Sabtu, 30 Maret 2024
Persib Menang Telak 7-0 Lawan Persiwa, Pemain Ini Benar-Benar Mencoreng Piala Indonesia!
Persib Menang Telak 7-0 Lawan Persiwa, Pemain Ini Benar-Benar "Mencoreng" Piala Indonesia!
Dilansir dari TribunNews.com (11/02/2019) Persib Bandung berhasil lolos ke babak 16 besar usai menghajar Persiwa Wamena dengan skor telak 7-0. Ya, masing-masing gol dicetak oleh hattrick Ezechiel, sedangkan lainnya dicetak oleh Lopicic, Viscarra, Beckham dan Ghozali Siregar.
Uniknya, ada satu pemain yang begitu menciptakan banyak pihak terkejut dengan produktivitas golnya bersama Persib Bandung. Ya, ia adalah Ezechiel N'Dousseal yang sukses mencetak hattrick dilaga melawan Persiwa Wamena.
Referensi pihak ketiga
Benar, Persib berhasil menang telak 7-0 lawan Persiwa, Pemain asal Chand itu benar-benar telah mencoreng Piala Indonesia. Karena apa? Ya, komeptisi Piala Indonesia terlihat mudahnya bagi Ezechiel usai melakukan hattrick dengan mudahnya.
Lantas, bagaimana jawaban kalian mengenai menggilanya Ezechiel N'Dousseal lawan Persiwa Wamena? Apakah ini membuktikan Persib bakalan menjuarai Piala Indonesia dimusim ini dan Liga 1 2019 ekspresi dominan depan?
sumber : ucnews
Minggu, 24 Maret 2024
Piala Dunia 2018, Semua Tim Ingin Menyingkirkan Jerman
Piala Dunia 2018, Semua Tim Ingin Menyingkirkan Jerman
Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew meyakini bahwa beberapa tim terkuat di Piala Dunia 2018 Rusia nanti memiliki motivasi lebih untuk menghentikan laju jerman di pesta sepak bola paling bergengsi di dunia itu.
Setelah membantu Jerman menjuarai Piala Dunia 2014, Loew juga berhasil mencapai semifinal Euro 2016 dan menjuarai Piala Konfederasi 2017. Jerman yakni tim tertinggi dalam daftar tim terbaik FIFA dikala ini.
Loew menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah beban bagi timnya dan justru menjadi pelengkap motivasi tersendiri. Mereka dituntut untuk terus menyuguhkan permainan di level tertinggi dikala menghadapi tim mana pun.
Diburu
Adapun Loew yakin tidak ada pertandingan mudah di Piala Dunia alasannya adalah setiap tim yang bermain di sana sudah melewati banyak tantangan untuk sampai di titik ini. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Jerman untuk terus menampilkan permainan terbaik.
"Jika anda yaitu juara dunia, pemenang Piala Konfederasi dan masuk dalam tiga besar dunia dalam tiga atau empat tahun terakhir, maka anda akan diburu khusus," tegas Loew di fourfourtwo.
"Setiap tim ingin menyingkirkan sang juara bertahan."
Tim Favorit
Sebagai juara bertahan, sudah menjadi rahasia umum bahwa Jerman yakni salah satu favorit juara di Piala Dunia kali ini. Skuat racikan Loew kali ini juga dinilai sudah lebih baik karena merancang kombinasi pemain senior dengan para pemain muda.
Gaya bermain Jerman juga menjadi salah satu alasan. Loew memainkan strategi yang memulai serangan sejak dari barisan pertahanan, menguasai bola, dan mewujudkan transisi dari menyerang ke bertahan yang sangat baik.
Jerman juga mempunyai senjata rahasia dalam nama Thomas Muller yang kerap kali menjadi penentu hasil pertandingan dengan gol-golnya.
sumber : bola.net
Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew meyakini bahwa beberapa tim terkuat di Piala Dunia 2018 Rusia nanti memiliki motivasi lebih untuk menghentikan laju jerman di pesta sepak bola paling bergengsi di dunia itu.
