Bellamy Menyokong Liverpool Mengalahkan Madrid dalam Final Liga Juara
6 Mei 2018
Craig Bellamy menunjukkan sokongan kepada bekas pemain Liverpoolnya untuk mengalahkan Real Madrid dalam simpulan Liga Juara-Juara pada simpulan bulan ini.
Pasukan Jurgen Klopp berjaya memecahkan akhir selepas menewaskan wakil Itali AS Roma. Mereka memenangi skor 7-6 agregat pada separuh simpulan.
The Reds akan menghadapi Real Madrid di Kiev. Juara bertahan berjaya melangkah ke pesta teratas sesudah memenangi pertarungan menentang Bayern Munich.
Bellamy sendiri telah menjadi sebahagian daripada pasukan Liverpool Rafael Benitez 1-2 dari AC Milan pada final 2007. Dia menyokong Reds mengangkat trofi Liga Juara-Juara pertama sejak 2005.
"Liverpool akan memiliki iman untuk menewaskan Real Madrid. Kebimbangan aku yaitu pengalaman Madrid, "kata Bellamy kepada Sky Sports.
"Saya suka Liverpool, saya sangat menyukainya. Saya tidak suka bertaruh, tetapi kalau saya terpaksa, aku akan mempertaruhkan wang saya untuk Liverpool. "
Liverpool tidak pernah memenangi gelaran Liga Perdana tetapi akhir pada tahun 2002, 2009 dan 2014. (tsr / ada)
sumber: bola.net
Jumat, 21 April 2023
Minggu, 09 April 2023
Si Merah Memang Suka Menyusahkan Diri Sendiri
The Red Is Like Trouble Yourself
7 Mei 2018
Musim kemudian, Liverpool niscaya pastikan untuk menghabiskan empat terakhir pada ahad lalu. Perkara yang sama berlaku sekali lagi isu terkini ini untuk Red.
Liverpool bergotong-royong berada di puncak pertandingan dalam empat perlawanan teratas dengan Tottenham Hotspur dan Chelsea. Walau bagaimanapun, kesibukan dalam Liga Juara-Juara untuk menciptakan fokus Reds berpecah semoga prestasi dalam Liga Perdana terganggu.
Chelsea, yang telah berpaling, karenanya menyaksikan empat kemenangan berturut-turut termasuk mengalahkan Liverpool 1-0 di Stamford Bridge, Ahad (6/5/2018) malam tadi. Sementara itu, Liverpool sebelum kekalahan Chelsea, gagal menang dalam dua perlawanan terakhir selepas diimbangi oleh West Brom dan Stoke.
Akibatnya, Liverpool duduk di posisi ketiga dengan 72 mata daripada 37 perlawanan, hanya tiga mata di depan Chelsea dalam kedudukan kelima yang meninggalkan dua lagi perlawanan. Sebenarnya Liverpool hanya memerlukan satu titik dari permainan kaunter Chelsea untuk mengunci empat kedudukan teratas.
Sekiranya Chelsea berjaya menewaskan Huddersfield Town pertengahan minggu, mereka akan menyamakan kedudukan Liverpool walaupun masih jauh di belakang dari segi perbezaan gol, iaitu +27 berbanding +42.
Belum lagi ancaman Tottenham Hotspur yang sekarang hanya disputih satu mata di kedudukan keempat dan masih memiliki dua pertandingan lagi. Kemudian perlawanan counter Brighton Holve & Albion di Anfield minggu depan mesti dimenangi oleh Liverpool.
Ia mengulangi perjalanan ekspresi dominan kemudian ke empat teratas kerana mereka juga menyelam permainan penentuan pada minggu lalu. Anak latih Juergen Klopp itu kesannya lolos ke Liga Juara-Juara selepas menang 3-0 ke atas Middlesbrough dan memaksa pesaingnya Arsenal finis kelima meski juga meraih kemenangan.
"Chelsea perlu menang, kan? Kami akan bermain di rumah pada ahad kemudian, Chelsea bermain di Newcastle, jadi ini bukan permainan kesenangan," kata Klopp di Soccernet.
"Saya ingin bangkit di pagi hari dengan selesa, kami menang 3-0, pulang, menikmati matahari, dan tak usah memikirkan tabrak kontra Brighton, dan mempersiapkan diri untuk final. Apakah saya fikir itu akan terjadi? Tidak pasti juga sih. Itulah situasinya, "katanya.
"Melihat fakta semasa, mudah-mudahan semua pemain mampu melalui perjuangan ini dengan menunjukkan watak cemerlang mereka."
"Saya melihat tabrak Brighton menghadapi United dan tampaknya tidak akan jadi tubruk yang gampang, mereka sangat bagus malam itu. Inilah bola sepak, anda harus tampil sangat manis bila ingin menerima jaminan."
