Senin, 17 Februari 2025

Panasnya Persaingan Timnas U-22 Indonesia, Nadeo Singgung Pencoretan Kiper Muda Psm Makassar


Panasnya Persaingan Timnas U-22 Indonesia, Nadeo Singgung Pencoretan Kiper Muda PSM Makassar

  Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, menyinggung pencoretan kiper PSM Makassar, Hilman Syah, dari program pembinaan camp timnas U-22 Indonesia.

Nadeo Argawinata akhirnya memenuhi panggilan timnas U-22 Indonesia.

Kiper Borneo FC itu telah bergabung dengan pelatihan camp timnas U-22 Indonesia di Lapangan ABC Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019).

Pemain berusia 21 tahun itu diminta untuk menggantikan posisi Hilman Syah yang telah terdegradasi dari TC pekan pertama.

"Intinya aku bukan untuk menggantikan Hilman, karena coach Indra Sjafri kemarin juga sudah bilang memilih yang terbaik dari yang terbaik, bukan berarti yang kemarin jelek," tutur Nadeo dikutip dari laman resmi PSSI.

Hilman harus dicoret dari timnas U-22 Indonesia lantaran sempat mengalami cedera.

Sebagai pengganti kiper muda PSM Makassar tersebut, Nadeo merasa bersyukur mampu bergabung dengan timnas U-22 Indonesia di bawah isyarat Indra Sjafri.

"Seperti pemain yang lain, pasti aku bersyukur (bisa bergabung dengan timnas U-22 Indonesia)," ungkapnya menambahkan.

Kiper muda jebolan Persik Kediri U-21 itu akan bersaing dengan formasi kiper muda di Liga 1 2018 mirip Awan Setho Raharjo, Satria Tama, dan Muhammad Riyandi.

Bicara postur, Nadeo layak diperhitungkan menjadi tameng gawang Garuda Muda.

Kiper asal Kediri itu memiliki tinggi tubuh 187 cm, jauh lebih unggul dari ketiga nama tersebut.

Awan Setho menjadi kiper terpendek timnas U-22 Indonesia dengan postur 175 cm.

Nantinya, beberapa dari mereka akan menjadi kekuatan dari timnas U-22 Indonesia di ajang Piala AFF U-22 2019.


sumber : www.bolasport.com

Minggu, 16 Februari 2025

Bungkam Kamboja, Timnas Indonesia Melaju Ke Semifinal Piala Aff U-22


Bungkam Kamboja, Timnas Indonesia Melaju ke Semifinal Piala AFF U-22

Timnas Indonesia U-22 berhasil berhasil melaju ke babak semifinal Piala AFF U-22 usai menang atas Kamboja dalam sabung terakhir Grup B Piala AFF U-22, di Olympic Stadium, Phnom Penh, Jumat (22/2/2019).

Indonesia menang dengan skor 2-0 atas Kamboja. Dua gol diborong semua oleh Marinus Wanewar.

Diawal tubruk justru Kamboja lebih dulu menekan sisi lini pertahanan Indonesia. Menit ke-5 peluang pertama didapat oleh pemain Kamboja melalui tendangan bebas.

Beruntung, kiper Awan Seto masih sigap mengamankan bola dengan tangkapan yang dia lakukan.

Sektor lini tengah Indonesia diawal-awal adu belum mampu mengontrol permainan. Lutfi Kamal yang dipercaya sebagai jenderal lapangan tengah juga belum bisa memberikan umpan matang ke lini depan yang diisi Marinus Wanewar dan Osvaldo Haay.

Hingga akibatnya Indonesia mampu memafaatkan peluang yang didapat pada menit ke-18 melalui pergerakan Witan Sulaeman dari sisi sayap.

Witan yang melihat celah di kotak penalti, bisa memperlihatkan umpan anggun ke arah Marinus. Hal ini pun tidak disia-siakan oleh Marinus dengan menjebol gawang Kamboja. Indonesia unggul 1-0.

Unggul satu gol, tak menciptakan skuat Indra Sjafri mengendurkan serangan. Dimenit ke-28, peluang emas didapat oleh Osvaldo Haay.