Setelah membantu Jerman menjuarai Piala Dunia 2014, Loew juga berhasil mencapai semifinal Euro 2016 dan menjuarai Piala Konfederasi 2017. Jerman yakni tim tertinggi dalam daftar tim terbaik FIFA dikala ini.
Loew menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah beban bagi timnya dan justru menjadi pelengkap motivasi tersendiri. Mereka dituntut untuk terus menyuguhkan permainan di level tertinggi dikala menghadapi tim mana pun.
Diburu
Adapun Loew yakin tidak ada pertandingan mudah di Piala Dunia alasannya adalah setiap tim yang bermain di sana sudah melewati banyak tantangan untuk sampai di titik ini. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Jerman untuk terus menampilkan permainan terbaik.
"Jika anda yaitu juara dunia, pemenang Piala Konfederasi dan masuk dalam tiga besar dunia dalam tiga atau empat tahun terakhir, maka anda akan diburu khusus," tegas Loew di fourfourtwo.
"Setiap tim ingin menyingkirkan sang juara bertahan."
Tim Favorit
Sebagai juara bertahan, sudah menjadi rahasia umum bahwa Jerman yakni salah satu favorit juara di Piala Dunia kali ini. Skuat racikan Loew kali ini juga dinilai sudah lebih baik karena merancang kombinasi pemain senior dengan para pemain muda.
Gaya bermain Jerman juga menjadi salah satu alasan. Loew memainkan strategi yang memulai serangan sejak dari barisan pertahanan, menguasai bola, dan mewujudkan transisi dari menyerang ke bertahan yang sangat baik.
Jerman juga mempunyai senjata rahasia dalam nama Thomas Muller yang kerap kali menjadi penentu hasil pertandingan dengan gol-golnya.
sumber : bola.net
Senin, 18 Maret 2024
Parah !!! Rekan Setim Di Barcelona Sampaikan Harapan Jelek Untuk Lionel Messi
Parah !!! Rekan Setim di Barcelona Sampaikan Harapan Buruk untuk Lionel Messi
Gelandang timnas Kroasia, Ivan Rakitic, akan melawan timnas Argentina yang diperkuat oleh rekan setimnya di FC Barcelona, Lionel Messi.
Timnas Kroasia dan timnas Argentina akan bertarung di Nizhny Novgorod Stadium, Kamis (21/6/2018) waktu setempat atau Jumat pukul 01.00 dini hari WIB.
Megabintang Argentina, Lionel Messi, menjadi daya tarik utama dalam pertandingan tersebut.
Para penggemar La Albiceleste menantikan gol dari Messi yang dalam partai pembuka menghadapi timnas Islandia gagal menjalankan peran sebagai eksekutor penalti.
Kegagalan penalti Messi ikut dipantau oleh Ivan Rakitic.
"Messi memiliki sejumlah kesempatan untuk mengubah jalannya pertandingan melawan Islandia, termasuk penalti. Namun, inilah sepak bola dan hal demikian mampu saja terjadi," ujar Ivan Rakitic mirip dikutip BolaSport.com dari Clarin.
Di sisi lain, Ivan Rakitic, yang telah bekerja sama dengan Lionel Messi di FC Barcelona semenjak 1 Juli 2014, mengaku ingin rekan seklubnya tersebut tetap tampil melempem ketika berjumpa timnas Kroasia.
"Messi ialah pemain terbaik dunia dan kami harus menerapkan seni manajemen tepat untuk menghentikannya," kata Ivan Rakitic.
"Saya harap Messi tak dapat menikmati pertandingan," ucap Rakitic menambahkan.
Saat menghadapi Islandia, Lionel Messi bisa melepaskan 11 tembakan, di mana 3 mengarah tepat target. Namun, gol tak kunjung tiba.
Bukan dalam tabrak kontra Islandia saja Messi tampil memble.
BBC melaporkan bahwa 21 sepakan terakhir Messi pada putaran akhir Piala Dunia tak ada yang berbuah gol.
sumber : bolasport.com
Gelandang timnas Kroasia, Ivan Rakitic, akan melawan timnas Argentina yang diperkuat oleh rekan setimnya di FC Barcelona, Lionel Messi.