"Para pemain memperlihatkan kepada aku bahawa mereka sangat bersedia untuk terus bertarung. Situasinya sangat sengit untuk para pemain dan aku sangat bangga serta besar hati dengan cara mereka menghadapinya," tutup Klopp.
sumber: detik.com
7 Mei 2018
Musim kemudian, Liverpool niscaya pastikan untuk menghabiskan empat terakhir pada ahad lalu. Perkara yang sama berlaku sekali lagi isu terkini ini untuk Red.
Liverpool bergotong-royong berada di puncak pertandingan dalam empat perlawanan teratas dengan Tottenham Hotspur dan Chelsea. Walau bagaimanapun, kesibukan dalam Liga Juara-Juara untuk menciptakan fokus Reds berpecah semoga prestasi dalam Liga Perdana terganggu.
Chelsea, yang telah berpaling, karenanya menyaksikan empat kemenangan berturut-turut termasuk mengalahkan Liverpool 1-0 di Stamford Bridge, Ahad (6/5/2018) malam tadi. Sementara itu, Liverpool sebelum kekalahan Chelsea, gagal menang dalam dua perlawanan terakhir selepas diimbangi oleh West Brom dan Stoke.
Akibatnya, Liverpool duduk di posisi ketiga dengan 72 mata daripada 37 perlawanan, hanya tiga mata di depan Chelsea dalam kedudukan kelima yang meninggalkan dua lagi perlawanan. Sebenarnya Liverpool hanya memerlukan satu titik dari permainan kaunter Chelsea untuk mengunci empat kedudukan teratas.
Sekiranya Chelsea berjaya menewaskan Huddersfield Town pertengahan minggu, mereka akan menyamakan kedudukan Liverpool walaupun masih jauh di belakang dari segi perbezaan gol, iaitu +27 berbanding +42.
Belum lagi ancaman Tottenham Hotspur yang sekarang hanya disputih satu mata di kedudukan keempat dan masih memiliki dua pertandingan lagi. Kemudian perlawanan counter Brighton Holve & Albion di Anfield minggu depan mesti dimenangi oleh Liverpool.
Ia mengulangi perjalanan ekspresi dominan kemudian ke empat teratas kerana mereka juga menyelam permainan penentuan pada minggu lalu. Anak latih Juergen Klopp itu kesannya lolos ke Liga Juara-Juara selepas menang 3-0 ke atas Middlesbrough dan memaksa pesaingnya Arsenal finis kelima meski juga meraih kemenangan.
"Chelsea perlu menang, kan? Kami akan bermain di rumah pada ahad kemudian, Chelsea bermain di Newcastle, jadi ini bukan permainan kesenangan," kata Klopp di Soccernet.
"Saya ingin bangkit di pagi hari dengan selesa, kami menang 3-0, pulang, menikmati matahari, dan tak usah memikirkan tabrak kontra Brighton, dan mempersiapkan diri untuk final. Apakah saya fikir itu akan terjadi? Tidak pasti juga sih. Itulah situasinya, "katanya.
"Melihat fakta semasa, mudah-mudahan semua pemain mampu melalui perjuangan ini dengan menunjukkan watak cemerlang mereka."
"Saya melihat tabrak Brighton menghadapi United dan tampaknya tidak akan jadi tubruk yang gampang, mereka sangat bagus malam itu. Inilah bola sepak, anda harus tampil sangat manis bila ingin menerima jaminan."
"Para pemain memperlihatkan kepada aku bahawa mereka sangat bersedia untuk terus bertarung. Situasinya sangat sengit untuk para pemain dan aku sangat bangga serta besar hati dengan cara mereka menghadapinya," tutup Klopp.
sumber: detik.com
Rabu, 05 April 2023
Didesak Mundur, Edy Rahmayadi: Nama Indonesia Bisa Jadi Buruk
Didesak Mundur, Edy Rahmayadi: Nama Indonesia Bisa Jadi Jelek
Desakan supaya Edy Rahmayadi mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI semakin besar dengan adanya tagar #EdyOut selama sepekan terakhir. Kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018 menjadi salah satu penyebabnya.
Sebelumnya bentuk kekecewaan suporter ditunjukkan dengan gerakan #KosongkanGBK. Timnas Indonesia melakoni dua pertandingan kandang penyisihan Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, melawan Timor Leste dan Filipina dengan jumlah penonton minimalis, tak hingga 20 ribu orang.
Penggila sepak bola nasional kecewa dengan keputusan PSSI tetap memutar kompetisi Liga 1 2018, sekalipun Timnas Indonesia sedang berlaga di Piala AFF 2018. Edy Rahmayadi sebagai nakhoda federasi dianggap tak lagi fokus mengurusi sepak bola karena dia sekarang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatra Utara.
