Jumat, 28 November 2025

Timnas U-19 Indonesia Disebut Sebagai Tim Terkuat Di Piala Aff U-19 2018

Fantastis !! Timnas U-19 Indonesia Disebut sebagai Tim Terkuat di Piala AFF U-19 2018

 Timnas U-19 Indonesia semakin memantapkan diri di penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2018 sesudah memetik kemenangan kedua.


Tiga poin diraih dikala skuat Garuda Nusantara berhasil menaklukkan Timnas U-19 Singapura dengan skor telak 4-0 pada tubruk yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (3/7/2018)

Penyerang Timnas U-19 Indonesia, Muhammad Rafli Mursalim, menyumbang dua gol (22' dan 61').

Sedangkan dua gol lain dibukukan oleh Saddil Ramdani pada menit ke-70 dan Todd Rivaldo sepuluh menit jelang bubaran.

Dengan kemenangan ini, skuat asuhan Indra Sjafri merebut posisi puncak klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin hasil dari dua tabrak.

Sementara Timnas U-19 Singapura harus puas berada di dasar klasemen sementara tanpa bisa meraih poin dari sepasang adu.

Sementara itu, tim yang berstatus sebagai juara bertahan Piala AFF U-19, Timnas U-19 Thailand juga sukses menumbangkan Laos dengan skor telak 3-0.

Tiga gol tim Gajah Putih itu masing-masing dicetak oleh Suphanat Mueanta (16’), Matee Sarakum (34’) melalui titik penalti, dan Korawich Tasa (87’).

Sang pelatih, Ithsara Sritharo, mengaku bersyukur dengan hasil yang diraih anak asuhnya.

Kendati bisa menang dengan cukup nyaman, Sritharo tetap berharap anak asuhnya mampu lebih baik lagi. Menurutnya, perjalanan Timnas U-19 Thailand akan lebih berat, termasuk bakal menghadapi Timnas U-19 Indonesia yang disebutnya sebagai tim terkuat di Grup A.

“Namun, kami tidak ingin memikirkan hal tersebut. Kami akan fokus pada tim kami sendiri dan terus berusaha memenangi setiap pertandingan di turnamen ini," ujar Ithsara Sritharo.


"Apa pun akhirnya tetap kami syukuri. Saya ingin belum dewasa fokus menjalani pertandingan demi pertandingan, sebelum berhadapan dengan Indonesia," ucap dia.

Untuk sementara, Thailand harus rela berada di bawah Vietnam di papan klasemen.

Vietnam unggul atas Thailand karena mempunyai keunggulan jumlah produktivitas gol, meski sama-sama mengoleksi empat poin.

"Saya menyadari setiap pertandingan itu sulit, jadi kami fokus saja pada berkelahi berikutnya, fokus per pertandingan saja," kata dia.


sumber : bolasport.com

Kamis, 20 November 2025

Disanksi Dua Tabrak Dan Denda 10 Juta, Winger Persebaya Kecewa

Disanksi Dua Laga dan Denda 10 Juta, Winger Persebaya Kecewa
13 Mei 2018

 Winger Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando mendapat sanksi larangan bermain sebanyak dua pertandingan balasan  perseteruan dengan pemain Arema FC, Hendro Siswanto. Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp. 10 juta.


Dalam keputusan yang dikeluarkan oleh Komisi Disiplin PSSI, Ovan -sapaan akrabnya- dianggap mengangkat kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain lawan. Kejadian tersebut juga berbuntut kartu merah terhadap Ovan era itu.

Menanggapi hukuman tersebut, Ovan mengaku kecewa, alasannya adalah hukuman yang diberikan dianggap terlalu berat. Apalagi Hendro Siswanto menerima hukuman yang tak jauh berbeda, padahal dia menganggap kesalahan Hendro lebih berat.

"Pastinya kecewa mas karena saya merasa larangan bermainnya terlalu banyak dan melihat peristiwa kemarin saya ada reaksi karena ada aksi dari Hendro," ungkap Ovan kepada Bola.net.

"Saya juga melihat sanksi untuk Hendro sama dengan saya, makanya aku kecewa padahal ia ada aksesori gerakan menginjak," keluh Ovan.

Jebolan klub internal Persebaya ini menambahkan, kemarahan dirinya kepada Hendro memang tidak bisa dibendung alasannya adalah pemain asal Tuban itu sudah melakukan tindakan yang sangat bergairah. Namun memang tidak semua orang mengetahuinya.

"Siapa sih yang gak marah sudah dijatuhkan, kepala dipukul dan ia mencoba untuk menginjak punggung aku, tapi untung gak kena, niscaya semua orang akan bereaksi," jelasnya.