Timnas Kroasia dan timnas Argentina akan bertarung di Nizhny Novgorod Stadium, Kamis (21/6/2018) waktu setempat atau Jumat pukul 01.00 dini hari WIB.
Megabintang Argentina, Lionel Messi, menjadi daya tarik utama dalam pertandingan tersebut.
Para penggemar La Albiceleste menantikan gol dari Messi yang dalam partai pembuka menghadapi timnas Islandia gagal menjalankan peran sebagai eksekutor penalti.
Kegagalan penalti Messi ikut dipantau oleh Ivan Rakitic.
"Messi memiliki sejumlah kesempatan untuk mengubah jalannya pertandingan melawan Islandia, termasuk penalti. Namun, inilah sepak bola dan hal demikian mampu saja terjadi," ujar Ivan Rakitic mirip dikutip BolaSport.com dari Clarin.
Di sisi lain, Ivan Rakitic, yang telah bekerja sama dengan Lionel Messi di FC Barcelona semenjak 1 Juli 2014, mengaku ingin rekan seklubnya tersebut tetap tampil melempem ketika berjumpa timnas Kroasia.
"Messi ialah pemain terbaik dunia dan kami harus menerapkan seni manajemen tepat untuk menghentikannya," kata Ivan Rakitic.
"Saya harap Messi tak dapat menikmati pertandingan," ucap Rakitic menambahkan.
Saat menghadapi Islandia, Lionel Messi bisa melepaskan 11 tembakan, di mana 3 mengarah tepat target. Namun, gol tak kunjung tiba.
Bukan dalam tabrak kontra Islandia saja Messi tampil memble.
BBC melaporkan bahwa 21 sepakan terakhir Messi pada putaran akhir Piala Dunia tak ada yang berbuah gol.
sumber : bolasport.com
Sabtu, 02 Maret 2024
Komentar Fans Manchester United Mengatakan Bahawa Alexis Sanchez Rekrutan Terburuk
Fans Manchester United menyambut dengembira kabar Alexis Sahchez segera pindah ke Inter Milan. Mereka menilai Pemain Timnas Chile tersebut sebagai rekrutan terburuk yang pernah direkrut oleh klub Setan Merah.
Menurut laporan dari Express, para fans Manchester United berkomentar positif setelah mendengar kabar bahwa Alexis Sanchez sudah tiba di kota Milan, Ditalia, untuk menjalani tes medis pada Rabu (28-8-2019) pada waktu sore.
Menurut laporan dari Express, para fans Manchester United berkomentar positif setelah mendengar kabar bahwa Alexis Sanchez sudah tiba di kota Milan, Ditalia, untuk menjalani tes medis pada Rabu (28-8-2019) pada waktu sore.
Dikabarkan bahawa Alexis Sanchez akan segera brganti kostum milik Inter Milan dengan status dukungan sampai pada akhir ekspresi dominan ini. Namun Manchester United masih tetap membayar setengah dari honor pemain itu.
Alexis Sanchez bergabung dengan klub Manchester United pada Januari 2018. Saat itu, Manchester United melaksanakan tukar satu pemain untuk Arsenal, yakni Henrikh Mkhitaryan.
Alexis Sanchez menerima honor tertinggi di Old Trafford, ialah sebesar 350 ribu pounds per pekan. Sedangkan di samping beliau ada Paul Pogba yang mendapatkan gaji 290 ribu pounds per pekan.
Namun sayangnya kontribusi akan Alexis Sanchez tak sebanding dengan gajinya. Pemain asal Cile tersebut seringkali tidak menerima kesempatan untuk tampil di Manchester United. Kondisi itu bertolak belakang pada saat ia masih bermain bersama The Gunners.
Selama empat musim berada di Arsenal, Alexis Sanchez telah banyak menyumbangkan sebanyak 80 gol dari 166 penampilannya. Namun selama Alexis bergabung dengan Manchester United beliau gres menyumbangkan 5 gol dari 45 kali beliau berlabuh di rumput hijau.
Bersama dengan Arsenal, Alexis Sanchez telah meraih tiga gelar, adalah dua trofi Piala Liga dan Community Shield. Sedangkan selama dia bergabung dengan Manchester United, Belum pernah ia meraih trofi satu pun.