Namun, dihantam kanan kiri, Edy yang mantan Pangkostrad, menolak buat mundur dari PSSI. Dalam sesi wawancara yang ditayangkan live di stasiun televisi TV One pada Senin (26/11/2018), Edy merespons tagar #EdyOut.
"Saya terima itu semua. Itu kekecewaan masyarakat Indonesia. Tapi bukan begitu prosesnya, untuk Edy Out (keluar dari PSSI). PSSI itu di bawah FIFA, kami diatur dalam statutanya. Apabila saya berhalangan, secara tetap saya melaksanakan kecurangan bersifat aturan setuju, kalau dua pertiga kekuatan voter mengajukan ke FIFA meminta saya mundur gres mampu terjadi. FIFA akan turun datang. Dan selanjutnya berjalan proses," ujarnya.
"Tapi itu bisa jadi preseden jelek bagi Indonesia. Bukan aku bermaksud mempertahankan jabatan ini, aku juga harus menjaga nama bangsa ini. Bangsa kita, Indonesia tak boleh dikecilkan, tak boleh dijelekkan," kata Edy Rahmayadi.
Langkah PSSI memutar kompetisi di ketika bersamaan Piala AFF 2018 disebut Edy tak menyalahi aturan main.
"Semua negara melaksanakan itu, seleksi dan training dilakukan di Liga. Kita jalan, pada dikala menghadapi event-event tertentu dilakukan talent scouting di pentas kompetisi yang berjalan," ujar Edy Rahmayadi.
Sumber: bola.com
Desakan supaya Edy Rahmayadi mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI semakin besar dengan adanya tagar #EdyOut selama sepekan terakhir. Kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018 menjadi salah satu penyebabnya.
Sebelumnya bentuk kekecewaan suporter ditunjukkan dengan gerakan #KosongkanGBK. Timnas Indonesia melakoni dua pertandingan kandang penyisihan Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, melawan Timor Leste dan Filipina dengan jumlah penonton minimalis, tak hingga 20 ribu orang.
Penggila sepak bola nasional kecewa dengan keputusan PSSI tetap memutar kompetisi Liga 1 2018, sekalipun Timnas Indonesia sedang berlaga di Piala AFF 2018. Edy Rahmayadi sebagai nakhoda federasi dianggap tak lagi fokus mengurusi sepak bola karena dia sekarang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatra Utara.
Namun, dihantam kanan kiri, Edy yang mantan Pangkostrad, menolak buat mundur dari PSSI. Dalam sesi wawancara yang ditayangkan live di stasiun televisi TV One pada Senin (26/11/2018), Edy merespons tagar #EdyOut.
"Saya terima itu semua. Itu kekecewaan masyarakat Indonesia. Tapi bukan begitu prosesnya, untuk Edy Out (keluar dari PSSI). PSSI itu di bawah FIFA, kami diatur dalam statutanya. Apabila saya berhalangan, secara tetap saya melaksanakan kecurangan bersifat aturan setuju, kalau dua pertiga kekuatan voter mengajukan ke FIFA meminta saya mundur gres mampu terjadi. FIFA akan turun datang. Dan selanjutnya berjalan proses," ujarnya.
"Tapi itu bisa jadi preseden jelek bagi Indonesia. Bukan aku bermaksud mempertahankan jabatan ini, aku juga harus menjaga nama bangsa ini. Bangsa kita, Indonesia tak boleh dikecilkan, tak boleh dijelekkan," kata Edy Rahmayadi.
Langkah PSSI memutar kompetisi di ketika bersamaan Piala AFF 2018 disebut Edy tak menyalahi aturan main.
"Semua negara melaksanakan itu, seleksi dan training dilakukan di Liga. Kita jalan, pada dikala menghadapi event-event tertentu dilakukan talent scouting di pentas kompetisi yang berjalan," ujar Edy Rahmayadi.
Sumber: bola.com
Jumat, 24 Maret 2023
Acara Timnas U-23 Di Babak Kualifikasi Piala Asia U-23
Jadwal Timnas U-23 di Babak Kualifikasi Piala Asia U-23
TEMPO.CO, Jakarta - Timnas U-23 akan berlaga di babak kualifikasi Piala AFC atau Piala Asia U-23. Tim asuhan Indra Sjafri itu akan berjuang merebut satu dari 16 tiket ke putaran final yang akan berlangsung di Thailand tahun depan.
Timnas U-23 akan berlaga di Grup K yang juga dihuni tuan rumah Vietnam, serta Thailand dan Brunei. Babak grup akan berlangsung mulai 22 Maret hingga 26 Maret.
Nantinya 11 juara grup akan meraih tiket ke putaran tamat, bersama empat runner-up terbaik. Tapi, jika Thailand masuk jadi juara grup atau runner-up terbaik, maka tiket untuk runner-up terbaik menjadi lima.
