng !!! Dalam Skuat Jerman
Skuat Jerman dikabarkan berada dalam krisis alasannya adalah adanya perseteruan antara geng 'Bling-bling' dan geng Bavaria.
Skuat asuhan Joachim Loew itu memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2018 dengan jelek. Di matchday 1 Grup F kontra Meksiko, mereka menelan kekalahan dengan skor 1-0.
Jerman ketika itu main di bawah standar mereka. Lini belakang tim Panser juga kerap dengan mudah disusupi para pemain laskar El Tri.
Alhasil skuat Panser pun menuai banyak kritikan. Kondisi tim kemudian juga disebut kurang kondusif. Bahkan ada berita perpecahan yang dialami juara dunia 2014 tersebut. (bild/dim)
Bantahan Senior
Kekalahan itu kabarnya menciptakan sejumlah pemain senior Jerman murka. Alhasil sejumlah friksi tercipta di antara pemain imnas Jerman saat ini.
Akan tetapi kabar perpecahan itu pribadi disangkal oleh pemain senior Jerman, Thomas Muller. Dikatakannya gosip itu sama sekali tidak benar.
"Apakah kalian [Media] sudah mengonfirmasi kabar itu? Apakah kalian sudah punya narasumber? Tidak? Oke jika begitu."
Membaik
Tak lama berselang, bek asal Bayern Munchen Mats Hummels angkat bicara soal kondisi timnya. Dikatakannya, situasi di dalam tim Panser sekarang sudah jauh lebih baik.
"Atmosfernya sudah semakin lebih baik, kami kembali ke jalur yang benar," ujar Hummels kepada wartawan, mirip yang dikutip dari Goal.
"Semuanya sudah kembali ke performa terbaiknya. Sempat ada beberapa hari di mana kami sedikit jatuh, tetapi sekarang kami tahu semuanya masih mungkin. Saat kami mencapai potensial, maka kami mampu bermain anggun," lanjutnya.
Masih Pecah
Menurut kabar yang beredar via Sport Bild, perpecahan itu masih eksis. Mereka menyebut ada sejumlah pemain yang tergabung dalam dua geng berbeda.
Dalam geng Bling-bling, ada nama Mesut Ozil, Sami Khedira, Jerome Boateng dan Julian Draxler. Sementara itu geng Bavaria beranggotakan Manuel Neuer, Hummels, Muller dan Toni Kroos.
Media Jerman itu menyebut geng Bling-bling kesal pada geng Bavarian alasannya mereka harusnya bisa bersikap lebih aktif untuk melobi Joachim Loew terkait Leroy Sane. Winger Manchester City itu sebelumnya tak dibawa Loew ke Rusia.
Loew menyebut Sane tak dipanggil karena alasan seni manajemen. Ia disebut lebih menentukan Draxler dan Marco Reus dalam skuatnya sehingga nantinya Sane mampu jadi tak akan mendapat banyak menit bermain di Rusia.
Hasil Positif
Kabar tak sedap itu sendiri muncul sebelum Jerman bermain melawan Swedia. Untungnya kabar itu tidak sampai mempengaruhi semangat juang tim Panser.
Swedia sempat mencetak gol lebih dahulu pada menit 32 melalui Ola Toivonen. Sementara Jerman mampu membalas pada menit 48 melalui Marco Reus.
Skuat Jerman berada dalam kesulitan besar sebab pada menit 82 mereka kehilangan Jerome Boateng yang mendapat kartu merah. Namun mereka mampu mencetak gol pada menit 95 melalui free kick Kroos.
sumber : bola.net
Skuat Jerman dikabarkan berada dalam krisis alasannya adalah adanya perseteruan antara geng 'Bling-bling' dan geng Bavaria.
Skuat asuhan Joachim Loew itu memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2018 dengan jelek. Di matchday 1 Grup F kontra Meksiko, mereka menelan kekalahan dengan skor 1-0.
Jerman ketika itu main di bawah standar mereka. Lini belakang tim Panser juga kerap dengan mudah disusupi para pemain laskar El Tri.
Alhasil skuat Panser pun menuai banyak kritikan. Kondisi tim kemudian juga disebut kurang kondusif. Bahkan ada berita perpecahan yang dialami juara dunia 2014 tersebut. (bild/dim)
Bantahan Senior
Kekalahan itu kabarnya menciptakan sejumlah pemain senior Jerman murka. Alhasil sejumlah friksi tercipta di antara pemain imnas Jerman saat ini.