Fans Manchester United menilai bahawa Alexis Sanchez minim kontribusi. Mereka menyerang sang pemain tersebut melalui media umum.
Seorang penggemar MU menulis di Twitter: "Senang sekali (Sanchez ke Inter Milan), perekrutan terburuk yang pernah dilakukan Mu."
Fans lain juga berkomentar tentang kepindahan Sanchez ke Inter Milan. "Bisnis terburuk yang pernah dilakukan oleh Manchester United, dan Inter bahkan tidak perlu membeli nyalagi untuk tahun depan."
"Selamat tinggal, dia telah gagal besar," tulis fans MU lainnya.
Selasa, 27 Februari 2024
Tolak Panggilan Pssi, Pemain Ini Tertawa Saat Qatar U-19 Cetak Gol Ke Gawang Indonesia
Tolak Panggilan PSSI, Pemain ini Tertawa Saat Qatar U-19 Cetak Gol ke Gawang Indonesia
Mungkin masih banyak yang ingat cerita Andri Syahputra yang merupakan pemain asal Aceh namun lebih menentukan Timnas Qatar dibandingkan Indonesia. Pemain satu ini merupakan pemain yang penuh kontroversial.
Pemain satu ini bergotong-royong kelahiran Indonesia orisinil, namun besar di Qatar. Pemain ini merupakan pemain potensial yang pernah di panggil PSSI namun menolak alasannya adalah jaminan kurun depan yang baik. Sebenarnya Andri Syahputra ingin ikut bersama Timnas Qatar U-19 bertanding di piala Asia U-19 yang berlangsung di Indonesia. Namun namanya dicoret demi menghindari konflik.
Dikutip dari bola.com (23/10/2018), "Menurut aku pemimpin QFA (PSSI-nya Qatar) sangat bijaksana. Mereka tidak mau ada konflik. Oleh alasannya itu mereka tidak memberangkatkan Andri ke Jakarta," ungkap pihak Timnas Qatar U-19.
Namun nama Andri Syahputra kembali menuai kritikan pedas dari para suporter Timnas Indonesia. Hal ini terkait dengan kemenangan Timnas Qatar U-19 yang berhasil mengalahkan Indonesia U-19 dengan skor 6-5. Saat pemain Qatar berhasil mencetak gol, Andri Syahputra terlihat tertawa. Hal ini bisa diketahui saat sobat Andri Syahputra mengunggah video dalam akun sosial media miliknya.
video yang menawarkan Andri Syahputra sedang tertawa ketika gawang Timnas Indonesia U-19 bisa di bobol oleh Timnas Qatar U-19.
apa tanggapan kalian terkait dengan perilaku Andri Syahputra yang merupakan pemain asal Indonesia namun lebih memilih Timnas Qatar? Apa jawaban kalian terkait video tersebut?
sumber : ucnews.com
Mungkin masih banyak yang ingat cerita Andri Syahputra yang merupakan pemain asal Aceh namun lebih menentukan Timnas Qatar dibandingkan Indonesia. Pemain satu ini merupakan pemain yang penuh kontroversial.
Pemain satu ini bergotong-royong kelahiran Indonesia orisinil, namun besar di Qatar. Pemain ini merupakan pemain potensial yang pernah di panggil PSSI namun menolak alasannya adalah jaminan kurun depan yang baik. Sebenarnya Andri Syahputra ingin ikut bersama Timnas Qatar U-19 bertanding di piala Asia U-19 yang berlangsung di Indonesia. Namun namanya dicoret demi menghindari konflik.
Dikutip dari bola.com (23/10/2018), "Menurut aku pemimpin QFA (PSSI-nya Qatar) sangat bijaksana. Mereka tidak mau ada konflik. Oleh alasannya itu mereka tidak memberangkatkan Andri ke Jakarta," ungkap pihak Timnas Qatar U-19.