Berikut acara Timnas U-23 dalam kualifikasi Grup K Piala Asia U-23 (My Dình National Stadium, Hanoi):
22 Maret 2019:
17.00 Thailand vs Indonesia
20.00 Vietnam vs Brunei
24 Maret 2019
17.00 Brunei vs Thailand
20.00 Indonesia vs Vietnam.
26 Maret 2019
17.00 Indonesia vs Brunei
20.00 Vietnam vs Thailand.
sumber : sport.tempo.co
Selasa, 21 Maret 2023
Kunjungi Kota Medan, Del Piero Puji Gairah Sepak Bola Indonesia
KOMPAS.com - Legenda sepak bola Italia dan Juventus, Alessandro Del Piero, telah datang di Kota Medan, Kamis (17/5/2018). Kedatangan Del Piero ke Medan untuk mengikuti sejumlah jadwal, mulai dari meet and greet, talent scout menuju Belgia, dan mengikuti inspiring night. Del Piero akan berpartisipasi selama dua hari di Kota Medan.
"Saya berterima kasih kepada Saudara Sihar Sitorus (Presiden klub Pro Duta FC) yang telah mengundang aku ke Medan. Ini merupakan kunjungan kali kedua ke Indonesia," kata Del Piero kepada wartawan dikala konferensi pers di Medan, Kamis (17/5/2018)."Selama dua hari, aku di Medan, aku akan banyak mencar ilmu tentang Kota Medan dan memantau talenta pemain bola muda di Medan," ungkapnya.
Dia menilai, Indonesia punya potensi besar dan pinjaman suporter yang luar biasa. "Saya pernah merasakannya ketika tiba ke Jakarta beberapa waktu kemudian. Saya yakin Indonesia, terutama Kota Medan, mempunyai talenta yang bagus untuk pemain sepak bola," ucap Del Piero. Setelah selesai menggelar jumpa pers, Del Piero diboyong panitia ke Plaza Medan Fair. Dia akan menggelar coaching clinic dengan dibantu Ansyari Lubis. (Abdi Panjaitan)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kunjungi Kota Medan, Del Piero Puji Gairah Sepak Bola Indonesia", https://bola.kompas.com/read/2018/05/17/19300008/kunjungi-kota-medan-del-piero-puji-gairah-sepak-bola-indonesia. Penulis : Eris Eka Jaya Editor : Eris Eka Jaya
Minggu, 12 Maret 2023
Via Vallen Sampek Jongkok-Jongkok Dilempari Hp Oleh Penonton, Begini Reaksi Pedangdut Lagu Sayang!
Via Vallen Sampek Jongkok-Jongkok Dilempari HP oleh Penonton, Begini Reaksi Pedangdut Lagu Sayang!
Pedangdut Via Vallen bersama Nella Kharisma mengukir sejarah baru, Sabtu (24/11/2018) lalu.
Pasalnya, Via Vallen dan Nella Kharisma yang merupakan pedangdut asal Jawa Timur, tampil di atas satu panggung.
Via Vallen dan Nella Kharisma tampil satu panggung dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Karanganyar.
Nella Kharisma dan Via Vallen bahkan menyanyikan sebuah lagu berjudul "Sawengan" secara tolong-menolong dengan BupatiKaranganyar,Juliyatmono.
Dikutip dari Tribun Solo, awalnyaVia Vallendan BupatiKaranganyar,Juliyatmono, membawakan lagu berjudul "Kerinduan".
Lagu ini rupanya menyimpan dongeng tersendiri bagiVia Vallen.
Jauh sebelum sepopuler sekarang, Via Vallen pernah mendendangkan lagu ini ketika mengisi kampanye Juliyatmono yang mencalonkan diri sebagai Bupati Karanganyar pada 2013 silam.
Usai menyanyikan lagu tersebut,Nella Kharismaterlihat muncul di atas panggung.
Setelah menyapa para penonton,Nella Kharisma,Via Vallen, danJuliyatmono, bantu-membantu mendendangkan lagu Sawengan.
"Ini juga menjadi momen bersejarah, Nella Kharisma dan Via Vallen berada dalam satu panggung," ucap Juliyatmono.
Dikutip GridHot.ID dari Tribun Jogja, dalam program tersebut rupanya terjadi sebuah kejadian kurang menyenangkan yang menimpaVia Vallen.
Pasalnya,Via Vallendilemparihandphone(HP) oleh penonton.
Momen mengejutkan tersebut terekam kamera secara tak sengaja.
Video insiden itu lalu diunggah kechannelYouTube Indonesia Ekspos pada 26 November 2018.
Peristiwa itu berawal saatVia Vallenmasih di atas panggung di tengah-tengah jeda menyanyi.
