Jumat, 17 Februari 2023

Being 3-0 Up With Eight Minutes Left Means Nothing In The Championship


Aston Villa came from 3-0 down with eight minutes left to draw with Sheffield United as the Blades blew their chance to go top of the Championship table.

Billy Sharp had hit a classic goal-poacher's hat-trick to put the visitors in command and they looked set to leapfrog Norwich City and Leeds United to move top on goal difference.

But Tyrone Mings and Tammy Abraham scored twice in four minutes before substitute Andre Green headed an injury-time third.

Sharp won his personal duel with Abraham, the pair both having begun the night on 19 Championship goals. But that was scant consolation for the loss of two dropped points on a night when they had outplayed their hosts.

Captain Sharp ended it on 22, after scoring twice in nine minutes early in the second half to add to his 11th-minute opener - although both the first two had a whiff of controversy about them.

His opening goal was given by the all-seeing eye of technology, having only just crossed the line. And Villa also had cause to moan about his second, claiming that goalkeeper Lovre Kalinic had been fouled.

But there was no argument about his headed third - and that looked set to edge the Blades top before the rest of the weekend's fixtures.

However, on a ground that has now witnessed 67 goals in just 16 home Championship games this season, and seemingly no end of dramatic nights, Villa had a sensational sting in the tail.

Mings sparked the comeback when he marked his home debut by pulling the first one back on 82 minutes, before Abraham scored for the eighth successive home game, the second of two goals in four minutes.

And then, in the fourth minute of injury time, the Blades buckled under the pressure and Green latched on to John McGinn's floated right-wing cross to head home - by which time many of the Villa fans had already left the ground.

It has been some season for Aston Villa in front of their own fans, with goals and drama aplenty. Even before Friday's late mayhem, Villa Park has played host to several classic encounters in 2018-19...

11 August: W 3-2 v Wigan - Birkir Bjarnason's strike in the fourth minute of stoppage time grabs all three points after being 2-1 behind.

22 August: D 2-2 v Brentford - Jonathan Kodjia heads an equaliser in the fifth minute of stoppage time against current manager Smith's then Bees.

2 October: D 3-3 v Preston - Loanee Yannick Bolasie saves Villa's blushes after they threw away a 2-0 lead against the Championship's bottom club. But it was to prove a game too far for manager Steve Bruce, who had a cabbage thrown at him by a home supporter on the night and then lost his job several days later.

25 November: W 4-2 v Birmingham City - A Second City derby full of goals and action that saw Villa trail 1-0, then give away a 2-1 lead before Alan Hutton stole the show with a mazy run for the fourth goal.

28 November: D 5-5 v Nottingham Forest - Just three days later, the game that had it all. Abraham scored four goals, but still did not finish on the winning side as - having been 2-0 down inside six minutes - Villa then spurned a 5-4 lead.

23 December: L 2-3 v Leeds United - From 2-0 up after just 17 minutes to being beaten in stoppage time 3-2, as Kemar Roofe netted the winner five minutes into added on time.

Aston Villa head coach Dean Smith told BBC Sport:

"Sheffield United will feel they've thrown that away but it was reward for the character and fight we showed.

"As soon as Tyrone Mings got that first goal, you could sense the mood change in the stadium and the lift it gave us.

"We certainly gave them a head start but for the last 15 minutes of the first half and at the start of the second, we were the better side.

"But the game was then turned on its head by their second goal. Billy Sharp was offside and then he's kicked it out of our keeper's hands and with his studs up too."

Sheffield United manager Chris Wilder told BBC Sport:

"I never felt that was coming. I thought we looked really comfortable and the more likely side to score again.

"But this game is historically mad. Villa only turned up for the last eight minutes or so. And it was down to our individual errors that they got something.

"Dean (Henderson) made an error for the first goal and you could see them get a spring in their step.

"I look at the bigger picture and the way my team dominated his team. All the best players on that pitch were wearing yellow."


source : bbc.com

Jumat, 10 Februari 2023

Arti Gelar Juara Barcelona Jikalau Madrid Kalah Di Final Liga Champions

Arti Gelar Juara Barcelona Jika Madrid Kalah di Final Liga Champions
Jum'at 11 Mei 2018

Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic menyebut bahwa gelar juara timnya trend ini tidak akan terasa berbeda meskipun jikalau rival awet mereka, Real Madrid gagal menjuarai Liga Champions ekspresi dominan ini. Sebagaimana diketahui, Madrid akan bertanding melawan Liverpool di partai tamat di Kiev, 27 Mei mendatang.