Namun nama Andri Syahputra kembali menuai kritikan pedas dari para suporter Timnas Indonesia. Hal ini terkait dengan kemenangan Timnas Qatar U-19 yang berhasil mengalahkan Indonesia U-19 dengan skor 6-5. Saat pemain Qatar berhasil mencetak gol, Andri Syahputra terlihat tertawa. Hal ini bisa diketahui saat sobat Andri Syahputra mengunggah video dalam akun sosial media miliknya.
video yang menawarkan Andri Syahputra sedang tertawa ketika gawang Timnas Indonesia U-19 bisa di bobol oleh Timnas Qatar U-19.
apa tanggapan kalian terkait dengan perilaku Andri Syahputra yang merupakan pemain asal Indonesia namun lebih memilih Timnas Qatar? Apa jawaban kalian terkait video tersebut?
sumber : ucnews.com
Minggu, 11 Februari 2024
5 Amunisi Nyawa Permainan Lini Tengah Timnas Indonesia U-22 Di Piala Aff 2019
5 Amunisi Nyawa Permainan Lini Tengah Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF 2019
Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, resmo memboyong 23 pemain untuk berlaga di Piala AFF 2019. Pemain gelandang menjadi pos yang paling banyak dibawa yaitu 10 pemain.
Indra Sjafri memang dikenal sebagai pelatih yang mengandalkan kekuatan lini tengah. Pelatih asal Sumatra Barat itu memiliki filosofi untuk mengandalkan lini tengah dan sayap untuk membangun serangan.
Wajar jikalau Indra Sjafri memasukkan lebih banyak pemain gelandang ke skuat Timnas Indonesia U-22.
Sepuluh pemain tersebut ialah Kadek Agung (Bali United), M Luthfi Kamal (Mitra Kukar), Hanif Sjahbandi (Arema FC), Rafi Syaharil (Barito Putera), Gian Zola (Persela Lamongan), Sani Riski Fauzi (Bhayangkara FC), Witan Sulaiman (SKO Ragunan), Billy Keraf (Borneo FC), Todd Rivaldo (Persipura Jayapura), Osvaldo Haay (Persebaya Surabaya).
Dengan mengandalkan denah 4-3-3, Indra Sjafri biasanya menempatkan gelandang-gelandang tangguh di lini tengah. Kinerja gelandang tersebut akan diteruskan ke pemain-pemain sayap yang memiliki kecepatan untuk mendobrak barisan lini pertahanan lawan.
Pada tiga adu uji coba terakhir, para gelandang yang dipasang Indra Sjafri bisa menunjukkan penampilan terbaik. Namun, terkadang serangan yang dibangun dari lini tengah tak berjalan sempura alasannya adalah melesetnya pada penyelesaian tamat.
Satu-satunya bagan lini tengah yang berhasil saat Timnas Indonesia U-22 melawan Arema FC. Ketika itu, Hanif Sjahbandi yang mendapatkan derma dari lini tengah berhasil mencetak gol melalui permainan terbuka.
Lantas, siapa saja pemain gelandang yang bisa diandalkan Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-22? Berikut ini 5 pemain tengah yang diprediksi masuk skuat inti Piala AFF 2019 versi Bola.com:
Nama Lengkap: Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah
Tempat dan Tanggal Lahir: Jakarta, 1 Maret 1999
Tinggi Badan: 171 cm
Posisi: Gelandang
Klub: Mitra Kukar
Luthfi Kamal merupakan gelandang bertahan yang dimiliki Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF 2019. Peran Luthfi sangat sentral alasannya harus mampu diandalkan dalam memotong pergerakan lawan di lini tengah.
Tak sekadar box to box, Luthfi juga bisa diandalkan untuk mengatur ritme permainan Timnas Indonesia U-22. Tanpa Luthfi, mungkin permainan Timnas Indonesia U-22 menjadi berantakan dan tidak seimbang.
Nama Lengkap: Hanif Abdurrauf Sjahbandi
Tempat dan Tanggal Lahir: Bandung, 7 April 1997
Tinggi Badan: 180 cm
Posisi: Gelandang
Klub: Arema FC
Hanif Sjahbandi menjadi salah satu gelandang bertahan yang dimiliki Timnas Indonesia U-22. Perannya terkadang sering melaksanakan pekerjaan untuk menghentikan alur serangan lawan.