Via Vallen terlihat menyempatkan diri berinteraksi dengan para penonton.
Banyak penonton yang meminta fotoVia Vallen, dengan menyodorkanhandphonemereka.
Via Vallen terlihat menerima HP, kemudianselfiedi atas panggung.
Satu usul akhir, rupanya masih banyak penonton lain yang meminta hal sama.
Via Vallen sibuk memilih HP mana dan beberapa kali menyampaikan biar penonton tidak melempar HP-nya sendiri.
Via Vallen juga menyampaikan supaya penonton meminta pertolongan orang lain saja, untuk kemudian diberikan kepadanya.
Namun rupanya, ada seorang penonton yang nekat melempar HP ke arah penyanyi 27 tahun itu.
Via Vallen gagal menangkap HP itu dan penonton terdengar meneriakkan kata "huuu".
Mendapat insiden mirip itu,Via Vallentidak marah, justru tersenyum sambil berkomentar dengan Bahasa Jawa.
"Wes diomongi ojo diuncalno(Sudah dibilangin jangan dilempar). Sampek jongkok-jongkok gini, Mas," kata Via Vallen pada para penonton.
Selanjutnya,Via Vallenselfiedengan latar belakang para penonton.
"Foto yuk," ujar Via Vallen.
Artikel ini telah tayang di HotGrid.ID dengan judul Dilempari HP oleh Penonton Saat Manggung, Via Vallen: Foto Yuk!.
sumber : ucnews
Barcelona Mengalami Kekalahan Kandang Osasuna
Barcelona telah gagal meraih kemenangan ketika bertandang ke sangkar Osasuna pada tabrak pekan ketiga La Liga. Barcelona mengakhiri tubruk tersebut dengan skor 2-2. Pemain yang berusia 16 tahun tersebut, Ansu Fati berhasil mencetak gol perdana untuk klub Barcelona pada langgar tersebut.
Pada menit ketujuh, suporter osasuna bersorak sesudah Roberto Torres berhasil menjebol gawang
Barcelona . Roberto Torres pun pribadi memaksimalkan umpan silang yang dibawa oleh Brandon Thomas untuk mampu mencetak akan gol tersebut.
Tertinggal satu gol, Barcelona yang bermain tanpa Lionel Messi terlihat sangat kesulitan untuk mampu membangun sebuah serangan. Antoine Griezmann yang dipercayakan menjadi striker tak mampu memaksimalkan perannya.
Usaha Barcelona untuk mampu menciptakan peluang pada pertengahan pertama tabrak tak menghasilkan apa pun. Barcelona mengakhiri waktu pertama adu dengan skor tertinggal satu gol dari Osasuna.
Pada ketika memasuki akan babak kedua, Ernesto Valverde memasukkan pemain yang berusia 16 tahun tersebut, Ansu Fati, untuk menggantikan posisi Nelson Semedo. Keputusan tersebut membuahkan hasil ketika Fati mencetak gol penyeimbang untuk klub Barcelona pada menit ke-51.
Fati berhasil mencetak gol sesudah memanfaatkan umpan dari Carles Perez. Gol tersebut bisa merangsang semangat para pemain Barcelona.
Pada menit ke-53, Valverde kembali melakukan pergantian para pemain. Kali ini, Arthur Melo masuk untuk menggantikan posisi Rafinha.
Namun keputusan tersebut kembali mendapat hasil positif sesudah Arthur berhasil menjebol gawang Osasuna pada menit ke-64. Arthur berhasil memaksimalkan umpan dari Carles Perez untuk membuat Barcelona membalikkan kedudukan mereka.
Pada menit ketujuh, suporter osasuna bersorak sesudah Roberto Torres berhasil menjebol gawang
Barcelona . Roberto Torres pun pribadi memaksimalkan umpan silang yang dibawa oleh Brandon Thomas untuk mampu mencetak akan gol tersebut.
Tertinggal satu gol, Barcelona yang bermain tanpa Lionel Messi terlihat sangat kesulitan untuk mampu membangun sebuah serangan. Antoine Griezmann yang dipercayakan menjadi striker tak mampu memaksimalkan perannya.
Usaha Barcelona untuk mampu menciptakan peluang pada pertengahan pertama tabrak tak menghasilkan apa pun. Barcelona mengakhiri waktu pertama adu dengan skor tertinggal satu gol dari Osasuna.
Pada ketika memasuki akan babak kedua, Ernesto Valverde memasukkan pemain yang berusia 16 tahun tersebut, Ansu Fati, untuk menggantikan posisi Nelson Semedo. Keputusan tersebut membuahkan hasil ketika Fati mencetak gol penyeimbang untuk klub Barcelona pada menit ke-51.
Fati berhasil mencetak gol sesudah memanfaatkan umpan dari Carles Perez. Gol tersebut bisa merangsang semangat para pemain Barcelona.