Sukses melewati perlawanan dari bek Kamboja di kotak penalti, Osvaldo mencoba menembakkan bola ke gawang Kamboja. Sayang, bola masih mengenai kaki dari pemain Kamboja dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Menit ke-33, peluang didapat oleh Kamboja melalui striker mereka, Sieng Chantea. Memanfaatkan umpan matang dari rekannya, Chantea langsung menyundul bola tepat mengarah ke gawang Indonesia. Namun, peluang tersebut berhasil dipatahkan oleh Iwan Setho yang bisa menangkap bola dengan sangat baik.

Hingga simpulan babak pertama usai, skor 1-0 pun berakhir untuk keunggulan sementara Indonesia atas Kamboja.

Baru satu menit babak kedua berjalan, peluang eksklusif diciptakan oleh Osvaldo Haay. Menerima umpan matang dari rekannya ke kotak penalti, Osvaldo yang bangkit kosong eksklusif menyambar bola melalui sundulannya. Sayang, sundulan dari Osvaldo masih menyamping dari gawang Kamboja.

Peluang juga didapat oleh Gian Zola pada menit ke-59 di kotak penalti, sehabis mendapat umpan dari Osvaldo. Sayang, kesempatan emas tersebut gagal dimanfaatkan oleh Zola sehabis tendangannya mampu digagalkan kiper Kamboja, Soksela, melalui tepisannya.

Beberapa kali peluang terbuka bagi Osvaldo Haay di lini pertahanan gawang Kamboja. Namun, selalu saja bola tak mampu dikuasai oleh Osvaldo sehingga peluang emas tersebut terbuang sia-sia.

Permainan mengendur dari kesebelasan Kamboja di babak kedua ini. Hanya beberapa tembakan tak membahayakan yang mampu dilepaskan oleh para pemain Kamboja.

Menit ke-77 Witan ditarik keluar lapangan usai mengalami duduk perkara di kakinya. Ia pun digantikan oleh Fredyan Sugianto.

Indonesia berhasil menambah pundi-pundi golnya pada menit ke-82 melalui Marinus. Sontekan kaki kiri Marinus sukses menjebol gawang dari Kamboja. Indonesia unggul 2-0.

Tak ada lagi peluang yang tercipta sampai menjelang final babak kedua. Hingga akhirya skor 1-0 pun berhasil dipertahankan oleh timnas Indonesia atas Kamboja.

Kemenangan ini membuat Indonesia berhak melaju ke babak semifinal Piala AFF U-22 menemani Kamboja, yang menjadi juara Grup B.

Susunan Pemain:

Indonesia: Awan Setho; Firza Andika, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, Bagas Adi, Nurhidayat, Asnawi; Sani Rizki Fauzi, Muhammad Luthfi, Gian Zola; Witan Sulaeman, Marinus Wanewar, Osvaldo Haay

Kamboja: Keo Soksela; Seut Baraing, Cheng Meng, Ouk Sovann, Chong Bunnath, Sin Sophanat; Om Chanpolin, Teath Kim Heng, Tes Sambath; Sieng Chantea


sumber : bolalob.com

Kamis, 06 Februari 2025

3 Pemain Timnas Yang Tak Layak Jadi Starter! No 1 Riko Simanjuntak, No 2 Kalian Pasti Tahu

3 Pemain Timnas yang Tak Layak Jadi Starter! No 1 Riko Simanjuntak, No 2 Kalian Pasti Tahu



AFF Suzuki Cup - Timnas Indonesia telah dipersiapkan untuk berhadapan dengan juara bertahan edisi 2016 kemarin, Thailand di Rajamangala Stadium dalam sebuah berkelahi yang bertajuk Matchday 3 AFF Suzuki cup 2018.

Kemenangan yakni misi utama skuad Garuda, jikalau benar-benar ingin menjaga asa lolos ke semifinal, mengingat Timnas Indonesia gres meraih 3 point dari 2 penampilannya.

Maka dari itu, susunan pemain yang diturunkan sebagai starter yakni kunci pertama kesuksesan sebuah Tim. Kemudian, siapa super-sub yang akan masuk di babak kedua, ialah kunci kedua kesuksesan sebuah Tim.

Dan dari dua pertandingan yang sudah dijalani sebelumnya, sudah teridentifikasi bahwa terdapat 3 pemain yang tidak layak bermain sebagai starter. So, siapakah ke-3 pemain tersebut?