Tak jarang, Hanif bakal melakukannya dengan tekel-tekel berbahaya. Namun, sesekali pemain Arema FC juga bisa diandalkan dalam mencetak gol. Pada langgar uji coba melawan klubnya, Hanif mampu mencetak gol untuk Timnas Indonesia U-22.
Nama Lengkap: Witan Sulaeman
Tempat dan Tanggal Lahir: Palu, 8 Oktober 2001
Tinggi Badan: 162 cm
Posisi: Gelandang
Klub: SKO Ragunan
Witan Sulaeman merupakan gelandang andalan Indra Sjafri ketika di Timnas Indonesia U-19. Namanya pun dipromosikan Indra Sjafri sebagai pemain termuda ke skuat U-22 sebab kualitas yang dimilikinya.
Witan merupakan tipikal gelandang pekerja keras yang juga mempunyai kecepatan. Tak jarang, Witan bersedia turun ke belakang untuk membantu lini pertahanan. Bersama Timnas U-19, Witan sukses mencetak tiga gol dan kini penampilan apiknya ditunggu di Timnas Indonesia U-22.
Nama Lengkap: Osvaldo Ardiles Haay
Tempat dan Tanggal Lahir: Jayapura, 1 Mei 1997
Tinggi Badan: 174 cm
Posisi: Gelandang
Klub: Persebaya Surabaya
Absennya beberapa nama pemain sayap langganan Indra Sjafri di Piala AFF 2019 bakal menjadi berkah buat Osvaldo Haay. Pemain Persebaya Surabaya itu mampu mematenkan satu posisi di sayap kiri Timnas Indonesia U-22.
Harapan tinggi masuk akal dialamatkan pada Osvaldo. Pemain 20 tahun itu mampu tampil apik bersama Persebaya di Liga 1 2018 dengan menyumbang 10 gol dalam 21 pertandingan.
Nama Lengkap: Sani Rizki Fauzi
Tempat dan Tanggal Lahir: Sukabumi, 7 Januari 1998
Tinggi Badan: 165 cm
Posisi: Gelandang
Klub: Bhayangkara FC
Bakat Sani Rizki Fauzi ditemukan instruktur Simon McMenemy di Bhayangkara FC. Pada Liga 1 2018, Sani menerima kesempatan bermain sebanyak 18 pertandingan di posisi sayap kanan.
Pemain asal Sukabumi itu bisa menjadi alternatif serangan Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF 2019. Apalagi sang pemain juga bisa diandalkan menghuni sayap kiri Garuda Muda.
sumber :bola.com
Kamis, 08 Februari 2024
Ngeri !!! Timnas Indonesia U-23 Sebut Korsel U-23 Layaknya Tim Ini !!
Ngeri !!! Timnas Indonesia U-23 Sebut Korsel U-23 Layaknya Tim ini !!
Tim nasional (timnas) U-23 Indonesia akan berlatih tanding melawan Korea Selatan (Korsel) U-23 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/6/2018). Pertandingan ini merupakan salah satu persiapan skuat Garuda Muda sebelum tampil diajang Asian Games pada bulan Agustus mendatang.
Jelang tubruk, tangan kanan instruktur timnas U-23, Bima Sakti mengatakan, timnya sangat beruntung bisa beruji coba melawan Korsel U-23 yang dinilainya merupakan tim berkualitas. Itu terbukti dikala pasukan negeri Gingseng itu mampu mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-1 di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta Selatan, Kamis (21/6) malam.
"Sekali lagi kami cukup beruntung melawan Korsel U-23 yang merupakan salah satu tim di Asia. Saya sudah melihat pertandingan mereka dikala jumpa Persija di mana permainan mereka sangat luar biasa," ujar Bima di Hotel Alana Sentul, Jumat (22/6).
Tak tanggung-tanggung, Bima bahkan menyebut tim Korsel U-23 mempunyai gaya permainan mirip tim-tim di Benua Biru. Sebab menurutnya, pasukan Kim Hak Bum itu memiliki organisasi cantik di semua lini.