Pada menit ke-53, Valverde kembali melakukan pergantian para pemain. Kali ini, Arthur Melo masuk untuk menggantikan posisi Rafinha.
Namun keputusan tersebut kembali mendapat hasil positif sesudah Arthur berhasil menjebol gawang Osasuna pada menit ke-64. Arthur berhasil memaksimalkan umpan dari Carles Perez untuk membuat Barcelona membalikkan kedudukan mereka.
Pada menit ke-80, Osasuna menerima tendangan penalti sehabis bola mengenai tangan Gerard Pique. Roberto Torres yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan dan mampu membuat kedudukan menjadi imbang.
Barcelona menerima peluang untuk mampu kembali unggul pada menit ke-89. Namun, perjuangan Carles Perez masih bisa digagalkan kiper Osasuna.
Laga berakhir dengan skor 2-2.Barcelona hanya mampu membawa pulang satu poin dari sangkar Osasuna.
Susunan para pemain
Osasuna (4-4-2): 13-Ruben Martinez; 2-Nacho Vidal, 23-Aridane, 5-David Garcia, 30-Pervis Estupinan; 10-Roberto Torres, 6-Oier, 8-Fran Merida (27-Jon Moncayola 71’), 14-Ruben Garcia (17-Robert Ibanez 65’); 9-Ezequiel Avila, 11-Brandon Thomas (18-Juan Villar 78')
Pelatih: Jagoba Arrasate
Barcelona (4-3-3): 1-Marc Andre ter Stegen; 2-Nelson Semedo (31-Ansu Fati 46’), 3-Gerard Pique, 15-Clement Lenglet, 18-Jordi Alba; 20-Sergi Roberto, 5-Sergio Busquets, 21-Frenkie de Jong (22-Arturo Vidal 82'); 27-Carles Perez, 17-Antoine Griezmann, 12-Rafinha (8-Arthur Melo 53’)
Pelatih: Ernesto Valverde
Barcelona menerima peluang untuk mampu kembali unggul pada menit ke-89. Namun, perjuangan Carles Perez masih bisa digagalkan kiper Osasuna.
Laga berakhir dengan skor 2-2.Barcelona hanya mampu membawa pulang satu poin dari sangkar Osasuna.
Susunan para pemain
Osasuna (4-4-2): 13-Ruben Martinez; 2-Nacho Vidal, 23-Aridane, 5-David Garcia, 30-Pervis Estupinan; 10-Roberto Torres, 6-Oier, 8-Fran Merida (27-Jon Moncayola 71’), 14-Ruben Garcia (17-Robert Ibanez 65’); 9-Ezequiel Avila, 11-Brandon Thomas (18-Juan Villar 78')
Pelatih: Jagoba Arrasate
Barcelona (4-3-3): 1-Marc Andre ter Stegen; 2-Nelson Semedo (31-Ansu Fati 46’), 3-Gerard Pique, 15-Clement Lenglet, 18-Jordi Alba; 20-Sergi Roberto, 5-Sergio Busquets, 21-Frenkie de Jong (22-Arturo Vidal 82'); 27-Carles Perez, 17-Antoine Griezmann, 12-Rafinha (8-Arthur Melo 53’)
Pelatih: Ernesto Valverde
Jumat, 10 Maret 2023
Mata Ingin Mu Juara Fa Cup Untuk Ferguson
Mata Ingin MU Pemenang Piala FA untuk Ferguson
8 Mei 2018
Pemain main Manchester United, Juan Mata menyasarkan gelaran Piala FA animo ini untuk mendedikasikan pengurus Red Devils legendaris, Sir Alex Ferguson.
Hujung minggu United mengesahkan bahawa Ferguson mempunyai pendarahan serebrum. Pembedahan telah dilakukan dan sekarang lelaki berusia 76 tahun menjalani rawatan intensif.
Mata juga mahu United memenangi perlawanan akhir FA Cup kontra Chelsea pada 19 Mei sebagai hadiah untuk Ferguson.
"Keadaan ini (Ferguson) mempunyai kesan yang besar terhadap Manchester United, seperti yang anda boleh bayangkan. Kami semua bersatu hari ini, berdoa untuk Sir Alex untuk pulih beliau yakni tokoh yang unik dan penting dalam bola sepak dunia dalam beberapa dekad yang kemudian," Mata menulis dalam blog itu. diterbitkan di halaman rasmi United.
"Saya tidak pernah melatih dia, malangnya, tetapi aku tahu dengan baik warisan yang ditinggalkannya untuk kelab ini, mental pemenang dan jiwa pejuang yang kita hormati dalam tiga perlawanan terakhir isu terkini ini, terutama dalam perlawanan simpulan Piala FA.