Menukil marca, Rakitic terang-terangan menyampaikan bahwa dua gelar juara Barca isu terkini ini (La Liga dan Copa del Rey) sangat sulit diraih. Dan kesannya entah Madrid juara/tidak, nilai gelar juara tersebut tidak akan berkurang.

"Double ini tidak akan berarti lebih baik jikalau Real Madrid kalah di akhir Liga Champions. Nilainya tidak akan bertambah atau berkurang," tegas Rakitic.

Bahkan Rakitic menegaskan bahwa menjuarai La Liga jauh lebih sulit daripada Liga Champions, dan akibatnya ia menilai Barca sudah melakukan pekerjaan yang lebih baik daripada Madrid.

"Sangat sulit memenangkan dua gelar, alasannya adalah berkompetisi di La Liga jauh lebih berat daripada di Eropa (Liga Champions)."

Madrid sendiri memang kesulitan berprestasi di La Liga dalam beberapa tahun terakhir. Setelah berhasil menjadi juara demam isu lalu, musim ini justru Madrid terpuruk di peringkat ketiga klasemen.


sumber : bola.net

Sabtu, 04 Februari 2023

Kalah Dari Persebaya, Rahmad Darmawan Tanya Ke Wasit: Apa Kamu Tidak Kapok?


Kalah dari Persebaya, Rahmad Darmawan Tanya ke Wasit: Apa Kamu Tidak Kapok?

Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya itu menciptakan Tira-Persikabo tersingkir dari Piala Presiden 2019.

Pertandingan Persebaya Surabaya vs Tira-Persikabo sebetulnya berjalan normal pada babak pertama sampai pertengahan babak kedua.

Namun berkelahi memanas pada menit-menit final pertandingan saat proses gol kedua dari Persebaya yang lahir melalui titik putih.

Setelah terjadinya gol ketiga untuk Persebaya, kemudian ada dua kartu merah diberikan wasit kepada pemain Tira-Persikabo yaitu untuk Rifad Marasabessy dan Manahati Lestusen.

Usai tubruk, Pelatih Tira-Persikabo, Rahmad Darmawan, buka bunyi terkait kinerja wasit.

"Mungkin sampai dengan penalti tidak ada emosi, anda lihat sendiri, pertandingan berjalan lancar dan baik," ujar Rahmad Darmawan saat jumpa pers sehabis langgar.

"Tetapi bagaimana terjadi proses gol kedua tadi, mungkin kita semua bisa lihat terjadi pelanggaran dan benar-benar pelanggaran, tetapi wasit mendiamkan pelanggaran itu dan sementara dia membiarkan bola ke arah gawang kita tanpa menghentikan pertandingan," tuturnya menambahkan.

Rahmad Darmawan menjelaskan ternyata dirinya mempunyai sejarah jelek dengan wasit tersebut.

"Saya rasa, saya kenal persis dengan wasit ini, karena saya juga pernah punya sejarah dengan ia, di Malang waktu Pelita lawan Arema."

"Saya ingat sekali. Wasit ini persis sama. Wasit asal Semarang namanya Kristanto," ucapnya.

Mantan pelatih Sriwijaya FC itu juga terlihat berlari ke arah wasit saat sabung selesai.

Dirinya mengaku tidak merasa murka, namun hanya bertanya mengapa wasit tidak kapok.