Akan tetapi kabar perpecahan itu pribadi disangkal oleh pemain senior Jerman, Thomas Muller. Dikatakannya gosip itu sama sekali tidak benar.
"Apakah kalian [Media] sudah mengonfirmasi kabar itu? Apakah kalian sudah punya narasumber? Tidak? Oke jika begitu."
Membaik
Tak lama berselang, bek asal Bayern Munchen Mats Hummels angkat bicara soal kondisi timnya. Dikatakannya, situasi di dalam tim Panser sekarang sudah jauh lebih baik.
"Atmosfernya sudah semakin lebih baik, kami kembali ke jalur yang benar," ujar Hummels kepada wartawan, mirip yang dikutip dari Goal.
"Semuanya sudah kembali ke performa terbaiknya. Sempat ada beberapa hari di mana kami sedikit jatuh, tetapi sekarang kami tahu semuanya masih mungkin. Saat kami mencapai potensial, maka kami mampu bermain anggun," lanjutnya.
Masih Pecah
Menurut kabar yang beredar via Sport Bild, perpecahan itu masih eksis. Mereka menyebut ada sejumlah pemain yang tergabung dalam dua geng berbeda.
Dalam geng Bling-bling, ada nama Mesut Ozil, Sami Khedira, Jerome Boateng dan Julian Draxler. Sementara itu geng Bavaria beranggotakan Manuel Neuer, Hummels, Muller dan Toni Kroos.
Media Jerman itu menyebut geng Bling-bling kesal pada geng Bavarian alasannya mereka harusnya bisa bersikap lebih aktif untuk melobi Joachim Loew terkait Leroy Sane. Winger Manchester City itu sebelumnya tak dibawa Loew ke Rusia.
Loew menyebut Sane tak dipanggil karena alasan seni manajemen. Ia disebut lebih menentukan Draxler dan Marco Reus dalam skuatnya sehingga nantinya Sane mampu jadi tak akan mendapat banyak menit bermain di Rusia.
Hasil Positif
Kabar tak sedap itu sendiri muncul sebelum Jerman bermain melawan Swedia. Untungnya kabar itu tidak sampai mempengaruhi semangat juang tim Panser.
Swedia sempat mencetak gol lebih dahulu pada menit 32 melalui Ola Toivonen. Sementara Jerman mampu membalas pada menit 48 melalui Marco Reus.
Skuat Jerman berada dalam kesulitan besar sebab pada menit 82 mereka kehilangan Jerome Boateng yang mendapat kartu merah. Namun mereka mampu mencetak gol pada menit 95 melalui free kick Kroos.
sumber : bola.net
Selasa, 03 Maret 2026
Instruktur Chinese Taipei Puji Permainan Egy Maulana Vikri Sesudah Dipermalukan
Pelatih Chinese Taipei Puji Permainan Egy Maulana Vikri Setelah Dipermalukan
Pelatih Chinese Taipei U-19, Chen Pho-Yu, memuji Egy Maulana Vikri yang tampil apik ketika membela timnas Indonesia U-19. Timnas Indonesia U-19 membuka partisipasi Piala AFC U-19 2018 dengan menaklukkan Chinese Taipei 3-1 di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (18/10/2018).
Performa apik Egy menjadi satu di antara faktor yang membuat timnas Indonesia U-19 menang 3-1 atas Chinese Taipei. Sang pemain mendulang gol satu gol pada menit ke-50.
Selain mencatatkan nama di papan skor, Egy juga menjadi bintang film utama dalam dua gol yang dicetak Witan Sulaeman (71', 88'). Kinerja impresif tak ayal membuat penggawa Lechia Gdansk itu menuai pujian.
"Kami tahu Egy bermain di Polandia. Kami juga tahu beliau ialah pemain yang elok. Kami pun sudah melihat permainan Egy," kata Chen sehabis pertandingan.
"Namun, bermain satu lawan satu melawan Egy adalah hal yang sulit. Oleh alhasil, saya menugaskan para pemain untuk menekan Egy sepanjang pertandingan. Saya akui Egy memang tampil cantik," tutur Chen Pho-Yu.
Performa apik Egy Maulana Vikri membawa pengaruh konkret bagi timnas Indonesia U-19. Saat ini skuat Indra Sjafri merupakan pemuncak klasemen sementara Grup A dengan torehan tiga poin, unggul selisih gol dari Uni Emirat Arab yang menghuni peringkat kedua.
Sumber : bola.com
Langganan:
Komentar (Atom)