"Untuk mencapainya, kami akan bekerja keras ketika kami tidak tabah untuk mendengar kabar baik ihwal pemulihan Sir Alex," katanya.
United akan pergi ke ibu pejabat West Ham di Liga Perdana meneruskan pada hari Jumaat (11/5) pagi esok.
Sumber: bola.net
8 Mei 2018
Pemain main Manchester United, Juan Mata menyasarkan gelaran Piala FA animo ini untuk mendedikasikan pengurus Red Devils legendaris, Sir Alex Ferguson.
Hujung minggu United mengesahkan bahawa Ferguson mempunyai pendarahan serebrum. Pembedahan telah dilakukan dan sekarang lelaki berusia 76 tahun menjalani rawatan intensif.
Mata juga mahu United memenangi perlawanan akhir FA Cup kontra Chelsea pada 19 Mei sebagai hadiah untuk Ferguson.
"Keadaan ini (Ferguson) mempunyai kesan yang besar terhadap Manchester United, seperti yang anda boleh bayangkan. Kami semua bersatu hari ini, berdoa untuk Sir Alex untuk pulih beliau yakni tokoh yang unik dan penting dalam bola sepak dunia dalam beberapa dekad yang kemudian," Mata menulis dalam blog itu. diterbitkan di halaman rasmi United.
"Saya tidak pernah melatih dia, malangnya, tetapi aku tahu dengan baik warisan yang ditinggalkannya untuk kelab ini, mental pemenang dan jiwa pejuang yang kita hormati dalam tiga perlawanan terakhir isu terkini ini, terutama dalam perlawanan simpulan Piala FA.
"Untuk mencapainya, kami akan bekerja keras ketika kami tidak tabah untuk mendengar kabar baik ihwal pemulihan Sir Alex," katanya.
United akan pergi ke ibu pejabat West Ham di Liga Perdana meneruskan pada hari Jumaat (11/5) pagi esok.
Sumber: bola.net
Jumat, 24 Februari 2023
Man City Beat Bournemouth To Go Five Points Clear
Manchester City had to work hard to see off a determined Bournemouth side before Raheem Sterling and Ilkay Gundogan secured the win that sends them five points clear at the top of the Premier League.
City's victory maintains their 100% home record in the league this season, with eight wins out of eight, but this latest triumph was not as straightforward as the scoreline might suggest.
All seemed to be going to plan for Pep Guardiola's side when Bernardo Silva smashed them ahead early on, with the Portuguese midfielder following up after Asmir Begovic had denied Leroy Sane.
But the home side, with David Silva on the bench and top scorer Sergio Aguero absent altogether after he complained of a muscle discomfort, relaxed a little too much before half-time and were deservedly punished.
To the displeasure of the home fans, the Cherries were given far too much time and space to build outside the box and Simon Francis swung in a perfect cross for Callum Wilson to rise and head home.
Bournemouth threatened again after half-time when King's looping cross almost dropped in at the far post, while City looked surprisingly short of urgency or inspiration.
It was Sterling who supplied the spark they were missing, to continue his remarkable run of scoring against the Cherries.
The England forward followed up after Begovic could only parry Danilo's low shot and Nathan Ake failed to clear, firing into the roof of the net for his 10th goal in seven games against the Cherries.
Bournemouth, looking to avoid a fourth successive defeat, did not lie down and some dangerous balls into the box ensured some nervous moments for the Etihad faithful.
It took Gundogan's close-range finish to make sure of the points with 11 minutes remaining, with the impressive Sane providing the assist with a precise pull-back.
"[Bournemouth] are a good side, so strong up front, so we could not press," Guardiola said. "They played long balls, attacked the channels. They were taller than us and stronger than us.
"In the last 20 minutes we were flat, we did not have the rhythm we needed. Winning that way, we suffered a lot in the first half, especially in the last 20 minutes. That is why I am delighted to win in that way."
City must hope Aguero absence is a short one
This is the start of a punishing six-week schedule that sees City play 13 games in the space of 44 days, including every midweek and weekend in December.
So it was perhaps not surprising that Guardiola chose to shuffle his squad, with five changes from the midweek draw with Lyon. Although the omission of Aguero was forced upon him.
With seven goals in his past 10 games, the Argentina striker has been in prolific form in recent weeks, and he was the player City missed more than most here.
Guardiola revealed he might once again be without his leading striker for next Tuesday's match at Watford.
"I don't know if Aguero will be fit," the Spaniard said. "We will see. I base my decisions on doctors, physios, instinct and what I see."
Before Saturday, City's attack had been even more lethal than the same stage last season, with more shots and shots on sasaran than in 2017-18.
But their attacks were strangely short of an end product for almost an hour of this game, and the home crowd were beginning to voice their frustration until Sterling struck.