"Saya tadi waktu lari saya tidak murka, saya cuma tanya kenapa sih kau tidak kapok melakukan hal itu. Saya cuma mau dengar balasan dia mirip apa," kata Rahmad.



sumber : uc.bolasport.com

Minggu, 22 Januari 2023

Dani Carvajal, Menyampaikan Timnya Tak Perlu Meratapi Karena Gagal Mendapatkan Neymar Dan Paul Pogba

Madrid - Bek Real Madrid, Dani Carvajal, menyampaikan bahawa timnya tak perlu meratapi karna gagal menerima Neymar dan Paul Pogba. Menurutnya, Madrid masih mempunyai sederet pemain yang berkualitas.

 mengatakan bahawa timnya tak perlu menyesali karna gagal mendapatkan Neymar dan Paul Pogb Dani Carvajal, Mengatakan Timnya Tak Perlu Menyesali karena Gagal Mendapatkan Neymar Dan Paul Pogba

Los Blancos serius untuk memboyong Neymar dan Pogba pada bursa transfer animo panas tahun ini. Madrid pun ikut bersaing ketat dengan Barcelona untuk usaha untuk mendapatkan Neymar, sedangkan untuk memboyong Pogba mereka harus berebut dengan Juventus.

Akan tetapi, sampai bursa transfer demam isu panas 2019 liga-liga Eropa ditutup pada 2 September 2019, Los Blancos belum bisa menyelesaiakan transfer kedua pemain tersebut.

Karena bandrol yang terlalu mahal menjadi penghalang Real Madrid untuk menerima tanda tangan Neymar dan Paul Pogba. Paris Saint-Germain membeli Neymar dengan harga 200 juta euro (Rp3,2 triliun).

Di sisi lain, Manchester United baru akan melepas Pogba ke klub lain kalau nilai transfer yang diminta mampu mencapai 150 juta poundsterling atau setara dengan (Rp 2,6 triliun).

"Anda akan melihat bahwa suatu hari Neymar pergi ke Barca, dan hari lain ia akan ikut dengan kami, dan juga dihari lain ia bertahan di PSG," kata Carvajal, mengutip dari Sportskeeda, Rabu (4/9/2019).

"Kami bertanya kepada pemain Brasi ltersebut (soal Neymar) dan mereka mengatakan kepada kami jika beliau tidak tahu, aku merasa jika ragu transfernya akan terwujud," lanjutnya.

" Banyak informasi yang muncul bahawa Pogba akan akan hengkang. Penutupan tenggat transfer berbeda di sejumlah negara dan pada karenanya ia belum tiba. Kami adalah kami, dan Real Madrid tidak mampu memikirkan seseorang yang tidak bersama kami," tegas Dani Carvajal.

Real Madrid menjadi klub yang paling boros pada bursa transfer demam isu panas tahun ini. Manajemen Madrid menghabiskan dana sampai 274,95 juta poundsterling atau setara dengan (Rp 4,7 triliun) untuk mendatangkan enam pemain anyar, salah satu di antaranya adalah Eden Hazard dari Chelsea.

 mengatakan bahawa timnya tak perlu menyesali karna gagal mendapatkan Neymar dan Paul Pogb Dani Carvajal, Mengatakan Timnya Tak Perlu Menyesali karena Gagal Mendapatkan Neymar Dan Paul Pogba

Meski Madrid telah mengeluarkan dana yang tak sedikit, performa El Real pada awal musim ini masih juga tak nampak menyakinkan. Dari tiga pertandingan yang sudah dijalani di La Liga, Los Blancos hanya bisa meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang. 

Hasil tersebut membuat Real Madrid kini berada di peringkat lima klasemen sementara La Liga denga scor lima. Mereka terpaut empat poin dari Atletico Madrid yang menduduki posisi teratas. 

Sumber: Sportskeeda

Kamis, 19 Januari 2023

Messi Yang Kini Lebih Baik Dari Dirinya Saat Menang Ballon D'or

Messi yang Sekarang Lebih Baik Dari Dirinya Saat Menang Ballon D'Or
12 Mei 2018

Dua demam isu terakhir Lionel Messi hanya mampu melihat rivalnya, Cristiano Ronaldo, meraih penghargaan Ballon d'Or. Namun bagi bek West Ham, Pablo Zabaleta, Messi yang kini jauh lebih baik ketimbang ketika memenangkan penghargaan bergengsi itu.

Messi, yang dikala ini masih bermain untuk Barcelona, terakhir kali memenangkan gelar Ballon d'Or pada tahun 2015 yang kemudian. Pada waktu itu, pemain asal Argentina tersebut sukses membawa timnya memenangkan treble.

Namun semenjak dominasi Madrid di Eropa, Messi tak lagi pernah menerima gelar individual tersebut. Sedangkan rivalnya, Cristiano Ronaldo, dalam dua trend terakhir menjadi pemenangnya.