"Mereka tidak jauh dengan seniornya dengan memakai formasi sama yakni 4-3-3. Salah satu kelebihan mereka ialah organisasi permainan layaknya tim Eropa. Cara menyerang serta cara bertahan mereka semua manis," kata Bima. (fit/dim)
Fokus
Oleh karena itu, mantan pemain Persiba Balikpapan ini mengingatkan pasukannya untuk fokus selama pertandingan. Bima juga berharap anak-anak asuhnya bermain sepenuh hati.
"Besok aku pikir semua pemain harus konsentrasi dan bekerja lebih keras lagi," tutup Bima.
sumber : bola.net
Tim nasional (timnas) U-23 Indonesia akan berlatih tanding melawan Korea Selatan (Korsel) U-23 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/6/2018). Pertandingan ini merupakan salah satu persiapan skuat Garuda Muda sebelum tampil diajang Asian Games pada bulan Agustus mendatang.
Jelang tubruk, tangan kanan instruktur timnas U-23, Bima Sakti mengatakan, timnya sangat beruntung bisa beruji coba melawan Korsel U-23 yang dinilainya merupakan tim berkualitas. Itu terbukti dikala pasukan negeri Gingseng itu mampu mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-1 di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta Selatan, Kamis (21/6) malam.
"Sekali lagi kami cukup beruntung melawan Korsel U-23 yang merupakan salah satu tim di Asia. Saya sudah melihat pertandingan mereka dikala jumpa Persija di mana permainan mereka sangat luar biasa," ujar Bima di Hotel Alana Sentul, Jumat (22/6).
Tak tanggung-tanggung, Bima bahkan menyebut tim Korsel U-23 mempunyai gaya permainan mirip tim-tim di Benua Biru. Sebab menurutnya, pasukan Kim Hak Bum itu memiliki organisasi cantik di semua lini.
"Mereka tidak jauh dengan seniornya dengan memakai formasi sama yakni 4-3-3. Salah satu kelebihan mereka ialah organisasi permainan layaknya tim Eropa. Cara menyerang serta cara bertahan mereka semua manis," kata Bima. (fit/dim)
Fokus
Oleh karena itu, mantan pemain Persiba Balikpapan ini mengingatkan pasukannya untuk fokus selama pertandingan. Bima juga berharap anak-anak asuhnya bermain sepenuh hati.
"Besok aku pikir semua pemain harus konsentrasi dan bekerja lebih keras lagi," tutup Bima.
sumber : bola.net
Senin, 05 Februari 2024
Madura United Minta Tolong Kepada Seluruh Klub Indonesia Untuk Tolak Fabiano, Ini Alasanya
Madura United Minta Tolong Kepada Seluruh Klub Indonesia Untuk Tolak Fabiano, ini Alasanya
Madura United kecewa dengan keputusan Fabiano Beltrame yang berpamitan lewat media Instagram pada Rabu (12/2/2019).
Keputusan dari Fabiano Beltrame itu membuat manajemen Madura United sakit hati dan mencabut status sponsor untuk proses naturaliasi menjadi WNI.
Tak hanya itu, Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PT PBMB), Ziaul Haq, mengancam akan membawa ke ranah hukum.
Ziaul juga berpesan kepada seluruh klub di Indonesia, semoga membatalkan negosiasi terhadap Fabiano Beltrame.
“Kepada klub-klub yang mau mengontrak Fabiano sebagai pemain naturalisasi. aku minta tolong jangan dilanjutkan, Fabiano itu sudah berkomitmen dengan Madura dan seharusnya menghubungi Madura sebelum kontra," tutur Ziaul.
Pemain asal Brasil itu memang dirumorkan akan bergabung dengan Persib Bandung, namun Ziaul menginginkan seluruh klub di Indonesia menolak Fabiano alasannya tindakan yang tidak beretika itu.
Pasalnya manajemen Madura United sudah bekerja keras untuk membantu proses naturalisasi yang tinggal sebentar lagi akan simpulan.
Sumber : www.bolasport.com (14/02/2019)
Jumat, 02 Februari 2024
Argentina Tersungkur, Suporter Brasil Ciptakan Nyanyian Untuk Lionel Messi Cs
Argentina Tersungkur, Suporter Brasil Ciptakan Nyanyian untuk Lionel Messi Cs
Penampilan timnas Argentina di dua sabung awal babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 jauh dari asumsi.