'Sterling is the best player in the Premier League right now'
BBC graphic showing the top six players who lead the goal involvement rankings since August 2017
Former England and Tottenham midfielder Jermaine Jenas hailed City's midfielder following his exceptional display on Saturday.
"We thought last season he was absolutely outstanding and he's kicked on again," Jenas told BBC's Match of the Day.
"There was no Sergio Aguero at all today, no David Silva, from the start - players the team would turn to. Sterling has now become one of them.
"He seems to enjoy it - he grabbed the game by the scruff of the neck in the second half. He drove at the defence, he put the fear into defenders.
"He's the best player in the Premier League right now - the way he is playing, I don't think anybody will dispute that."
Bournemouth get their game-plan right
Bournemouth had been beaten heavily on each of their three previous visits to the Etihad, conceding a total of 13 goals.
But Cherries boss Eddie Howe did much better with his approach this time, with his side well organised at the back and frequently breaking forward dangerously too.
"I think it is the closest we have come [to matching Manchester City at the Etihad]," Howe said.
"I don't know if it is the best we have performed. I still don't think we have fully delivered a performance that we are truly capable of here but think that is the closest we have come."
They had already got in some good positions without finding the right akhir ball when Wilson rose to power his header home, and continued to look dangerous with the score at 1-1.
City are the only Premier League team not to have dropped any points this season from winning positions, but that scenario looked a distinct possibility until Sterling struck.
Even then, the Cherries did not crumble. Four successive defeats have taken the shine off Bournemouth's strong start to the season, but this performance should give them some belief that they can stay in the top half of the table.
"I think we limited them in terms of clear cut chances today and I think the goals came at bad times for us but don't think we looked too vulnerable," Howe added.
"Yes, they had a lot of the ball but it was in front of us and we were happy with that. But we had some good moments on the counter attack and a lot of opportunities from set-pieces.
"There were just a couple of moments that just went against us - it's the closest we have come."
Man of the match - Leroy Sane (Man City)
Involved in two of City's three goals and only denied one himself by Asmir Begovic's superb late stop, the German winger's desire did not dip even when his side let Bournemouth back in the game.
His all-round action-packed display was epitomised by his dash back to dispossess Joshua King as the Cherries threatened on the break.
Former Premier League midfielder Danny Murphy on MOTD:
Sane was incredible to watch, maybe he's had a point to prove, there have been question marks over his character and personality. What I saw is a player who is hungry, working hard both ways. He's devastating.
He has the desire to work hard, that's what Pep wants. Bournemouth couldn't cope with him. He was too good for them. We have eulogised over so many City players but I had to pick him out. He's so young there is more to come, it is incredible. He was fantastic.
Sane's spark for City - the stats
City have now gone 20 games unbeaten in the Premier League (W17 D3) since a 2-3 defeat by Manchester United in April
Bournemouth are yet to win a League match against Man City. In 13 meetings they've drawn twice and lost 11 times
Since the start of last season, Man City's Leroy Sane has provided more assists in the Premier League than any other player with 20
Raheem Sterling became the first Premier League player to score in his first six appearances for a club against a single opponent
Bournemouth's Callum Wilson has been directly involved in 12 goals in his last 15 Premier League appearances (8 goals, 4 assists)
Man City's Bernardo Silva has been directly involved in six goals in his last eight Premier League games (three goals, three assists)
What's next?
City travel to Watford on Tuesday (20:00 GMT) looking for their seventh successive Premier League win.
Bournemouth host Huddersfield on the same night (19:45) looking for their first league victory since 27 October.
SOURCE
Rabu, 22 Februari 2023
Gabby Agbonlahor Has Retired From Football,Aged 32
Gabby Agbonlahor: Former Aston Villa and England striker retires aged 32
Former Aston Villa and England striker Gabby Agbonlahor has retired from football aged 32.
Agbonlahor had been without a club since leaving Championship side Villa at the end of last season, his last appearance coming in December 2017.
He scored 86 goals in 391 appearances for Villa, while he also won three senior caps for England.
"The time has come to officially retire and watch Aston Villa as a fan," Agbonlahor posted on Instagram.
"If I would have been told at school I would play nearly 400 league games, be the record Premier League goalscorer for Aston Villa, captain the great club and represent England at senior level, I would have laughed.
"I want to say thank you to all the supporters, the staff I have worked with at a great club and my ex-team-mates.
"The thought of playing for another team or playing against Aston Villa was something I just couldn't do. I look forward to whatever the future holds."
Agbonlahor was a key part of the Villa team that finished sixth in the top flight for three consecutive seasons between 2007-08 and 2009-10.
He also played in their 2010 League Cup akhir loss to Manchester United and came off the bench in their 2015 FA Cup final defeat by Arsenal.
source : www.bbc.com
Langganan:
Postingan (Atom)