Pemain asal Portugal tersebut juga berpeluang untuk meraih penghargaan itu lagi di simpulan tahun ini, dengan masuknya Madrid di babak akhir Liga Champions. Meskipun begitu, tanpa gelar Ballon d'Or sekalipun, Zabaleta meyakini Messi sekarang jauh lebih baik dari sebelumnya.

"Messi yang kini jauh lebih baik ketimbang dikala ia memenangkan lima penghargaan Ballon d'Or," ujar Zabaleta kepada DeporTV.

"Dia yaitu pemain yang unik. Tipikal pemain yang mungkin tidak akan kami lihat lagi. Melihatnya berkembang yaitu sesuatu yang sulit untuk dipercaya," pungkas pria asal Argentina tersebut.

Seperti yang diketahui, semenjak dirinya menampakkan diri di tim senior Barcelona, Messi telah menjadi pemenang Ballon d'Or sebanyak lima kali. Bahkan dia sempat mendominasi gelar tersebut selama empat isu terkini berturut-turut, terhitung dari tahun 2009.(goal/yom)


sumber : bola.net

Real Madrid Menang 2-0 Atas Osasuna Berkat Gol Cantik Rodrygo Goes Dan Vinicius Anabawang

Real madrid Rodrygo Goes mencetak 1 gol cantik ketika timnya menang 2-0 atas Osasuna dalam sabung  pertandingan pekan keenam La Liga di Santiago Bernabeu, Rabu (26/9/2019).

 atas Osasuna dalam laga  pertandingan pekan keenam La Liga di Santiago Bernabeu Real Madrid Menang 2-0 Atas Osasuna Berkat Gol Cantik Rodrygo Goes dan  Vinicius Junior

Mengawali sabung ini, Rodrygo tampil dari dingklik cadangan. Dia gres masuk ke lapangan untuk menggantikan Vinicius Junior pada menit ke-71. Sebelumnya, Vinicius telah membobol gawang Osasuna pada menit ke-36.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, meminta anak asuhnya untuk tetap mempertahankan tren faktual tersebut. Dia sangat gembira dikala melihat pasukannya sudah mulai bangkit.

Real Madrid mengawali La Liga ekspresi dominan ini dengan tampak sangat kurang meyakinkan. Dari empat pertandingan perdana di liga, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dan  dua hasil imbang, dan sekali kalah. Namun perlahan-lahan , anak asuhan Zidane mampu bangkit.

 Los Blancos berhasil menyapu bersih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir di La Liga. Setelah Real Madrid mengalahkan Levante dengan skor 3-2 dan menang 1-0 atas Sevilla, Real Madrid berhasil membungkam Osasuna dengan scor dua gol tanpa adal balas dari Osasuna pada langgar pekan keenam La Liga di Santiago Bernabeu, Rabu (25/9/2019).

Sepasang gol kemenangan untuk Real madrid disarangkan oleh Vinicius Junior pada menit ke-36 dan Rodrygo menit ke-72. Tak butuh waktu yang usang bagi Rodrygo Goes untuk bisa mencatatkan namanya di papan skor. Hanya berselang 93 detik sesudah ia masuk ke lapangan, Rodrygo pun berhasil mencetak satu gol dengan tendangan kaki kanan nya. 

 atas Osasuna dalam laga  pertandingan pekan keenam La Liga di Santiago Bernabeu Real Madrid Menang 2-0 Atas Osasuna Berkat Gol Cantik Rodrygo Goes dan  Vinicius Junior

Berkat hasil kemenangan tersebut, Real Madrid yang sebelumnya berada di peringkat ketiga, pribadi melesat naik ke puncak klasemen sementara La Liga dengan nilai 14. Mereka unggul satu angka atas Atletico Madrid yang menghuni posisi kedua.

Dengan catatan waktu tersebut menciptakan Rodrygo hampir bisa menyamai gol debut Crsitiano Ronaldo dikala masih berseragam Real Madrid .Ronaldo hanya membutuhkan waktu 62 detik untuk bisa memjebol  gawang Alaves pada 2002 silam.