Meski demikian, pemiliki nomor punggung 8 tersebut, berusaha legowo dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI sebagai pelajaran ke depannya. Dan beliau meminta maaf alasannya adalah tindakannya sudah merugikan tim.

"Saya minta maaf alasannya di tiga kali pertandingan ini gak mampu menunjukkan donasi untuk tim," pungkasnya.


sumber : bola.net

Minggu, 16 November 2025

Kejutan !! Piala Aff U-16 2018 Timnas Siap Gemparkan Sidoarjo Tayang Di Indosiar

Kejutan !! Piala AFF U-16 2018 Timnas siap gemparkan sidoarjo tayang di indosiar

 Jakarta - Usai gelaran Piala AFF U-19, Indonesia kembali menggelar ajang bergengsi di kawasan Asian Tenggara. Gresik dan Sidoarjo akan menjadi saksi Timnas Indonesia U-16 berlaga di Piala AFF U-16 pada 29 Juli sampai 11 Agustus mendatang.

Pada Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup A. Garuda Asia, julukan tim asuhan Fakhri Husaini itu akan menghadapi Vietnam, Myanmar, Kamboja, Timor Leste, dan Filipina.

Garuda Asia akan menghadapi Filipina di tubruk perdana Grup A. Pertandingan ini bakal berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo, 29 Juli 2018.


Sejak Piala AFF U-16 digelar pada 2002, Indonesia belum pernah menjadi juara. Alasan ini menciptakan mental Timnas Indonesia U-16 sangat kuat untuk meraih kemenangan.

Aksi-agresi Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 bakal disiarkan secara live dan pribadi di Indosiar.

Jadwal Indonesia di Piala AFF U-16
29 Juli 2018

19.00 WIB: Indonesia Vs Filipina

31 Juli 2018

19.00 WIB: Myanmar Vs Indonesia

2 Agustus 2018

19.00 WIB: Vietnam Vs Indonesia

4 Agustus 2018

19.00 WIB: Indonesia Vs Timor Leste

6 Agustus 2018

19.00 WIB: Kamboja Vs Indonesia.

LIVE di Indosiar

2 dari 3 halaman
27 Pemain Timnas Indonesia U-16 untuk TC Sidoarjo
Kiper

1. Ernando Ari Sutaryadi – PPLP Jateng

2. Ahludz Dzikri Fikri – ASAD 313

3. Muhammad Risky Sudirman – SSB Villa 2000

4. Sabda Yoga Buana Putra – Diklat Ragunan

5. Jhuan Rico Geraeldo – Bina Taruna

Belakang

6. Mochamad Yudha Febrian – SSB Cibinong Raya

7. Muhammad Salman – Diklat Ragunan

8. Fadillah Nur Rahman – PPLP Sumatera Barat

9. Amiruddin Bagas Kaffa – Chelsea Soccer School

10. Muhammad Reza Fauzan – FC Patriot

11. Surya Nata – SSB Cibinong Raya

12. Kartika Vedhayanto – PPLP Jawa Tengah

13. Giovani Renaldi – Chelsea Soccer School

Tengah

14. David Maulana – PPLP Medan

15. Komang Teguh Trisnanda – Diklat Ragunan

16. Muhammad Talaohu – ASAD 313

17. Hamsa Lestaluhu – ASAD 313

18. Andre Oktaviansyah – SSB Pelita Jaya Soccer School

19. Brylian Aldama – SSB Gelora Putra Delta

20. Rendy Juliansyah – SSB ASIOP APAC INTI

Depan

21. Mochammad Supriadi – Diklat Ragunan

22. Muhammad Fajar Fathur Rahman – ASAD 313

23. Zidane Pramudya – SSB Candrabaga

24. Yadi Mulyadi – ASAD 313

25. Amanar Abdilah – PS Tira U17

26. Amiruddin Bagus Kahfi – Chelsea Soccer School

27. Sutan Diego Armando Ondriano Zico – Chelsea Soccer School


sumber : liputan6

Rabu, 12 November 2025

Mengejutkan !!! Indonesia Tundukkan Denmark 18 Gol Tanpa Balas Di Ajang Gothia Cup

Mengejutkan !!! Indonesia Tundukkan Denmark 18 Gol Tanpa Balas di Ajang Gothia Cup


Tim LKG SKF Indonesia sukses menang telak atas wakil Denmark, Skalborg SK, pada ajang Gothia Cup 2018 di Swedia, Senin (16/7/2018).

Di kompetisi ini, Indonesia yang diwakili oleh tim LKG SKF berada di Grup 4.