Di awal, skuat yang ditangani Jorge Sampaoli disebut sebagai salah satu tim yang bakal tampil gemilang.
Namun nahas, semua tak seperti yang diharap. Lionel Messi dan kolega hanya mengumpulkan satu poin dari dua partai.
Tim Tango - julukan timnas Argentina - hanya bermain imbang 1-1 kontra tim debutan Islandia di berkelahi perdana.
Selanjutnya, Argentina justru dipermalukan Kroasia yang bermain apik di bawah komando Luka Modric sebagai kapten.
Pada pertandingan kedua Grup D itu, Lionel Messi dkk ditekuk tiga gol tanpa balas oleh Kroasia.
Alhasil, kenyataan buruk yang ditelan Argentina menciptakan beberapa fan tim lain justru mencicipi hal berbeda.
Bukan duka, beberapa mereka malah terlihat gembira bahkan sampai menciptakan lagu atas keterpurukan Argentina.
Nyanyian itu dibentuk oleh beberapa suporter timnas Brasil yang juga menyebut beberapa nama pemain pilar Tim Tango.
sumber : bolasport.com
Penampilan timnas Argentina di dua sabung awal babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 jauh dari asumsi.
Di awal, skuat yang ditangani Jorge Sampaoli disebut sebagai salah satu tim yang bakal tampil gemilang.
Namun nahas, semua tak seperti yang diharap. Lionel Messi dan kolega hanya mengumpulkan satu poin dari dua partai.
Tim Tango - julukan timnas Argentina - hanya bermain imbang 1-1 kontra tim debutan Islandia di berkelahi perdana.
Selanjutnya, Argentina justru dipermalukan Kroasia yang bermain apik di bawah komando Luka Modric sebagai kapten.
Pada pertandingan kedua Grup D itu, Lionel Messi dkk ditekuk tiga gol tanpa balas oleh Kroasia.
Alhasil, kenyataan buruk yang ditelan Argentina menciptakan beberapa fan tim lain justru mencicipi hal berbeda.
Bukan duka, beberapa mereka malah terlihat gembira bahkan sampai menciptakan lagu atas keterpurukan Argentina.
Nyanyian itu dibentuk oleh beberapa suporter timnas Brasil yang juga menyebut beberapa nama pemain pilar Tim Tango.
sumber : bolasport.com
Selasa, 30 Januari 2024
Juventus Kalahkan Verona Dengan Scor 2-1
Juventus sempat tertinggal lebih dulu dikala mereka menjamu Verona, Sabtu (21/9/2019) malam WIB di laga pekan keempat di Liga italia, Miguel Veloso berhasil menjebol gawang yang di jaga oleh kiper juventus Gianluigi Buffon di menit ke-20.
Tendangan Aaron Ramsey di menit ke-31 mampu menyamakan kedudukan untuk Bianconeri. Juventus butuh penalti Ronaldo di menit ke-49 untuk mengunci tiga poin.
Meskipun Juventus bisa menguasai bola hingga 59% dan melepaskan 21 tembakan, pada alhasil hanya tiga peluang mampu mengarah ke arah gawang Verona. Sementara itu Verona juga melepaskan 10 tendangan percobaan di mana tiga di antaranya shot on sasaran.
Ronaldo mengatakan Juventus sedikit kesulitan alasannya kondisi tim yang kurang stabil. Mereka baru saja melakukan perjalanan ke kota Madrid dan medapatakan pertandingan yang sengit ketika mereka lawan Atletico Madrid, yang berakhir 2-2 pada Rabu (18/9) waktu setempat.
"Yang terpenting yakni tim kami (Juventus) menang. meskipun kami kelelahan sehabis bertanding di Liga Champions, ya normal saja sesudah kami melakukan perjalanan, juga pertandingan intens di Madrid," kata Ronaldo kepada Sky Sport Italia.
"Namun kami bisa melaksanakan tugas kami di sini dan membuah kan hasil 2-1,"Ujar Ronaldo mirip dilansir Football Italia.
Langganan:
Postingan (Atom)