Meskipun begitu, Rodrygo tak ingin bila beliau dibanding-bandingkan dengan sang legenda Timnas Brasil tersebut. Rodrygo menilai bahawa dirinya masih belum sebanding dengan Ronaldo.

"Saya tidak ingin ada perbandingan anara aku dengan Ronaldo (Nazario), sebab ia salah satu bintang pemain yang terbaik sepanjang abad dan salah satu yang terbaik di negara aku," kata Rodrygo melansir dari laman resmi klub.

"Soal gol, aku mengendalikannya dengan baik dan tahu bahwa semenjak ketika itu aku akan berhasil. Saya harus selalu bisa menawarkan bahwa saya mampu bermain di Real madrid," tegasnya.

Rodrygo Goes juga mengaku bahawa ia sangat bahagia kerana mampu marasakan tangan masbodoh Zinedine Zidane di Real Madrid. Pemain yang bernomor punggung 27 tersebut sempat dikabarkan beliau bakal dilepas ke Real Madrid Castilla.

“Saya merasa sangat bahagia. Zidane memperlihatkan aku ketenangan dan doktrin diri. Saya pikir alasannya itu semua bisa membuat semua berjalan dengan baik," ucap Rodrygo.

"Tidak ada kata-kata yang dapat saya sampaikan, ini adalah suatu momen yang selalu saya impi-impikan semenjak saya mulai bergabung dengan Real Madrid. Masuk ke dalam lapangan di Santiago Bernabeu dengan fans yang menyerukan nama saya. Saya merasa sangat senang," imbuhnya.

Sumber: Real Madrid

Selasa, 17 Januari 2023

Ini Kelebihan Salah Berdasarkan Klopp

Ini Kelebihan Salah Menurut Klopp
12 Mei 2018

Manajer Liverpool Jurgen Klopp menjelaskan Mohamed Salah tak hanya brilian secara fisik namun beliau juga punya mental yang tangguh.
Salah mengejutkan banyak orang pada ekspresi dominan ini dengan penampilannya yang sangat menawan. Padahal di awal musim ia diragukan mampu bersinar bersama Liverpool.


Ia berubah menjadi jadi predator yang ditakuti oleh tim-tim lawan. Sekarang ia mengoleksi 43 gol di semua ajang kompetisi, 31 di antaranya di pentas Premier League dan dia berpeluang jadi top skor ekspresi dominan ini mengalahkan Harry Kane.

Kehebatannya itu membuatnya diganjar banyak penghargaan individu. Ia juga mampu mendapat ganjaran yang tak terbayangkan kalau bisa mengalahkan Real Madrid di tamat Liga Champions mendatang.

Klopp lantas membeberkan apa saja kelebihan eks pemain AS Roma itu. Menurutnya, selain faktor fisik Salah juga punya mentalitas tanding yang jempolan.

"Apa kekuatannya? Ia cepat, besar lengan berkuasa, gigih dan, demam isu ini, kejam di depan gawang," ujarnya sperti dilansir situs resmi Liverpool.

"Kecepatan dan kemampuannya pada bola itulah yang membantunya membuat banyak peluang. Itu benar-benar hal yang ajaib, untuk semua gol yang beliau cetak, dia benar-benar dapat mengoleksi lebih banyak gol lagi sebab ia terlibat dalam banyak situasi," tutur Klopp.

"Ia sangat berpengaruh secara mental, beliau terus berjalan. Kehilangan sebuah peluang, tidak duduk perkara, ambil yang berikutnya. Untuk tampil di level yang beliau miliki untuk kami dan Mesir berarti ia memiliki lebih banyak kekuatan daripada kelemahan. Tapi aku sukabahwa  ia tahu masih ada ruang untuk perbaikan dalam permainannya," tandasnya. (lfc/dim)


sumber : bola.net

Apa Hukum Musik Sholawat Seperti Nissa Sabyan? Balasan Ustadz Somad Sungguh Mengejutkan !!

Apa Hukum Musik Sholawat Seperti Nissa Sabyan? Jawaban Ustadz Somad Sungguh Mengejutkan !!


Sebagaimana yang kita ketahui, Nissa Sabyan sedang naik daun berkat musik religinya. Begitu banyak penggemar yang menyukai suara yang dibawa Nissa maupun musik yang mengiringinya. Awalnya, Nissa populer melalui youtube melalui cover sholawatnya. Kini, beliau telah menjadi artis yang sering diundang di aneka macam program televisi. Selain itu, Nissa juga sering diundang untuk mengisi acara di luar negeri, mirip yang dilansir di tribunnews.com (11/07/18).