Adapun tiga lawan Uchida Sudirman dan kawan-kawan ialah Walddoffer SV (Jeman), Linkoping Kenty DFF (Swedia), dan Skalborg SK (Denmark).

Pada pertandingan pertama, LKG SKF bisa membantai Skalborg SK dengan 18 gol tanpa balas.

Muhammad Afif Fathoni menjadi pencetak gol terbanyak di berkelahi tersebut dengan 5 gol.

Sementara itu, rentetan gol lainnya dicetak oleh Rabbani Tasnim Siddiq (4), Fitra Rafiadin (2), Muhamad Reza Alfariz (2), Jordan Iksan Maulana (2), Rafi Hamdani, Cois Artomoro Raya, Rafli Rafa Zahid.


Kini, skuat asuhan Iskandar menjadi pemuncak klasemen Grup 4 dengan perolehan tiga poin.

Kemudian disusul oleh Walddoffer SV dan Linkoping Kenty DFF di posisi kedua dan ketiga.

Kedua tim yang disebut terakhir hanya bermain imbang tanpa gol di langgar pertama Gothia Cup 2018.

Di partai kedua, tim LKG SKF akan menghadapi Walddoffer SV pada 17 Juli 2018.

Nantinya, hanya ada dua tim yang akan lolos dari 48 Grup untuk ke fase berikutnya.



sumber : bolasport.com

Selasa, 11 November 2025

Kalahkan Persipura, Persib Sukses Jaga Dua Rekor Berharga

Kalahkan Persipura, Persib Sukses Jaga Dua Rekor Berharga
13 Mei 2018
Persib Bandung sukses mengalahkan Persipura Jayapura pada pekan kedelapan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (12/5/2018).
Ya, Persib Bandung sukses menggilas tamunya, Persipura Jayapura dengan dua gol tanpa balas.


Dua gol tim yang bernama Maung Bandung tersebut dicetak dua pemain asingnya ialah Ezechiel Ndouassel dan Jonathan Bauman.

Berkat kemenangan ini, Persib sukses mempertahankan rekor belum pernah kalah dari tim Mutiara Hitam di ajang Liga 1.

Boaz dkk bahkan belum mampu mencetak satu gol pun dari tiga tabrak melawan Persib di gelaran Liga 1.

Pada musim 2017, tepatnya putaran pertama, Persipura harus menerima kekalahan dengan skor tipis 0-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada 7 Mei 2017.

Kemudian pada putaran kedua, skuat Mutiara Hitam kembali kewalahan dalam mencetak gol ke gawang Atep Cs.

Hasil imbang 0-0 pada 28 Aguatus 2017 menjadi bukti keperkasaan lini pertahanan Persib terhadap Persipura.

Rekor clean sheet Persib atas Persipura pun masih terjaga hingga saat ini.

Rekor ini harus dipertahankan anak didik Mario Gomez ketika berlaga di sangkar Persipura.

Skuat Maung Bandung akan bermain di hadapan pendukung Persipura di Stadion Mandala, Jayapura pada 6 Oktober 2018.


sumber : bola sport.com

Sabtu, 08 November 2025

Diganjar Kartu Merah, Nurhidayat Tetap Dianggap Pahlawan !!

Diganjar Kartu Merah, Nurhidayat Tetap Dianggap Pahlawan !!

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menilai Nurhidayat Haji Haris tetap pahlawan meski diganjar kartu merah pada tubruk melawan Uni Emirat Arab di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (24/10). Nurhidayat dianggap telah berjuang maksimal untuk Timnas U-19 meski harus menerima kartu merah.

Nurhidayat harus diusir keluar oleh wasit pada menit ke-50 sehabis mendapat dua kartu kuning. Bermain dengan 10 pemain, Timnas U-19 berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir adu.



Indra Sjafri membela pemainnya meski harus menerima kartu merah pada berkelahi melawan UEA. Nurhidayat bahkan dianggap sebagai hero alasannya membela Timnas Indonesia.
halaman 2 dari 2
"Tidak ada satupun pemain saya yang salah. Mereka telah berjuang, apakah itu ada kesalahan yang terjadi nanti akan kita perbaiki. Evaluasi tetap akan kita lakukan," ujar Indra.

"Nurhidayat untuk aku pendekar. Kartu merah memperjuangkan Tim Nasional," kata Indra.

Kemenangan Timnas U-19 atas UEA membawa skuad berjuluk Garuda Nusantara melaju ke babak perempat final Piala Asia U-19 2018. Pada babak perempat selesai, Timnas U-19 akan menghadapi Jepang yang lolos sebagai juara Grup B.


sumber : bolalob