1. Riko Simanjuntak

Seperti yang saya jelaskan diatas, kesuksesan kedua sebuah Tim ialah siapa pemain yang bakal menjadi super-sub di babak kedua. Dan Riko Simanjuntak, tidak layak masuk sebagai starter alasannya ia jauh lebih efektif jikalau diturunkan sebagai pembeda di pertengahan babak kedua.

Lahir di Pematang Siantar pada 26 Januari 1992, nama Riko Simanjuntak bersinar sejak pertama bergabung dengan Persija Jakarta di awal animo 2017. Dari total 33 penampilan sang pemain bersama Persija di semua Liga 1 dan AFC Cup, Riko sukses mencetak 3 gol dan mengirimkan 17 assists seperti yang dikutip dari transfermarkt.com (17/11/2018).

2. Gavin Kwan Adsit


Nah, untuk pemain yang berada pada daftar nomor kedua ini yaitu pemain Barito Putera, Gavin Kwan Adsit. Kalian tentu sudah tahu jika penampilan Gavin Kwan ketika Indonesia berjumpa Timor Leste 13 November 2018 kemarin amat sangat jelek.

Memiliki kesempatan sebagai starter menggantikan Putu Gede Juni Antara yang terkena kartu merah, Gavin gagal menampilkan performa terbaik dan sering kali gagal menunjukkan umpan akurat.

3. Rizky Pora

Kemudian nama yang terakhir tidak lain yakni Rizky Pora. Memiliki kesempatan sebagai starter dikala hadapi Singapura di matchday perdana 9 November 2018 kemarin, penampilan Rizky Pora jauh dibawah keinginan.

Ya, sisi kiri pertahanan Indonesia selalu dicecar oleh Singapura dan dari sinilah awal terciptanya gol Singapura yang dicetak oleh Hariss Harun pada menit ke-37'. Ketidakmampuan Rizky dalam menjaga lini pertahanan membuat keinginan Indonesia meraih 3 point di sabung perdana pupus.


Okelah guys, publik sepakbola Indonesia hanya berharap semoga semoga Bima Sakti benar-benar membawa Stefano Lilipaly cs meraih gelar Juara Piala AFF 2018. Karena saat gagal sebagai pemain, Bima Sakti bakal meraih sukses sebagai Pelatih.


sumber : ucnews.com

Rabu, 05 Februari 2025

Heboh !!! Jepang Sudah Dikalahkan !! Tinggal Sikat Iran, Timnas U-16 Auto Lolos Piala Dunia

Heboh !!! Jepang Sudah DiKalahkan !! Tinggal Sikat Iran, Timnas U-16 Auto Lolos Piala Dunia


Tim nasional indonesia U-16 bersiap untuk memenuhi sasaran Mencapai putaran piala dunia U-17 tahun depan yang di laksanakan Di peru.

Sekarang Tim Asuhan Fachry Husaini Sedang Mempersiapkan diri menjelang gelaran piala asia U-16 dan menjalani Training camp di malaysia. Mereka disana melaksanakan Sejumlah Pertandingan uji coba semoga mampu hasil yang memuaskan di piala asia dan melenggang ke putaran simpulan Piala dunia.


Modal bagus tim garuda ingusan adalah Saat mengalahkan tim besar asia, Jepang. dalam turnamen Jenesys cup 2018 di negara Sinji kagawa tinggal tersebut. Mereka mengalahkan jepang dengan skor tipis satu gol tanpa balas.



Dan pada piala asia nanti, jika timnas indonesia U-16 mampu mengalahkan Iran mampu dipastikan Indonesia dapat masuk piala dunia ini alasannya adalah Iran Adalah Tim kuat asia, bila rendy juliansyah mampu kalahkan iran bukan tidak mungkin Tim besar lainnya mampu mereka kalahkan.


Dikutip Tribunnews.com Laga ini tayang secara live di MNC Tv pukul 15:30 WIB. Kemudian Indonesia akan meladeni Vietnam Tiga hari berikutnya 24 September di Stadion Nasional Bukit Jalil pukul 19:45 WIB.

Terakhir Indonesia akan meladeni India pada 27 September pukul 19:45 WIB di Stadion UM Arena.



sumber : ucnnews.com