Seiring dengan tenarnya Nissa, ramai pula pembahasan mengenai aturan musik sholawat mirip yang dibawakan oleh Nissa dan Sabyan Gambus. Ada yang tahu aturan musik sholawat?


Ustadz Somad memperlihatkan jawaban yang mengejutkan. Beliau mengatakan bahwa terdapat banyak hadits yang menjelaskan tentang musik. Ia pun menyimpulkan, “musik itu sama dengan cakap atau ucapan, jika musik itu baik maka baik, jika musik itu tak baik maka tidak baik,” seperti yang dilansir di tribunnews.com (11/07/18).

Dari pernyataan Ustadz Somad, kita bisa memetik pelajaran bahwa musik sholawat seperti dibawakan oleh Nissa dan Sabyan Gambus boleh dilakukan. Mengapa demikian? Karena Nissa dan kawan-kawannya menebarkan kebaikan melalui lantunan sholawat merdu. Bukan begitu?






sumber : ucnews.com

Jumat, 13 Januari 2023

Zidane: La Liga Paling Sulit, Liga Champions Terbaik!

Zidane: La Liga Paling Sulit, Liga Champions Terbaik!
12 Mei 2018

 Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengakui jika La Liga adalah kompetisi yang sulit untuk dimenangkan. Tapi, baginya kompetisi yang terbaik yaitu di ajang Liga Champions, bukan di La Liga.
Madrid gagal mempertahankan gelar La Liga yang mereka raih demam isu kemudian. Bahkan, El Real sekarang hanya berada di posisi ketiga klasemen. Tapi, Madrid sukses di Liga Champions dan menatap tabrak selesai melawan Liverpool.

Jika menjadi juara, maka Madrid akan memecahkan rekor sebagai juara bertahan tiga demam isu beruntun.

"Ya, di hari yang sudah kemudian aku memang bilang bila La Liga adalah kompetisi yang paling sulit dimenangkan. Tapi, pada balasannya Liga Champions adalah yang terbaik," ucap Zidane dikutip dari Marca.

Dengan hasil buruk di La Liga, dan juga di Copa del Rey, maka tidak ada pilihan lain bagi Madrid selain menjadi juara di Liga Champions. Zidane tentu saja sadar dengan situasi ini dan bertekad untuk bisa menang di Liga Champions.

"Kami akan bermain di akhir Liga Champions dan kami tentu saja ingin mempertahankan gelar. Liga Champions yakni kompetisi yang ingin dimenangkan oleh setiap orang," tandas instruktur yang berasal dari Prancis tersebut. (mar/asa)


sumber : bola.net

Senin, 02 Januari 2023

Geger !! Timnas U-15 Juara Piala Dunia Usai Bungkam Raksasa Amerika!

Geger ! Timnas U-15 Juara Piala Dunia Usai Bungkam Raksasa Amerika!

Tinggal menghitung hari piala asia U-16 akan segera bergulir, Tim nasional U-16 Indonesia sudah sangat siap untuk bertempur dengan tim terbaik di asia, pertandingan tersebut akan digelar di malaysia sebagai tuan rumah piala asia 2018. Dilansir Bolasport.com (15/09/18).


dilansir Kompas.com Sebelum kita melihat timnas U-16 berjuang di malaysia, kita flashback dahulu ke adik timnas U-16 Yaitu Timnas U-15 yang terlebih dahulu membawa harum nama indonsia dimata dunia.



Timnas Indonesia U15 berhasil menjuarai Gothia Cup 2018 atau sering disebut sebagai Piala Dunia anak-umur 15 tahun ini. Dalam partai selesai Anak-Anak muda Indonesi ini berhasil bungkam raksasa amerika, Meksiko dengan skor 2-1. Pada bulan kemarin.

Ini menjadi suatu iktikad diri tersendiri bagi timnas U-16 yang akan berlaga di piala asia, Dan bersiap Memenuhi sasaran lolos Semi final dan lolos ke piala dunia.



sumber : ucnews.com